TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Kesehatan
Home›Kesehatan›Cara Mengatasi Varises secara Alami dan Kapan ke Dokter

Cara Mengatasi Varises secara Alami dan Kapan ke Dokter

By Rusli Qomar
29 September 2026
0
0
Kaki terangkat di atas bantal untuk meredakan varises

Contents

  • 1. Varises di Kaki: Tanda, Penyebab, dan Perawatan yang Tepat
    • 1.1. Apa Itu Varises?
    • 1.2. Penyebab dan Faktor Risiko Varises
    • 1.3. Gejala Varises yang Perlu Diwaspadai
      • 1.3.1. 1. Pembuluh darah ungu atau biru berbelit
      • 1.3.2. 2. Kaki terasa berat dan pegal
      • 1.3.3. 3. Bengkak ringan di pergelangan kaki
      • 1.3.4. 4. Kram kaki di malam hari
      • 1.3.5. 5. Gatal dan rasa panas di sekitar vena
      • 1.3.6. 6. Perubahan warna dan tekstur kulit
    • 1.4. Cara Mengatasi Varises secara Alami di Rumah
      • 1.4.1. 1. Rajin berolahraga rendah dampak
      • 1.4.2. 2. Angkat kaki di atas jantung
      • 1.4.3. 3. Gunakan kaus kaki kompresi
      • 1.4.4. 4. Jaga berat badan ideal
      • 1.4.5. 5. Pilih pakaian longgar dan alas kaki rendah
      • 1.4.6. 6. Perbanyak serat dan flavonoid
      • 1.4.7. 7. Gerakkan kaki secara berkala
    • 1.5. Cara Mengatasi Varises Saat Kehamilan
    • 1.6. Pengobatan Medis untuk Varises yang Lebih Parah
    • 1.7. Kapan Harus ke Dokter?
    • 1.8. Cara Mencegah Varises Kambuh
    • 1.9. Pertanyaan Umum tentang Varises
      • 1.9.1. Apakah varises bisa hilang sendiri?
      • 1.9.2. Apakah varises berbahaya?
      • 1.9.3. Apakah pijat bisa mengatasi varises?
      • 1.9.4. Apakah penderita varises boleh berlari?
      • 1.9.5. Apa cara mengatasi varises yang paling efektif?
      • 1.9.6. Berapa lama cara mengatasi varises secara alami menunjukkan hasil?

Varises di Kaki: Tanda, Penyebab, dan Perawatan yang Tepat

Benang ungu atau biru yang berbelit di betis sering dianggap masalah tampilan semata. Padahal, varises bisa jadi sinyal bahwa aliran darah di kaki tidak berjalan semestinya. Kabar baiknya, ada sejumlah cara mengatasi varises dengan kebiasaan sederhana di rumah. Batasnya juga jelas: ada tanda-tanda tertentu yang menuntut Anda segera bertemu dokter.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi umum dan tidak menggantikan diagnosis atau saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk keluhan spesifik Anda.

Apa Itu Varises?

Varises adalah kondisi ketika pembuluh darah vena melebar, berliku, dan tampak menonjol di permukaan kulit, paling sering di kaki. Masalah ini berawal dari katup vena yang melemah. Katup itu bertugas menjaga darah mengalir ke arah jantung, bukan menggenang ke bawah karena gravitasi. Begitu katupnya lemah, darah menumpuk, tekanan di dalam pembuluh naik, dan dinding vena perlahan meregang. Memahami mekanismenya membantu memilih cara mengatasi varises yang tepat.

Istilah medisnya venous insufficiency. Varises termasuk keluhan yang sangat umum—diperkirakan sekitar satu dari empat orang dewasa pernah mengalaminya. Wanita punya kecenderungan lebih tinggi dibanding pria, terutama saat hamil atau memasuki usia lanjut. Keluhan ini juga alasan mengapa cara mengatasi varises perlu dipahami sejak dini.

Penyebab dan Faktor Risiko Varises

Katup vena tidak melemah dalam semalam. Sejumlah faktor membuat seseorang lebih berisiko mengalami varises:

  1. Usia. Semakin bertambah usia, elastisitas dinding pembuluh darah menurun sehingga katupnya lebih mudah gagal bekerja.

  2. Jenis kelamin dan hormon. Perubahan hormon saat kehamilan, menstruasi, atau pemakaian kontrasepsi hormonal membuat dinding vena lebih rileks dan mudah melebar.

  3. Riwayat keluarga. Jika orang tua atau saudara kandung punya varises, kemungkinan Anda mengalaminya juga ikut meningkat.

  4. Kelebihan berat badan. Beban ekstra menekan vena di area panggul dan kaki sehingga aliran darah balik terhambat.

  5. Kebiasaan berdiri atau duduk terlalu lama. Pekerjaan sebagai kasir, koki, sopir, atau pekerja kantoran membuat pompa otot kaki jarang bekerja. Ini pemicu yang paling sering membuat orang mencari cara mengatasi varises di usia produktif.

  6. Riwayat penyumbatan pembuluh darah. Trombosis vena yang pernah terjadi bisa merusak katup dan mengubah pola aliran darah di kaki.

Gejala Varises yang Perlu Diwaspadai

Tanda paling khas memang terlihat di kulit, tapi keluhan lain sering muncul lebih dulu. Kenali agar tidak salah mengira sebagai pegal biasa.

1. Pembuluh darah ungu atau biru berbelit

Vena tampak menonjol seperti tali di betis, paha, atau belakang lutut. Bentuknya bisa halus seperti benang laba-laba (spider veins) atau menonjol tebal yang jelas teraba saat disentuh.

2. Kaki terasa berat dan pegal

Rasa berat biasanya muncul di sore hari atau setelah lama berdiri, lalu mereda saat kaki diangkat. Keluhan ini sering dianggap pegal biasa setelah aktivitas padahal polanya berulang di lokasi yang sama.

3. Bengkak ringan di pergelangan kaki

Saat aliran darah melambat, cairan mudah menggenang. Bekas kaus kaki jadi terlihat jelas di sore hari, dan sepatu terasa lebih sempit dari paginya.

4. Kram kaki di malam hari

Otot betis tiba-tiba kaku selama beberapa detik sampai beberapa menit. Kram semacam ini kerap membangunkan tidur dan muncul lebih sering pada penderita varises. Cara menanganinya saat serangan bisa Anda baca di cara mengatasi kram kaki saat malam hari.

5. Gatal dan rasa panas di sekitar vena

Kulit di atas vena yang melebar bisa terasa gatal atau berdenyut. Hindari menggaruk kasar karena dinding pembuluhnya sudah tipis dan mudah terluka.

6. Perubahan warna dan tekstur kulit

Kulit di sekitar pergelangan memerah kecokelatan, menebal, atau muncul luka yang lambat sembuh. Ini tanda varises sudah lanjut—saatnya periksa ke dokter, bukan lagi mengandalkan perawatan sendiri.

Cara Mengatasi Varises secara Alami di Rumah

Untuk varises ringan hingga sedang, kebiasaan-kebiasaan berikut membantu meringankan gejala dan memperlambat perjalanan penyakit. Hasilnya bertahap, jadi konsistensi jauh lebih penting daripada usaha besar sekali jalan. Dengan begitu, cara mengatasi varises di rumah lebih tepat dipandang sebagai manajemen jangka panjang, bukan solusi instan.

1. Rajin berolahraga rendah dampak

Jalan kaki 30 menit, berenang, atau bersepeda mengaktifkan pompa otot betis—mekanisme alami yang mendorong darah kembali ke jantung setiap kali otot berkontraksi. Pilih intensitas ringan-sedang; manfaat jalan kaki setiap hari untuk kesehatan tubuh sudah terbukti sebagai titik awal yang paling mudah dijalankan.

2. Angkat kaki di atas jantung

Rebahkan diri lalu sandarkan kaki ke bantal selama 15–20 menit, 3–4 kali sehari. Posisi ini memanfaatkan gravitasi untuk membantu darah yang terjebak di kaki kembali mengalir. Kebiasaan kecil ini juga meredakan rasa berat di sore hari.

3. Gunakan kaus kaki kompresi

Compression stockings memberi tekanan merata dari pergelangan ke atas sehingga darah lebih mudah naik dan pembengkakan berkurang. Ukuran serta tingkat tekanannya sebaiknya disesuaikan dengan anjuran dokter agar tepat sasaran—bukan sekadar kaus kaki ketat biasa.

4. Jaga berat badan ideal

Setiap kilogram ekstra menambah beban kerja vena di kaki. Turun 5–10 persen dari berat badan saat ini saja sudah bisa membuat kaki terasa lebih ringan.

5. Pilih pakaian longgar dan alas kaki rendah

Celana ketat di pinggang atau paha dapat menghambat aliran darah balik. Sepatu hak tinggi mengubah cara kerja otot betis sehingga pompa alaminya melemah. Selang-seling dengan sepatu datar adalah kompromi yang realistis.

6. Perbanyak serat dan flavonoid

Sembelit membuat Anda sering mengejan, dan mengejan menaikkan tekanan di vena kaki. Cukupi kebutuhan serat dari sayur, buah, dan biji-bijian—kalau buang air sering sulit, baca cara mengatasi sembelit secara alami. Flavonoid dari sitrus, bawang merah, dan kakao juga berperan mendukung kesehatan dinding pembuluh darah.

7. Gerakkan kaki secara berkala

Setiap 30–45 menit, berdirilah, berjalan beberapa langkah, atau cukup gerakkan pergelangan kaki sambil duduk. Bagi pekerja kantoran, ini kebiasaan paling murah dengan dampak paling besar terhadap sirkulasi.

Cara Mengatasi Varises Saat Kehamilan

Kehamilan menaikkan volume darah dan menekan vena di area panggul, sehingga varises sering muncul atau memburuk di trimester kedua dan ketiga. Cara mengatasi varises saat hamil juga lebih terbatas karena banyak krim dan obat tidak dianjurkan tanpa izin dokter.

Langkah paling aman tetap bergerak ringan: jalan pagi singkat, peregangan pergelangan kaki, dan berbaring dengan kaki disandarkan ke bantal. Kaus kaki kompresi juga umum diresepkan dokter kandungan untuk membantu sirkulasi. Setelah bayi lahir, varises akibat kehamilan sering membaik dalam beberapa bulan. Bila justru makin berat, mintalah rujukan ke dokter pembuluh darah.

Pengobatan Medis untuk Varises yang Lebih Parah

Kalau keluhan tak kunjung mereda, dokter punya beberapa pilihan untuk cara mengatasi varises yang sudah berat. Pilihannya mencakup skleroterapi (menyuntikkan larutan untuk menutup vena bermasalah), terapi laser endovenous, radiofrequency ablation, hingga operasi pengangkatan vena. Keputusannya bergantung pada besar varises, lokasinya, dan hasil pemeriksaan pencitraan.

Semua prosedur perlu evaluasi menyeluruh terlebih dahulu. Jangan tergoda langsung ikut promosi klinik tanpa konsultasi, karena varises di tiap orang tidak selalu butuh tindakan yang sama. Menentukan cara mengatasi varises yang benar memang tidak bisa dilakukan tanpa pemeriksaan langsung.

Kapan Harus ke Dokter?

Sebagian varises memang hanya soal penampilan. Namun, tanda-tanda berikut menunjukkan kondisinya sudah melangkah ke wilayah serius:

  • Nyeri hebat mendadak disertai bengkak pada satu kaki—bisa jadi tanda trombosis vena dalam (DVT) atau bekuan darah, yang termasuk kondisi darurat.

  • Kaki memerah, terasa hangat, dan disertai demam, mengindikasikan kemungkinan infeksi.

  • Vena varikos pecah dan berdarah; dindingnya tipis sehingga perdarahan bisa sulit berhenti.

  • Luka atau ulkus di dekat pergelangan yang tidak kunjung sembuh selama beberapa minggu.

  • Kulit di sekitar varises menebal dan menggelap.

  • Gejala berat, kram, atau bengkak mulai mengganggu tidur dan aktivitas harian.

Pemeriksaan dokter juga menentukan cara mengatasi varises yang paling sesuai untuk Anda. Dokter biasanya memulai dari pemeriksaan fisik, lalu USG duplex untuk memetakan aliran darah dan memastikan tidak ada bekuan. Jika Anda punya riwayat gangguan jantung atau pembuluh darah, jangan tunda pemeriksaan—kenali juga tanda gangguan jantung yang sering diabaikan agar makin waspada.

Cara Mencegah Varises Kambuh

Perlu jujur diakui: katup vena yang sudah rusak umumnya tidak kembali normal dengan sendirinya. Yang bisa Anda lakukan adalah menjaga kondisi agar tidak memburuk. Tetap aktif bergerak, pertahankan berat badan sehat, angkat kaki di sela kerja, dan pakai kaus kaki kompresi saat perjalanan jauh. Kombinasi ini sekaligus menjadi cara mengatasi varises agar tidak cepat kambuh.

Bagi pekerja yang duduk berjam-jam, semutan pada tangan dan kaki bisa jadi tanda awal sirkulasi menurun. Bagi yang sedang hamil, diskusikan keluhan kaki dengan dokter kandungan karena kehamilan memang salah satu pemicu utama varises.

Pertanyaan Umum tentang Varises

Apakah varises bisa hilang sendiri?

Tidak. Perubahan gaya hidup meringankan gejala dan memperlambat perburukan, tetapi vena yang sudah melebar jarang kembali ramping tanpa prosedur medis. Karena itu, cara mengatasi varises biasanya berfokus pada meredakan keluhan, bukan sekadar menghilangkan benang. Untuk menghilangkannya, tersedia skleroterapi atau terapi laser yang dikerjakan dokter setelah pemeriksaan.

Apakah varises berbahaya?

Sebagian besar varises ringan lebih mengganggu penampilan daripada kesehatan. Meski begitu, bila dibiarkan tanpa penanganan, sebagian kasus berkembang menjadi ulkus vena, tromboflebitis, hingga perdarahan. Gejala yang makin berat tidak boleh dianggap remeh.

Apakah pijat bisa mengatasi varises?

Pijat keras langsung di atas vena varikos tidak dianjurkan. Tekanan berlebih bisa melukai dinding pembuluh yang sudah tipis. Pijat lembut pada otot kaki untuk relaksasi boleh saja, tetapi bukan cara mengatasi varises yang terbukti menyembuhkan.

Apakah penderita varises boleh berlari?

Umumnya boleh, asalkan sepatu mendukung dan tidak muncul nyeri. Kaus kaki kompresi bisa dipakai saat berlari untuk membantu sirkulasi. Justru lari ringan termasuk cara mengatasi varises yang mengaktifkan pompa otot kaki. Kalau kaki terasa berat atau berdenyut setelahnya, kurangi intensitas dan bicarakan dengan dokter.

Apa cara mengatasi varises yang paling efektif?

Tidak ada satu cara yang berlaku untuk semua orang. Kombinasi olahraga rutin, pengangkatan kaki, kaus kaki kompresi, dan pengaturan berat badan biasanya paling membantu untuk kasus ringan. Untuk vena yang sudah besar atau bergejala berat, prosedur medis memberi hasil lebih pasti dibanding perawatan rumahan.

Berapa lama cara mengatasi varises secara alami menunjukkan hasil?

Umumnya butuh berminggu-minggu hingga berbulan-bulan karena tujuan utamanya meringankan gejala dan memperlambat perburukan. Konsistensi menentukan hasilnya, bukan sekadar durasi. Bila keluhan terus memburuk, evaluasi bersama dokter tetap langkah yang tepat.

⚠️ Disclaimer: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi umum dan tidak menggantikan diagnosis, pengobatan, atau saran medis profesional. Keputusan pengobatan harus selalu melalui konsultasi dengan dokter yang memeriksa kondisi Anda secara langsung.

Disusun dan ditinjau secara medis oleh tim redaksi tiktak.id, berdasarkan panduan klinis dan rujukan medis terpercaya.
Tanggal tinjauan terakhir: 29 September 2026.

Rusli Qomar
Rusli Qomar

Rusli Qomar adalah seorang penulis yang berdedikasi mengulas berbagai isu seputar dunia kesehatan dan kesejahteraan (wellness). Melalui karya-karyanya, Rusli aktif menyajikan informasi yang edukatif mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, serta membagikan tips gaya hidup sehat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Dengan gaya penulisan yang lugas, terstruktur, dan berbasis pada referensi tepercaya, Rusli berkomitmen untuk menyederhanakan istilah-istilah medis yang rumit agar mudah dipahami oleh pembaca umum. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan preventif, pemenuhan nutrisi harian, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental

Related articles More from author

  • rinitis alergi - sick man blowing nose into tissue
    Kesehatan

    Apa Itu Rinitis Alergi Gejala Penyebab Cara Mengatasinya

    21 Agustus 2026
    By Rusli Qomar
  • Kesehatan

    12 Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital agar Tetap Sehat

    20 Agustus 2026
    By Rusli Qomar
  • Kesehatan

    10 Cara Mengatasi Insomnia Tanpa Obat agar Tidur Lebih Nyenyak

    15 Agustus 2026
    By Rusli Qomar
  • Mengatasi pegal leher dan bahu dengan peregangan leher samping di meja kerja
    Kesehatan

    Cara Mengatasi Pegal Leher dan Bahu Akibat Kerja Duduk

    10 September 2026
    By Rusli Qomar
  • Kesehatan

    Berapa Gelas Air Putih yang Harus Diminum Sehari dan Manfaatnya

    26 Agustus 2026
    By Rusli Qomar
  • Strip blister berisi pil obat yang tersusun rapi
    Kesehatan

    Cara Menyimpan Obat agar Tetap Aman dan Efektif di Rumah

    21 September 2026
    By Rusli Qomar

Berita Menarik Lainnya

  • Na In Woo Dibidik Perani Drama Baru Sutradara 'River Where the Moon Rises'
    Selebriti

    Na In Woo Dibidik Perani Drama Baru Sutradara ‘River Where the Moon Rises’

  • Paslon Ini yang Bisa Kalahkan Duet Anies-AHY Menurut Survey LSI Denny JA
    Nasional

    Paslon Ini yang Bisa Kalahkan Duet Anies-AHY Menurut Survey LSI Denny JA

  • Ini Faktor Pendukung Cristiano Ronaldo Balik ke Manchester United
    Olahraga

    Ini Faktor Pendukung Cristiano Ronaldo Balik ke Manchester United

  • Cara Pemanasan yang Benar untuk Hindari Cedera Saat Olahraga
    Tips & Tutorial

    Cara Pemanasan yang Benar untuk Hindari Cedera Saat Olahraga

  • SBY: Matahari Partai Demokrat Hanya Satu, Mas AHY
    Nasional

    SBY: Matahari Partai Demokrat Hanya Satu, Mas AHY

Artikel Terbaru

  • Cara Mengatasi Varises secara Alami dan Kapan ke Dokter 29 September 2026
  • The Classroom Ajak Ditjen Hortikultura Kementan Jajal Podcast di detikPagi 29 September 2026
  • Cara Mengatasi WiFi HP Lemot dan Tidak Stabil dengan Mudah 29 September 2026
  • KPK Diminta Usut Aliran Dana Rp2,94 M di Kasus Suap Proyek Bekasi 29 September 2026
  • Cara Meredakan Bau Mulut secara Alami dengan Kebiasaan Sederhana 29 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (59)
  • Keuangan (10)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,944)
  • Olahraga (1,135)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,222)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.