TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Geram Penyaluran BLT dan BST Sangat Lambat, Jokowi Tegur 3 Menterinya

Geram Penyaluran BLT dan BST Sangat Lambat, Jokowi Tegur 3 Menterinya

By Joni Sitohang
17 Mei 2020
740
0
Geram Penyaluran BLT dan BST Sangat Lambat, Jokowi Tegur 3 Menterinya

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Widodo) memanggil tiga menterinya berkaitan dengan lambatnya penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Tiga menteri yang dipanggil Jokowi adalah Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Juliari P. Batubara, serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

Tujuan Jokowi memanggil ketiga menteri tersebut agar mereka bisa segera mempercepat dan mempersingkat proses penyaluran dana BLT dan BST.

Baca juga : Menhub Budi Karya Dikabarkan Positif Corona Lagi untuk yang Kedua Kali? Ini Penjelasan Kemenhub

“Dengan menyederhanakan dan memotong prosedurnya, maka masyarakat bisa segera menerima bantuan sosial ini, baik itu BLT Desa maupun Bansos Tunai,” ujar Jokowi dalam siaran pers, seperti dilansir CNBC Indonesia, Sabtu (16/5/20).

Pria asal Solo itu juga menyorot tingkat penyaluran BLT dan BST yang masih rendah. Ia mengatakan menurut pantauannya hingga kemarin, Sabtu (16/5/20), jumlah BLT yang tersalurkan ke masyarakat baru 15%. Artinya masih ada 85% yang belum diterima oleh masyarakat.

Sementara untuk BST, baru 25% yang diterima oleh masyarakat, sehingga masih ada 75% yang belum diterima. BLT dan BST diketahui sebesar Rp600 ribu per bulan, yang dikucurkan selama 3 bulan berturut-turut.

Baca juga : Menimbang Peluang Prabowo vs Anies Bila Berhadapan di Pilpres 2024

Oleh sebab itu, Jokowi pun meminta prosedur penyaluran bansos tersebut disederhanakan.

Tidak hanya itu, Jokowi juga mengimbau masyarakat agar ikut aktif menanyakan hak mereka kepada perangkat desa bila belum mendapatkan BST dan BLT Desa.

“Sampai saat ini saya melihat di masyarakat masih terjadi riuh rendah karena belum mendapatkan BLT Desa dan Bansos Tunai,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Baca juga : Mahkamah Konstitusi Panggil Jokowi Hadapi Gugatan Perppu Corona

Seperti diketahui, pandemi virus Corona (Covid-19) telah membuat banyak masyarakat kesulitan secara ekonomi. Untuk itu, Pemerintah memberikan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat.

Di antaranya penggratisan listrik untuk pelanggan 450VA dan juga diskon 50 persen untuk pelanggan 900VA bersubsidi. Kemudian terdapat bantuan Kartu Sembako untuk 20 juta penerima, Program Keluarga Harapan yang diberikan kepada 10 juta keluarga, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, serta Bantuan Sosial Tunai (BST).

TagsAbdul Halim IskandarBansosBLTBSTCoronaCOVID-19JokowiJuliari P. BatubaraMenteriMenteri DesaMenteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanMenteri SosialMuhadjir EffendyPembangunan Daerah TertinggalPenyaluranTransmigrasiVirus Coronawabah Corona

Related articles More from author

  • Miris! Dicap Pembawa Virus Corona, Perawat di Indonesia Diusir dari Kosan, di Inggris Tak Kebagian Makanan
    Nasional

    Miris! Dicap Pembawa Virus Corona, Perawat di Indonesia Diusir dari Kosan, di Inggris Tak Kebagian Makanan

    25 Maret 2020
    By Johan Arif
  • Tak Wajib Hadir Tiap Hari di Istana, Stafsus Milenial Jokowi Tetap Digaji 51 Juta
    Nasional

    Tak Wajib Hadir Tiap Hari di Istana, Stafsus Milenial Jokowi Tetap Digaji 51 Juta

    23 November 2019
    By Burhan Adiatma
  • Gibran Tegaskan Tak Ada yang Namanya Perubahan atau Arah Baru, yang Ada Keberlanjutan dan Penyempurnaan
    Nasional

    Gibran Tegaskan Tak Ada yang Namanya Perubahan atau Arah Baru, yang Ada Keberlanjutan dan Penyempurnaan

    13 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Demi Hindari Polarisasi, Qodari Lempar Wacana Kontroversial Duet Jokowi-Prabowo 2024
    Nasional

    Demi Hindari Polarisasi, Qodari Lempar Wacana Kontroversial Duet Jokowi-Prabowo 2024

    18 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Beri Izin Penamaan Pulau, Gunung dan Sungai Pakai Bahasa Asing
    Nasional

    Jokowi Beri Izin Penamaan Pulau, Gunung dan Sungai Pakai Bahasa Asing

    21 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Larang Kadernya Bahas Pilpres 2024, Ketum Demokrat: Rakyat Sedang Susah
    Nasional

    Larang Kadernya Bahas Pilpres 2024, Ketum Demokrat: Rakyat Sedang Susah

    22 Agustus 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Andika Perkasa Ungkap Alasan Pilih Ganjar Ketimbang Prabowo atau Anies
    Nasional

    Andika Perkasa Ungkap Alasan Pilih Ganjar Ketimbang Prabowo atau Anies

  • HUAWEI nova 13 Pro Pastikan Semua Aplikasi Favorit Bisa Mudah Diakses
    Teknologi

    HUAWEI nova 13 Pro Pastikan Semua Aplikasi Favorit Bisa Mudah Diakses

  • Ketahui Risiko Diet Ekstrem Bagi Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Ketahui Risiko Diet Ekstrem Bagi Kesehatan

  • PDIP Tegaskan Ganjar Akan Lanjutkan Agenda Strategis Jokowi Termasuk IKN
    Nasional

    PDIP Tegaskan Ganjar Akan Lanjutkan Agenda Strategis Jokowi Termasuk IKN

  • Ditantang Jokowi Balapan di Formula E Jakarta, Sean Gelael Tertawa
    Nasional

    Ditantang Jokowi Balapan di Formula E Jakarta, Sean Gelael Tertawa

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.