TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sesalkan Kudeta Demokrat, Relawan JoMan Curiga theMoeldoko Sengaja Rusak Nama Baik Jokowi

Sesalkan Kudeta Demokrat, Relawan JoMan Curiga theMoeldoko Sengaja Rusak Nama Baik Jokowi

By Joni Sitohang
8 Maret 2021
449
0

TIKTAK.ID – Ketua Umum relawan Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer (Noel) menduga Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko terjebak dalam permainan politik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tengah bersiasat membesarkan nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Noel, SBY memiliki keahlian dalam memainkan peran sebagai korban di samping juga menguasai dunia intelijen.

Dalam peristiwa ini, Noel menilai SBY sedang mengambil beberapa momentum.

Baca juga : Jokowi: Gaungkan Benci Produk-produk Luar Negeri!

Pertama, SBY sedang membidik Presiden Joko Widodo. Jika KLB Demokrat yang menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum disahkan, akan menjadi legacy buruk bagi Jokowi.

“Seandainya dilegitimasi, Moeldoko ini akan menjadi legacy buruk di Pemerintahan Jokowi,” kata Noel.

Kedua, SBY tengah berusaha merebut opini publik. Noel menilai saat ini perhatian publik tertuju pada Partai Demokrat.

Baca juga : Polisi Tetapkan 6 Laskar FPI yang Tewas Jadi Tersangka, FPI: Zalim dan Luar Biasa Bodoh!

Noel menilai keterlibatan Moeldoko dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang dimotori oleh beberapa mantan kader Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara menunjukkan bahwa purnawirawan jenderal TNI itu tidak memiliki etika.

“Tidak punya etika politiknya sini, kan sebelumnya Presiden sudah mengeluarkan pernyataan bahwa jangan ikut-ikutan persoalan internal partai orang lain. Fokus persoalan kerja,” jelas Noel.

Noel heran perebutan dilakukan terhadap partai politik yang sudah tidak memiliki pengaruh besar seperti Demokrat.

Baca juga : Netizen Kaget Campur Kagum, Veronica Tan Mantan Istri Ahok Ketahuan Jualan Sandal di Instagram

Menurutnya, perebutan mestinya dilakukan terhadap partai yang sedang berkuasa seperti PDIP.

“Demokrat nyalonin udah enggak bisa, ngapa-ngapain juga nggak bisa. Kok direbut. Ada apa?” tanya Noel heran.

Tidak hanya itu, Noel juga memiliki dugaan SBY dan Moeldoko sedang melakukan skenario tertentu. Jika dugaan itu benar, kata Noel, Moeldoko telah melakukan tindakan yang brutal.

Baca juga : Dulu Angkat Ahok Jadi Komut Pertamina, Kini Erick Thohir Jadikan Ketum PBNU Said Aqil Siradj Komut PT KAI

“Makanya kita melihatnya kalaupun itu benar adanya, itu cara yang brutal dan itu merusak Pemerintahan Jokowi, merusak juga demokrasi,” kata Noel.

Noel meyakini tindakan Moeldoko di luar sikap dan pandangan Presiden Jokowi secara institusi. Sebab, menurut Noel, tindakan Moeldoko bertolak belakang dengan sifat Jokowi.

Noel kemudian meminta agar Presiden Joko Widodo mencopot Jenderal Purnawirawan Moeldoko dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan secara tidak hormat.

“Copot secara tidak hormat Moeldoko,” pinta Noel.

Baca juga : Cuit ‘Deal’ di Twitter, Benarkah Kaesang Anak Jokowi Resmi Jadi Pemilik Baru Bali United?

Menurutnya, hal itu mesti dilakukan Jokowi karena beberapa alasan. Pertama, jika Presiden tidak mencopot bawahannya itu akan memunculkan kesan bahwa Jokowi melegitimasi tindakan Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat.

Kedua, Moeldoko tidak mematuhi perintah Presiden yang meminta jajarannya agar tidak ikut campur persoalan internal partai orang lain.

Ketiga, menurut Noel, Moeldoko memainkan politik murahan untuk ajang politik 2024.

Baca juga : Deretan Bansos Pemerintah Jokowi yang Bakal Cair Selama Maret 2021

“Moeldoko mengkhianati perintah Presiden untuk kepentingan politiknya 2024,” ungkap Noel.

“Menurut saya Presiden harus berani mencopot dia (Moeldoko) secara tidak hormat,” kata Noel menegaskan.

KLB Demokrat diselenggarakan di Hotel The Hill Hotel and Resort, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (5/3/21).

Kongres tersebut menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Baca juga : Tak Terima Dipecat Demokrat, Jhoni Allen Gugat AHY ke Pengadilan

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Polhukam), Mahfud MD menyatakan Pemerintah belum bisa menganggap KLB tersebut ada secara hukum karena belum menerima laporan resmi.

Pemerintah juga belum menerima permohonan pengesahan kepengurusan baru hasil KLB tersebut.

“Ini akan ditangani secara hukum oleh Pemerintah manakala nanti sudah dilaporkan oleh penyelenggaranya sehingga Pemerintah mendapat laporan,” kata Mahfud melalui siaran video, Minggu (7/3/21).

TagsAHYDemokratJokowiKudetaMoeldoko

Related articles More from author

  • Amien Rais Soal Gibran Cawapres: Dia Milenial Gadungan
    Nasional

    Amien Rais Soal Gibran Cawapres: Dia Milenial Gadungan

    30 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Usai Munaslub, Partai Berkarya Pindah Dukung Jokowi dan Minta Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional
    Nasional

    Usai Munaslub, Partai Berkarya Pindah Dukung Jokowi dan Minta Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    13 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Begini Analisis Relawan Soal Siapa Capres Pilihan Jokowi
    Nasional

    Begini Analisis Relawan Soal Siapa Capres Pilihan Jokowi

    10 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Klaim Demokrasi di Era Jokowi Berjalan Baik, Pengamat: Saya Sudah Buktikan Sendiri
    Nasional

    Jokowi Targetkan Pindah ke Ibu Kota Baru Pada Semester I 2024

    15 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • AHY Respons Peringatan NasDem Soal Potensi Koalisi Bubar
    Nasional

    AHY Respons Peringatan NasDem Soal Potensi Koalisi Bubar

    15 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Fadli Zon: Kebijakan Terbaik Jokowi adalah Mengangkat Prabowo Jadi Menhan
    Nasional

    Fadli Zon: Kebijakan Terbaik Jokowi adalah Mengangkat Prabowo Jadi Menhan

    6 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Cinta Laura Pidato Toleransi Beragama, Hampir Bikin Nangis Menteri Agama
    Selebriti

    Cinta Laura Pidato Toleransi Beragama, Hampir Bikin Nangis Menteri Agama

  • Kisah Haru dari Peru: Dihantui Ketakutan dan Putus Asa, Ibu dan Tiga Putrinya ini Rela Jalan Kaki 560 Kilometer 'Jauhi' Corona
    Internasional

    Kisah Haru dari Peru: Dihantui Ketakutan dan Putus Asa, Ibu dan Tiga Putrinya ini Rela Jalan Kaki 560 Kilometer ‘Jauhi’ Corona

  • Witan Sulaeman Yakin Timnas Indonesia Bisa Jadi Juara Piala AFF 2021
    Olahraga

    Witan Sulaeman Yakin Timnas Indonesia Bisa Jadi Juara Piala AFF 2021

  • Benarkah Santan Lebih Tokcer Atasi Refluks Asam Lambung Ketimbang Susu Sapi?
    Tips & Tutorial

    Benarkah Santan Lebih Tokcer Atasi Refluks Asam Lambung Ketimbang Susu Sapi?

  • KPK Buka Suara Usai Novel Baswedan Beberkan ‘Permintaan Khusus' Firli
    Nasional

    KPK Buka Suara Usai Novel Baswedan Beberkan ‘Permintaan Khusus’ Firli

Artikel Terbaru

  • Profil Liliyana Natsir: Biodata, Karier, dan Prestasi 26 Oktober 2026
  • Prabowo Panggil Mendagri dan Kepala BMKG ke Istana, Ini Bahan yang Dibawa 26 Oktober 2026
  • Apa Itu IP Address dan Cara Melihatnya di HP serta Laptop 26 Oktober 2026
  • Remaja Bobotoh Tewas Usai Tonton Persib di Pakansari, Ini Katakatan Bupati Bogor 26 Oktober 2026
  • Cara Menampilkan Persentase Baterai di HP Android dan iPhone 26 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (88)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,067)
  • Nasional (8,017)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,285)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.