TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pengakuan Luhut: Sayalah yang Mulai Mencetuskan Omnibus Law Cipta Kerja

Pengakuan Luhut: Sayalah yang Mulai Mencetuskan Omnibus Law Cipta Kerja

By Joni Sitohang
24 Oktober 2020
515
0
Pengakuan Luhut: Sayalah yang Mulai Mencetuskan Omnibus Law Cipta Kerja

TIKTAK.ID – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim bahwa dirinya merupakan salah satu pencetus lahirnya Undang-Undang Cipta Kerja. Ia mengatakan beleid yang diyakini Pemerintah dapat menyederhanakan aturan yang tumpang tindih itu sengaja dibuat agar regulasi yang ada lebih efisien.

“Ini jujur, teman-teman sekalian, saya yang mulai mencetuskan Omnibus Law Cipta Kerja, ketika saya Menko Polhukam,” ujar Luhut dalam webinar Outlook 2021: The Year of Opportunity, Rabu (21/10/20), seperti dilansir Kompas.com dari Kontan.co.id.

Luhut sendiri sempat menjabat posisi Menko Polhukam pada medio Agustus 2015 hingga Juli 2016, setelah sebelumnya menggantikan posisi Tedjo Edhy Purdijatno.

Baca juga : Bareskrim Polri Tetapkan 8 Tersangka Kebakaran Kejagung

Luhut menyatakan pembahasan mengenai Omnibus Law berawal ketika Pemerintah melihat kekacaubalauan peraturan yang telah dimiliki.

“Ketika itu, saya melihat betapa semrawutnya UU. Peraturan kita yang ada sekian puluh itu, satu sama lain saling tumpang tindih atau saling mengunci, sehingga kita tidak bisa jalan dengan lancar,” ucap Luhut, seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Luhut pun menilai hal itu menyebabkan praktik korupsi menjadi lebih tinggi. Tidak hanya itu, ia menyebut inefisiensi juga terjadi dimana-mana lantaran aturan yang acak-acakan.

Baca juga : Lama Tak Terdengar Kabarnya, SBY Mendadak Unggah ‘Inna Lillahi…’

“Nah, waktu itu saya mengumpulkan Pak Mahfud (MD), juga Pak Jimmly Asshiddiqie, Pak Seno Adji, Pak Sofyan Djalil, dan dari kantor saya ada Pak Lambok. Kita mendiskusikan, bagaimana caranya karena kalau satu persatu UU direvisi, maka tidak tahu sampai kapan selesainya,” terang Luhut.

Luhut menjelaskan, saat itu Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia, Sofyan Djalil yang pernah mengenyam pendidikan di Amerika Serikat, mengusulkan gagasan Omnibus Law untuk menyederhanakan aturan.

Ia mengaku hal itu bertujuan menyelaraskan isi aturan yang sudah ada agar tidak saling mengikat satu dengan yang lain.

Baca juga : Terlibat Utang-Piutang, Saudara Presiden Jokowi Dibunuh Secara Sadis dengan Linggis

“Nah tapi kemudian karena kesibukan sana-sini, maka belum terjadi. Omnibus Law baru mulai dibicarakan kembali oleh Presiden akhir tahun lalu dan itulah jadi buahnya sekarang. Jadi itu merupakan proses panjang, bukan proses tiba-tiba,” ucap Luhut.

TagsCipta KerjaLuhutLuhut Binsar PandjaitanMenkopolhukamMenteri Koordinator bidang Kemaritiman dan InvestasiOmnibus LawUU Cipta KerjaUU Ciptaker

Related articles More from author

  • Rocky Gerung: Sinyal Politik Penangkapan Edhy, Tanda Jokowi Tak Butuh Prabowo Lagi
    Nasional

    Rocky Gerung: Sinyal Politik Penangkapan Edhy, Tanda Jokowi Tak Butuh Prabowo Lagi

    26 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Luhut Sebut Jokowi Bakal ke Zimbabwe Ajak Garap Harta Karun Super Langka
    Nasional

    Luhut Sebut Jokowi Bakal ke Zimbabwe Ajak Garap Harta Karun Super Langka

    28 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Elektabilitas Erick-Sandiaga Dominan di Sejumlah Survei Cawapres Sepanjang Mei-Juni
    Nasional

    Elektabilitas Erick-Sandiaga Dominan di Sejumlah Survei Cawapres Sepanjang Mei-Juni

    4 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Pengamat Politik ini Ramal Jokowi Bakal Jatuh 6 Bulan Lagi, Kenapa?
    Nasional

    Pengamat Politik ini Ramal Jokowi Bakal Jatuh 6 Bulan Lagi, Kenapa?

    1 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Mahfud MD Dukung Wacana Percepatan Pendaftaran Capres 2024
    Nasional

    Mahfud MD Dukung Wacana Percepatan Pendaftaran Capres 2024

    10 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Mahfud MD: Pemerintah Tahu, Ada Sekelompok Orang Ingin Manfaatkan Situasi Covid
    Nasional

    Mahfud MD: Pemerintah Tahu, Ada Sekelompok Orang Ingin Manfaatkan Situasi Covid

    25 Juli 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ketua NU dan Muhammadiyah Jatim Doakan Demokrat dan AHY untuk 2024
    Nasional

    Ketua NU dan Muhammadiyah Jatim Doakan Demokrat dan AHY untuk 2024

  • Bintang Kemukus Muncul di Langit Jawa, Pertanda Kejatuhan Jokowi dari Panggung Kuasa?
    Nasional

    Bintang Kemukus Muncul di Langit Jawa, Pertanda Kejatuhan Jokowi dari Panggung Kuasa?

  • Hasil Imbang Lawan Benevento, Bukti Juventus Sulit Menang Tanpa Ronaldo
    Olahraga

    Hasil Imbang Lawan Benevento, Bukti Juventus Sulit Menang Tanpa Ronaldo

  • Harga BBM di Era Jokowi Sering Naik Turun, Ini Sederet Historinya
    Nasional

    Harga BBM di Era Jokowi Sering Naik Turun, Ini Sederet Historinya

  • Demi Pencernaan Sehat, Hindari Yogurt Berkadar Gula Tinggi
    Tips & Tutorial

    Demi Pencernaan Sehat, Hindari Yogurt Berkadar Gula Tinggi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.