TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Peneliti Meksiko Klaim Temukan Masker Anti-Covid-19

Peneliti Meksiko Klaim Temukan Masker Anti-Covid-19

By Bagas F Sinaga
29 Agustus 2021
615
0
Peneliti Meksiko Klaim Temukan Masker Anti-Covid-19

TIKTAK.ID – Para peneliti dari National Autonomous University of Mexico (UNAM), Meksiko mengklaim berhasil menciptakan masker yang dapat menetralkan SARS-CoV-2 (virus Covid-19) dengan menambahkan lapisan tembaga dan perak.

Masker itu diresmikan pada Kamis (26/8/21) di lembaran universitas, yang menyatakan: “Setelah kontak dengan nanolayer perak-tembaga, membran SARS-CoV-2 pecah dan RNA-nya rusak.”

Ketika kedua logam tersebut digunakan bersama, ia “membentuk lapisan nano… dan memberikan perlindungan ganda terhadap virus dan bakteri”, sesuai pernyataan universitas, seperti yang dilaporkan RT.

Untuk menguji masker wajah itu, para peneliti menempatkan tetesan Covid pada masker dari pasien di rumah sakit Meksiko pada film perak-tembaga. Lebih dari 80% keberadaan virus hilang dalam waktu sekitar delapan jam. Dalam kasus viral load yang rendah, tidak ada jejak RNA virus yang ditemukan dalam dua jam.

Bahkan jika masker bernama SakCu itu dibuang dengan cara yang tidak benar, masker tersebut tetap tidak terkontaminasi, tidak seperti banyak jenis masker lainnya yang dibuang dan dapat menimbulkan kontaminasi, menurut para ilmuwan.

SakCu dapat digunakan kembali dan dapat dicuci hingga 10 kali tanpa mengurangi kemampuannya untuk menghancurkan SARS-CoV-2. Namun, kelompok peneliti tidak memproduksi masker secara massal, dan saat ini mereka hanya mampu untuk membuat 200 masker per hari.

Masker itu dinamai untuk mewakili komponennya, karena kata Maya untuk perak adalah “Sak”, sedangkan “Cu” mewakili tembaga sebagai unsur kimia.

Universitas Meksiko bukanlah yang pertama mencoba membuat masker revolusioner untuk melindungi diri dari virus Corona. Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Universitas Harvard juga sempat mengumumkan pada akhir Juni lalu bahwa para insinyurnya telah merancang masker dengan sensor kecil sekali pakai yang mampu mendiagnosis pemakainya dengan Covid-19 dalam 90 menit.

Sejak pecahnya pandemi, Meksiko telah mencatat hampir 3,3 juta kasus, dengan 256.287 kematian, angka kematian resmi tertinggi keempat di seluruh dunia.

Sementara berdasarkan data Worldometers, hingga 26 Agustus tercatat 214 juta kasus Covid-19 di seluruh dunia. Dari data itu, 4 juta orang meninggal dunia dan 192 juta lainnya dinyatakan sembuh.

TagsMasker Anti Covid-19MeksikoPenelitianVirus Corona

Related articles More from author

  • Para Ilmuwan di Inggris Sebut Covid-19 Jenis Baru Lebih Mudah Menular
    Internasional

    Para Ilmuwan di Inggris Sebut Covid-19 Jenis Baru Lebih Mudah Menular

    27 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • Tolak Kedatangan Presiden di Kendari, Sejumlah Mahasiswa Bentrok dengan Pendukung Jokowi
    Nasional

    Tolak Kedatangan Presiden di Kendari, Sejumlah Mahasiswa Bentrok dengan Pendukung Jokowi

    2 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Putin Klaim Rusia Berhasil Lawan Virus Corona
    Internasional

    Putin Klaim Rusia Berhasil Lawan Virus Corona

    25 Maret 2020
    By Bagas F Sinaga
  • 7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Penerapan Kembali PSBB Total DKI Jakarta
    Nasional

    7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Penerapan Kembali PSBB Total DKI Jakarta

    12 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Sepekan Sudah Anies Terapkan PSBB Ketat di Jakarta, Kasus Covid Makin Naik atau Turun?
    Nasional

    Sepekan Sudah Anies Terapkan PSBB Ketat di Jakarta, Kasus Covid Makin Naik atau Turun?

    23 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Kalut Saksikan Gelombang Pasien Banjiri Rumah Sakit di Amerika, Tenaga Medis Demo Terbuka Nyalakan Sinyal Bahaya
    Internasional

    Kalut Saksikan Gelombang Pasien Banjiri Rumah Sakit di Amerika, Tenaga Medis Demo Terbuka Nyalakan Sinyal Bahaya

    18 April 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jadi Bahan Sindiran Megawati, Ternyata Hanya Segini Elektabilitas Gatot Nurmantyo
    Nasional

    Jadi Bahan Sindiran Megawati, Ternyata Hanya Segini Elektabilitas Gatot Nurmantyo

  • Yakin Golkar Tak Akan Khianati KIB, PAN: Ada Ikatan Cinta Segitiga
    Nasional

    Yakin Golkar Tak Akan Khianati KIB, PAN: Ada Ikatan Cinta Segitiga

  • Dokter Penyuntik Jokowi Gemetaran, Begini Reaksi Jokowi Setelah Divaksin
    Nasional

    Dokter Penyuntik Jokowi Gemetaran, Begini Reaksi Jokowi Setelah Divaksin

  • Megawati Kritik Habis Korupsi Benur tapi Tak Bahas Korupsi Bansos, Begini Kata Pengamat
    Nasional

    Pengamat: Kemesraan Jokowi-Prabowo Bakal Berlanjut di 2024

  • Pesan Positif Prabowo Soal Bela Negara Saat Pandemi
    Nasional

    Pesan Positif Prabowo Soal Bela Negara Saat Pandemi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.