TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
InternasionalNasional
Home›Internasional›Maksud Terselubung Amerika Coret Indonesia dari Daftar Negara Berkembang

Maksud Terselubung Amerika Coret Indonesia dari Daftar Negara Berkembang

By Bagas F Sinaga
24 Februari 2020
1662
0
TIKTAK.ID - Maksud Terselubung Amerika Coret Indonesia dari Daftar Negara Berkembang

TIKTAK.ID – Kabar tentang pencabutan status Indonesia dari yang semula “negara berkembang” menjadi “negara maju”, sepintas tampak menggembirakan sebagian orang, terutama mereka yang selama ini dikenal sebagai pendukung fanatik Presiden Jokowi.

Tanpa sadar, serta-merta berita tersebut dijadikan sebagai amunisi baru untuk menghantam opini pihak oposisi dan mereka yang berbeda pandangan serta kerap mengkritik keras kinerja buruk Pemerintah selama ini. Kelompok pro-Jokowi misalnya mulai kompak menyatakan bahwa di era kepemimpinan Jokowi yang ditopang Kabinet Indonesia Maju saat ini, Indonesia sudah benar-benar berubah menjadi negara maju.

Baca juga: Breaking News: PM Mahathir Mohamad Mengirimkan Surat Pengunduran Diri ke Raja Malaysia

Tapi bila ditelisik lebih lanjut, benarkah faktanya memang demikian? Dengan kata lain, apakah Amerika Serikat sebagai pihak yang berinisiatif mencabut status Indonesia dan beberapa negara lain sebagai “negara berkembang” sama sekali tidak punya maksud terselubung di balik keputusan tersebut?

Seperti diberitakan, pada pekan lalu Amerika Serikat mencabut status negara berkembang dari sejumlah negara. Mengutip South China Morning Post, secara total, ada 25 negara dari Benua Eropa hingga Afrika yang dicabut dari status negara berkembang.

Adapun negara-negara yang dikeluarkan dari daftar negara berkembang tersebut antara lain: Albania, Argentina, Armenia, Brazil, Bulgaria, dan China. Kemudian ada Kolombia, Kosta Rika, Georgia, Hong Kong, India, Indonesia, Kazakhstan, dan Republik Kirgis.

Baca juga: Ketegangan antara Suriah dan Turki Makin Memuncak

Halaman selanjutnya…

1 2 3
TagsAmerika Coret IndonesiaBerita JokowiDonald TrumpJoko WidodoJokowikesepakatan dagangPresiden ASWTO

Related articles More from author

  • Sambil Nangis, Haikal Hasan Sebut Jokowi Tidak Anti Habib Rizieq, Begitu pula Sebaliknya
    Nasional

    Sambil Nangis, Haikal Hasan Sebut Jokowi Tidak Anti Habib Rizieq, Begitu pula Sebaliknya

    20 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi: Cawe-Cawe Kewajiban Moral sebagai Presiden
    Nasional

    Jokowi: Cawe-Cawe Kewajiban Moral sebagai Presiden

    7 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Anggap Istilah 'Hidup Berdamai dengan Corona' Versi Jokowi Tidak Tepat, JK: Damai itu Harus dari Dua Belah Pihak
    Nasional

    Anggap Istilah ‘Hidup Berdamai dengan Corona’ Versi Jokowi Tidak Tepat, JK: Damai itu Harus dari Dua Belah Pihak

    20 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Gatot Nurmantyo Soal UU Cipta Kerja: Meski Angan-angan Jokowi Sendiri Sejak Lama, Tetap Harus Akomodasi Semuanya
    Nasional

    Gatot Nurmantyo Soal UU Cipta Kerja: Meski Angan-angan Jokowi Sendiri Sejak Lama, Tetap Harus Akomodasi Semuanya

    16 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • RI Bakal Diguyur Investasi UEA 314 T
    Nasional

    Soal UEA Invest 314,9T, Luhut: Jokowi Sukses Gaet Perjanjian Investasi Terbesar dalam Sejarah

    13 Januari 2020
    By Adam Humain
  • Soal Penghargaan Jokowi untuk Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Tidak Ada Bungkam-Membungkam
    Nasional

    Soal Penghargaan Jokowi untuk Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Tidak Ada Bungkam-Membungkam

    6 November 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Keluarga Besar Putra Putri Polri Deklarasi Dukung Ganjar di Pilpres 2024
    Nasional

    Keluarga Besar Putra Putri Polri Deklarasi Dukung Ganjar di Pilpres 2024

  • Ganjar Respons Yel-yel ‘Solo Bukan Gibran’ Saat Kampanye di Sukorharjo
    Nasional

    Ganjar Respons Yel-yel ‘Solo Bukan Gibran’ Saat Kampanye di Sukoharjo

  • Gara-gara Ronaldo, Vincent Aboubakar ‘Dikorbankan’ Al Nassr
    Olahraga

    Gara-gara Ronaldo, Vincent Aboubakar ‘Dikorbankan’ Al Nassr

  • Baru Diangkat Anies, Dirut Baru Transjakarta Terjerat Pidana Kasus Penipuan
    Nasional

    Baru Diangkat Anies, Dirut Baru Transjakarta Terjerat Pidana Kasus Penipuan

  • Beri Sambutan di Forum Ijtima Ulama MUI, Mahfud MD Tegaskan Indonesia Bukan Negara Agama
    Nasional

    Beri Sambutan di Forum Ijtima Ulama MUI, Mahfud MD Tegaskan Indonesia Bukan Negara Agama

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.