KemenPU Rampungkan 222 Gedung SPPG di Seluruh Indonesia, Termasuk Wilayah 3T

TIKTAK.ID – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dilaporkan sudah merampungkan sebanyak 222 gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 30 provinsi seluruh Indonesia, yang juga mencakup wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Di wilayah 3T sendiri, dibangun dua SPPG di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini dan PLBN Motamasin, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang termasuk area perbatasan. SPPG di PLBN Wini dibangun di atas lahan seluas 1.408,63 m² di Kabupaten Timor Tengah Utara. Sedangkan SPPG di PLBN Motamasin berdiri di atas lahan seluas 1.469,12 m² di Kabupaten Malaka.
Menurut Menteri PU, Dody Hanggarda, titik lokasi pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dia menyebut Kementerian PU bertugas melakukan survei kesiapan lahan dan mempercepat proses pembangunan sesuai target yang ditetapkan.
Baca juga : Wakil Ketua Komisi IX Usulkan MBG Berbasis Dapur Sekolah
“Kita telah kerjakan sekitar 222 SPPG, dan sebagian ada yang di wilayah 3T. Titiknya itu kita koordinasi langsung dengan BGN dan Kemendagri. Kita hanya survey saja, apakah tanahnya dapat segera kita bangun, karena kita juga kan dikejar target,” ujar Dody dalam Media Briefing Update Infrastruktur di Kantor Kementerian PU, Jakarta, pada Jumat (5/6/26), seperti dilansir CNN Indonesia.
Dody menjelaskan, saat ini proses serah terima aset kepada BGN sedang berlangsung. Dia mengatakan sebelum diterima secara resmi, BGN kemungkinan bakal melakukan pengecekan terhadap setiap fasilitas SPPG, guna memastikan seluruh bangunan siap digunakan.
“Kini tengah berproses serah terima dengan BGN. Mungkin BGN akan mengecek satu per satu, tapi secara utuh sudah selesai semua,” jelas Dody.
Baca juga : Mantan Wakil Kepala BGN Siap Bongkar Pihak yang Terlibat Korupsi MBG
Dody menyatakan pihaknya berencana melakukan koordinasi dengan pimpinan baru BGN dalam waktu dekat, demi memastikan proses pemanfaatan dan operasional seluruh SPPG bisa berjalan dengan optimal.
Dody memaparkan, SPPG yang dibangun oleh Kementerian PU punya fasilitas dapur utama, area cuci alat dan bahan makanan, gudang kering dan basah, ruang penyimpanan peralatan, tempat parkir, jaringan air bersih, serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk memastikan standar kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Kemudian terdapat pula infrastruktur pendukung seperti ruang panel, Tempat Pembuangan Sampah (TPS), dan fasilitas pendukung lainnya. Kehadiran SPPG tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan makanan bergizi bagi masyarakat, termasuk di daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.










