TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Tunangan Khasshoggi Tuntut Putra Mahkota Saudi Segera Dihukum

Tunangan Khasshoggi Tuntut Putra Mahkota Saudi Segera Dihukum

By William Putra Wijaya
3 Maret 2021
451
0
Tunangan Jamal Khasshoggi, Hatice Cengiz

TIKTAK.ID – Tunangan Jamal Khasshoggi, Hatice Cengiz pada Senin (1/3/21) meminta Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman dihukum setelah laporan intelijen AS menyatakan bahwa dia telah menyetujui pembunuhan atas Khasshoggi.

Khasshoggi, seorang penduduk AS yang biasa menulis kolom opini untuk Washington Post dan kerap menulis kritikan pedas atas kebijakan Saudi, dibunuh dan dimutilasi oleh tim yang terkait dengan Bin Salman di Konsulat Saudi di Istanbul, pada 2018 lalu.

Sebuah laporan intelijen AS pada Jumat kemarin menyatakan bahwa Pangeran Bin Salman telah menyetujui pembunuhan itu, dan Washington menjatuhkan sanksi pada beberapa dari mereka yang terlibat -namun tidak menjatuhkan sanksi apa pun kepada Pangeran Mohammed sendiri.

Pemerintah Saudi, membantah keterlibatan Putra Mahkota, menolak temuan laporan sekutunya tersebut, seperti yang dilansir Reuters.

“Sangat penting bahwa Putra Mahkota … harus dihukum tanpa penundaan”, kata Hatice Cengiz di Twitter. “Jika Putra Mahkota tidak dihukum, itu akan selamanya menandakan bahwa pelaku utama bisa lolos dari pembunuhan yang akan membahayakan kita semua dan menjadi noda pada rasa kemanusiaan kita”.

Pemerintahan Presiden AS, Joe Biden pada Jumat kemarin telah memberlakukan larangan visa pada beberapa orang Saudi yang diyakini terlibat dalam pembunuhan Khasshoggi dan memberikan sanksi pada sejumlah orang lain dengan akan membekukan aset mereka di AS dan pada umumnya melarang orang Amerika untuk berurusan dengan mereka.

Ditanya tentang kritik terhadap Washington karena tidak memberikan sanksi kepada Pangeran Mohammed secara langsung, Biden mengatakan pengumuman akan dibuat pada Senin ini, tetapi ia tidak memberikan rinciannya. Sementara, seorang pejabat Gedung Putih mengindikasikan tidak ada langkah baru yang dapat diharapkan.

“Dimulai dengan Pemerintahan Biden, penting bagi semua pemimpin dunia untuk bertanya pada diri sendiri apakah mereka siap berjabat tangan dengan orang yang terbukti bersalah sebagai pembunuh,” ujar Cengiz.

Dilansir BBC, Presiden AS Joe Biden telah menghadapi kritikan pedas dari dalam Partainya sendiri atas keputusannya untuk tidak menghukum Pangeran Mohammed secara langsung.

“Saya pikir mereka perlu tetap membuka sanksi tambahan terhadap [Pangeran Mohammed] jika kita tidak melihat perubahan perilaku,” kata Senator Demokrat Mark Warner, yang mengetuai Komite Intelijen Senat, kepada Fox News, Minggu kemarin.

Anggota Kongres dari Partai Republik juga meminta Biden untuk menjatuhkan sanksi lebih lanjut. Pemerintahnya diharapkan membuat pengumuman pada Senin malam.

Gedung Putih mengatakan, Presiden Biden telah berbicara dengan Raja Arab Saudi, Salman pekan lalu dan “menegaskan pentingnya Amerika Serikat menempatkan hak asasi manusia yang universal dan supremasi hukum”.

TagsBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahHatice CengizMohammed bin SalmanPutra Mahkota SaudiTunangan Jamal Khasshoggi

Related articles More from author

  • Usai 'Bela' Putin, Kepala Angkatan Laut Jerman Pilih Mundur
    Internasional

    Usai ‘Bela’ Putin, Kepala Angkatan Laut Jerman Pilih Mundur

    25 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Partai Republik Alami Krisis di Pemilihan Senat, Trump Turun Gunung Berkampanye
    Internasional

    Partai Republik Alami Krisis di Pemilihan Senat, Trump Turun Gunung Berkampanye

    6 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Agar Lebih Leluasa Berangus Demonstran Penentangnya, Trump Tuding Kekerasan di Amerika Lebih Buruk dari Afghanistan
    Internasional

    Agar Lebih Leluasa Berangus Demonstran Penentangnya, Trump Tuding Kekerasan di Amerika Lebih Buruk dari Afghanistan

    16 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • AS Desak Korea Utara Hentikan Uji Coba Rudal dan Kembali ke Meja Perundingan
    Internasional

    AS Desak Korea Utara Hentikan Uji Coba Rudal dan Kembali ke Meja Perundingan

    29 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Diduga Berkhianat, Mantan Kepala Keamanan Nasional Kazakhstan Ditangkap
    Internasional

    Diduga Berkhianat, Mantan Kepala Keamanan Nasional Kazakhstan Ditangkap

    12 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Tarik Rudal Canggih dan Ratusan Tentaranya dari Arab, Benarkah AS Sedang Bersiap Tinggalkan Saudi?
    Internasional

    Tarik Rudal Canggih dan Ratusan Tentaranya dari Arab, Benarkah AS Sedang Bersiap Tinggalkan Saudi?

    9 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ingin Mandiri, Apple Siap Bangun Mesin Pencarian Sendiri
    Teknologi

    Ingin Mandiri, Apple Siap Bangun Mesin Pencarian Sendiri

  • Grand Seiko Jam Tangan Spesial Anniversary
    Teknologi

    Rayakan Ultah ke-60, Grand Seiko Luncurkan 2 Arloji Premium Edisi Terbatas

  • Film 'Jo Sahabat Sejati', Kuda Jadi Tokoh Utama
    Selebriti

    Film ‘Jo Sahabat Sejati’, Kuda Jadi Tokoh Utama

  • Ada Adegan Halloween, Drama ‘The Fabulous' Tunda Tayang
    Selebriti

    Ada Adegan Halloween, Drama ‘The Fabulous’ Tunda Tayang

  • Hubungan dengan Gerindra Makin Mesra, Gibran Bakal Temui Prabowo?
    Nasional

    Hubungan dengan Gerindra Makin Mesra, Gibran Bakal Temui Prabowo?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.