TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Berikut Perbedaan Partai Buruh yang Lama dan Baru

Berikut Perbedaan Partai Buruh yang Lama dan Baru

By Joni Sitohang
7 Oktober 2021
610
0
Berikut Perbedaan Partai Buruh yang Lama dan Baru

TIKTAK.ID – Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengungkapkan bahwa visi partainya adalah mewujudkan Indonesia sebagai negara yang sejahtera (welfare state). Dia pun membeberkan perbedaan Partai Buruh yang baru dengan yang lama.

“Terdapat tiga prinsip dalam negara sejahtera. Pertama, kesetaraan kesempatan, distribusi kekayaan yang adil dan merata, serta tanggung jawab publik,” ujar Said Iqbal melalui jumpa pers di Jakarta, Selasa (5/10/21), seperti dilansir Republika.co.id.

Said menjelaskan, tiga prinsip utama itu diturunkan dalam 13 sasaran kerja partai, yakni kedaulatan rakyat; lapangan kerja; pemberantasan korupsi; jaminan sosial; kedaulatan pangan, ikan, dan ternak; upah yang layak. Sasaran kerja partai lainnya pajak yang berkeadilan; hubungan industrial; lingkungan hidup, HAM, dan masyarakat adat; perlindungan perempuan dan anak muda; pemberdayaan kelompok difabilitas; perlindungan dan advokasi tenaga honorer; serta penguatan koperasi dan BUMN.

Baca juga : Respons Gus Miftah Soal Sumbangan Mumtaz Rais: Ora Aji Ora Didol!

Kemudian Said mengatakan bahwa tujuan bangkitnya Partai Buruh tercermin dalam lambang partai.

“Lambang partai, tertulis Partai Buruh berukuran besar, dan lambangnya itu padi dengan 33 bulir serta 3 rumpun padi. Selain itu, di bawah gambar padi ada tulisan Negara Sejahtera sebagai tujuan didirikannya Partai Buruh,” ucap Said.

Said menyatakan warna dasar lambang Partai Buruh yaitu oranye. Warna tersebut pun juga tercermin dalam atribut partai lainnya, seperti jaket, spanduk, dan aksesoris lainnya.

Baca juga : Buka Opsi Maju Pilpres Lewat PAN, Ridwan Kamil: Bismillah

Lebih lanjut, Said Iqbal menyebut Partai Buruh lama hanya didukung oleh satu organisasi serikat buruh, yakni Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI). Sedangkan versi yang baru didukung sebelas organisasi buruh.

Said mengklaim sebelas organisasi tersebut kemudian menjadi pendiri/pemilik Partai Buruh yang baru. Organisasi yang masuk dalam pemilik atau Majelis Rakyat Partai Buruh adalah partai buruh yang lama, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), dan Serikat Petani Indonesia (SPI).

Terdapat pula organisasi Rakyat Indonesia, Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan, Minyak, Gas Bumi, dan Umum (FSP-KEP), serta Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi (FSP-Farkes R).

TagsPartai BuruhSaid Iqbal

Related articles More from author

  • Soal JHT 56 Tahun, KSPI: Menaker Ida Fauziyah telah Melawan Presiden Jokowi
    Nasional

    Soal JHT 56 Tahun, KSPI: Menaker Ida Fauziyah telah Melawan Presiden Jokowi

    17 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Said Iqbal Ungkap Alasan Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden
    Nasional

    Said Iqbal Ungkap Alasan Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden

    10 Juni 2026
    By Joni Sitohang
  • Presiden KSPI Sebut Konsep IKN Lebih Baik dari Eropa
    Nasional

    Presiden KSPI Sebut Konsep IKN Lebih Baik dari Eropa

    20 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Siap Bentuk Koalisi Orang Kecil, Partai Buruh: Koalisi Besar Bahayakan Demokrasi Indonesia
    Nasional

    Siap Bentuk Koalisi Orang Kecil, Partai Buruh: Koalisi Besar Bahayakan Demokrasi Indonesia

    21 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Partai Buruh Bangkit Lagi, Siapa yang Biayai?
    Nasional

    Partai Buruh Bangkit Lagi, Siapa yang Biayai?

    5 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Rakernas Partai Buruh Munculkan Nama Mahfud MD Hingga Najwa Shihab Jadi Cawapres 2024
    Nasional

    Rakernas Partai Buruh Munculkan Nama Mahfud MD Hingga Najwa Shihab Jadi Cawapres 2024

    19 Januari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Polri Terbitkan SKCK Ganjar dan Muhaimin untuk Daftar Pilpres 2024
    Nasional

    Polri Terbitkan SKCK Ganjar dan Muhaimin untuk Daftar Pilpres 2024

  • TIKTAK.ID - Anies dan Proyek Monas, Ditolak Untuk Disetujui?
    Nasional

    Anies Baswedan: Bertambah Amat Cepat, Kasus Corona di Jakarta Sudah Ada di Semua Kawasan

  • Jadi Rebutan AS, China dan Rusia, Benarkah Kepergian Prabowo ke Amerika Demi Pesawat F-35?
    Nasional

    Jadi Rebutan AS, China dan Rusia, Benarkah Kepergian Prabowo ke Amerika Demi Pesawat F-35?

  • Messi Ingin Barcelona Jual Ousmane Dembele Ketimbang Philippe Coutinho
    Olahraga

    Messi Ingin Barcelona Jual Ousmane Dembele Ketimbang Philippe Coutinho

  • TIKTAK.ID - Polisi Prancis Tembak Pria yang Ancam Petugas dengan Pisau di Paris
    Internasional

    Polisi Prancis Tembak Pria yang Ancam Petugas dengan Pisau di Paris

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.