TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Gatot Nurmantyo: Korupsi Era Jokowi Kian Merajalela Melebihi Orde Baru

Gatot Nurmantyo: Korupsi Era Jokowi Kian Merajalela Melebihi Orde Baru

By Joni Sitohang
21 Agustus 2021
508
0
Gatot Nurmantyo: Korupsi Era Jokowi Kian Merajalela Melebihi Orde Baru

TIKTAK.ID – Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo memandang kondisi korupsi di Indonesia pada masa kini kian merajalela melebihi korupsi yang terjadi pada masa Orde Baru.

Pernyataan tersebut ia lontarkan dalam pidato seperti yang ditayangkan video peringatan HUT ke-1 KAMI yang diperoleh dari deklarator KAMI Sa’dun Masyur, Kamis (19/8/21).

“Pembentukan dan penegakan hukum di Indonesia saat ini dalam kondisi sangat buruk, korupsi turut merajalela melebihi zaman Orde Baru,” ujar Gatot.

Baca juga : Survei SPI: Ganjar-Sandiaga Jadi Capres-Cawapres Paling Diminati

Data Transparency International Indonesia (TII) memperlihatkan skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia pada akhir masa kekuasan Soeharto di tahun 1998 ialah senilai 19,4. Pada tahun 2020 lalu, skor IPK Indonesia kian membaik dengan skor 37 atau menurun 3 poin dibanding tahun 2019. Dengan demikian, skor IPK Indonesia mencatatkan tren peningkatan semenjak Orde Baru.

Di samping itu, Gatot turut menyatakan perjalanan Indonesia di masa kini memperlihatkan perubahan kondisi mental dari nilai-nilai dasar bernegara yang digariskan oleh para Pendiri Bangsa.

“Maklumat KAMI yang diikrarkan setahun lalu masih relevan dengan kondisi saat ini,” sebutnya.

Baca juga : Rela Pasang Badan untuk Jokowi, Megawati Dinilai Tak Siap Berdemokrasi

Mantan Panglima TNI itu turut memandang perkembangan perekonomian Indonesia sedang di kondisi memprihatinkan walaupun Pemerintah menyatakan terdapat pertumbuhan ekonomi. Ia memandang bahwa kenyataan di lapangan malah menunjukkan bukti sebaliknya.

Pemerintah mengumumkan terwujudnya pertumbuhan ekonomi Indonesia senilai 7,07 persen selama kuartal II 2021 daripada kuartal yang sama pada tahun 2020.

“Ketimpangan sosial semakin terasa di tengah masyarakat. Realitasnya banyak orang susah mempertahankan hidup secara layak,” jelasnya.

Baca juga : Cerita JK Soal Kantornya Jadi Sasaran Bom Saat Atasi Konflik Poso

Bukan cuma itu, Gatot turut melontarkan kritikan dalam menangani pandemi virus Corona yang hingga kini ditangani Pemerintah. Ia memandang penanganan Corona tak memperlihatkan akan ke arah yang semakin baik sampai saat ini.

“Singkatnya tuntutan kami tahun lalu terbukti dan masih relevan. Dan menunjukkan kini kondisi yang lebih buruk dan parah. Pemerintah saat ini masih meninggalkan persoalan dan kerumitan tersendiri,” imbuhnya.

KAMI menyuarakan 8 tuntutan kala deklarasi, Agustus 2020 lalu. Satu di antaranya, mendesak penyelenggara negara, khususnya Pemerintah, DPR, DPD, dan MPR, supaya menegakkan penyelenggaraan dan pengelolaan negara sesuai dengan (tidak menyimpang dari) jiwa, semangat dan nilai Pembukaan UUD 1945.

Baca juga : AHY dan Annisa Pohan Rayakan HUT RI Pakai Baju Adat, Netizen: Presiden Halu…

Mereka juga menuntut penyelenggara negara supaya menghentikan sistem dan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), termasuk sistem serta praktik oligarki, kleptokrasi, politik dinasti juga penyelewengan/penyalahgunaan kekuasaan.

TagsGatot NurmantyoJokowiKAMIOrde Baru

Related articles More from author

  • PSI: Ada Maksud Terselubung Jokowi Dikaitkan Formula E
    Nasional

    PSI: Ada Maksud Terselubung Jokowi Dikaitkan Formula E

    28 November 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Bahas Banjir Bersama Anies, Jokowi: Jakarta Bukan Daerah yang Berdiri Sendiri
    Nasional

    Bahas Banjir Bersama Anies, Jokowi: Jakarta Bukan Daerah yang Berdiri Sendiri

    9 Januari 2020
    By Adam Humain
  • MUI Ingatkan Pemerintah yang Bubarkan FPI: Bina dengan Merangkul, Bukan Memukul
    Nasional

    MUI Mendadak Minta Penjelasan Usai Jokowi Singgung ‘Penceramah Radikal’

    4 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Jadi Bahan Sindiran Megawati, Ternyata Hanya Segini Elektabilitas Gatot Nurmantyo
    Nasional

    Jadi Bahan Sindiran Megawati, Ternyata Hanya Segini Elektabilitas Gatot Nurmantyo

    28 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Din Syamsuddin Ungkap 3 Kerusakan Politik Indonesia, 'Tunjuk Hidung' Jokowi?
    Nasional

    Tiba-tiba Din Syamsuddin Satu Suara dengan Jokowi, Soal Apa?

    30 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Dikritik Pedas PDIP, Anies Klaim Formula E Sejalan Upaya Jokowi Alih Energi
    Nasional

    Dikritik Pedas PDIP, Anies Klaim Formula E Sejalan Upaya Jokowi Alih Energi

    20 Oktober 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Beri Sambutan di Acara Halal Bihalal Aktivis 98, Begini Pesan Erick Thohir
    Nasional

    Beri Sambutan di Acara Halal Bihalal Aktivis 98, Begini Pesan Erick Thohir

  • Silaturahmi Kapolri ke Panglima TNI, Tekankan Sinergitas dan Soliditas
    Nasional

    Silaturahmi Kapolri ke Panglima TNI, Tekankan Sinergitas dan Soliditas

  • Waspadai Konsumsi SKM Berlebihan
    Tips & Tutorial

    Waspadai Konsumsi SKM Berlebihan

  • Frank Lampard Kesal, Chelsea Tak Mampu Lihat Tanda Bahaya Hadapi Arsenal
    Olahraga

    Frank Lampard Kesal, Chelsea Tak Mampu Lihat Tanda Bahaya Hadapi Arsenal

  • Tahu Kadernya Pukuli Wanita di Palembang, Gerindra Ngamuk
    Nasional

    Gerindra Singgung Loyalitas Sandiaga yang Tak Hadir Peresmian Kantor Badan Pemenangan Presiden

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.