TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›MUI: Kelompok Radikal Sering Gunakan Bungkus Agama untuk Rebut Kekuasaan

MUI: Kelompok Radikal Sering Gunakan Bungkus Agama untuk Rebut Kekuasaan

By Joni Sitohang
26 Juni 2021
430
0
MUI: Kelompok Radikal Sering Gunakan Bungkus Agama untuk Rebut Kekuasaan

TIKTAK.ID – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Penanganan Terorisme, M Najih Arromadloni mengungkapkan bahwa kelompok radikal sering kali menyusup ke dalam kelompok politik ideologis yang bergerak untuk merebut kekuasaan. Ia mengatakan dalam upaya meraih kekuasaan, kelompok radikal itu menggunakan bungkus agama.

“Kelompok radikal ingin merebut kekuasaan, hanya saja mereka menggunakan cover agama,” ujar Najih melalui video podcast Deddy Corbuzier yang diunggah di YouTube, Rabu (23/6/21), seperti dilansir Sindonews.com.

Menurut Najih, dengan menggunakan agama, maka dapat secara efektif merebut jabatan politik.

Baca juga : Tok! Hakim Vonis Menantu Rizieq Setahun Penjara

“Agama bisa sangat efektif termasuk perebutan jembatan politik dan jabatan,” imbuh Najih.

Kemudian Najih menyatakan sejumlah hal yang sebenarnya buruk tapi dibungkus dengan agama, maka hal itu seolah-olah berubah menjadi hal yang balik. Ia mengibaratkan seperti membunuh orang, merupakan kejahatan besar. Akan tetapi, kata Najih, ketika dibungkus dengan jihad, maka hal itu menjadi mulia.

“Memukul orang itu memang jahat. Namun jika dibungkus degan amar makruf nahi mungkar, jadi mulia,” ucap Najih.

Baca juga : Hakim Ungkap Alasan Hukum Rizieq 4 Tahun Penjara

Lebih lanjut, Najih mengungkapkan bahwa buku-buku tentang terorisme bisa didapatkan dengan free access di jaringan internet yang ada di Indonesia. Ia menjelaskan, buku itu mulai dari pembolehan pembunuhan hingga mengafirkan kelompok tertentu yang menjadi bagian dari luar kelompok penganut paham terorisme tersebut. Ia berpendapat buku itu berasal dari Timur Tengah.

“Ada yang dari Arab Saudi, dan ada yang berasal dari Suriah, namun diterjemahkan oleh salah satu terpidana mati Aman Abdurrahman,” tutur Najih.

“Ada juga beberapa buku yang diterjemahkan oleh yang lain, bukan hanya Aman Abdurrahman,” sambungnya.

Baca juga : Rawan Picu Konflik Sosial, Pengamat Sarankan Jokowi Hentikan Seknas JokPro 2024

Najih mengklaim buku-buku tentang terorisme itu bisa diakses dengan mudah oleh orang-orang layaknya membuka status Facebook. Ia menerangkan, ada buku yang berisi cara membuat peledak, dan ada pula judul buku yang dalam bahasa Indonesia diberi nama “Manajemen Kekerasan”.

“Suatu konsep bagaimana mengatur kekerasan untuk keuntungan mereka (teroris),” imbuhnya.

Najih pun mengakui bahwa hal itu merupakan satu hal yang baru dijumpai di era sekarang.

TagsKelompok RadikalMUIRadikalTerorisme

Related articles More from author

  • Mukernas MUI Singgung Soal Kritik ke Pemerintah, TKA hingga Fatwa Pinjol
    Nasional

    Mukernas MUI Singgung Soal Kritik ke Pemerintah, TKA hingga Fatwa Pinjol

    29 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Beralasan Rentan Terpapar Corona, Abu Bakar Ba'asyir Ajukan Asimilasi ke Jokowi
    Nasional

    Beralasan Rentan Terpapar Corona, Abu Bakar Ba’asyir Ajukan Asimilasi ke Jokowi

    13 April 2020
    By Johan Arif
  • Aksi Teror Penembakan Massal di AS Tewaskan 8 Orang
    Internasional

    Aksi Teror Penembakan Massal di AS Tewaskan 8 Orang

    17 April 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Strategi Hambat Corona, Ma'ruf Amin Minta MUI Terbitkan Fatwa Haram Mudik
    Nasional

    Strategi Hambat Corona, Ma’ruf Amin Minta MUI Terbitkan Fatwa Haram Mudik

    4 April 2020
    By Johan Arif
  • Massa Ucapkan Kalimat Tauhid Saat Keroyok Ade Armando, Muhammadiyah dan MUI Bilang Begini
    Nasional

    Massa Ucapkan Kalimat Tauhid Saat Keroyok Ade Armando, Muhammadiyah dan MUI Bilang Begini

    13 April 2022
    By Joni Sitohang
  • MUI Bantah Keluarkan Maklumat Agar Jokowi Bubarkan BPIP
    Nasional

    MUI Bantah Keluarkan Maklumat Agar Jokowi Bubarkan BPIP

    25 Agustus 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Bikin Aturan Stiker Khusus di Rumah OTG Covid-19, Anies Baswedan Panen Kritikan
    Nasional

    Bikin Aturan Stiker Khusus di Rumah OTG Covid-19, Anies Baswedan Panen Kritikan

  • Jarang Orang Tahu, Penyebab Timbul Kantuk Setelah Makan
    Tips & Tutorial

    Jarang Orang Tahu, Penyebab Timbul Kantuk Setelah Makan

  • Kominfo Terapkan Batas Usia Pengguna Medsos, Pengamat: Sulit di Lapangan
    Nasional

    Kominfo Terapkan Batas Usia Pengguna Medsos, Pengamat: Sulit di Lapangan

  • Eropa Mulai Dihantui Penyebaran Varian Baru Covid-19
    Internasional

    Eropa Mulai Dihantui Penyebaran Varian Baru Covid-19

  • PBNU Dukung Polisi Usut Tuntas dan Lacak ke Mana Saja Larinya Donasi ACT
    Nasional

    PBNU Dukung Polisi Usut Tuntas dan Lacak ke Mana Saja Larinya Donasi ACT

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.