TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Rawan Picu Konflik Sosial, Pengamat Sarankan Jokowi Hentikan Seknas JokPro 2024

Rawan Picu Konflik Sosial, Pengamat Sarankan Jokowi Hentikan Seknas JokPro 2024

By Joni Sitohang
24 Juni 2021
463
0
Rawan Picu Konflik Sosial, Pengamat Sarankan Jokowi Hentikan Seknas JokPro 2024

TIKTAK.ID – Usai deklarasi Sekretariat Nasional (Seknas) relawan Joko Widodo-Prabowo Subianto (JokPro) 2024 yang ingin mengusung Jokowi dan Prabowo dalam Pilpres 2024 , sekarang giliran muncul Seknas Jokowi, Sudahlah! atau yang disingkat SJS. SJS yang baru akan diluncurkan tersebut digagas oleh Juru Bicara (Jubir) Presiden RI ke-4 Gus Dur, Adhie Massardi.

Perlu diketahui, dua Seknas itu mengusung hal yang berbeda. Seknas JokPro 2024 mendukung wacana presiden 3 periode, sedangkan SJS mengusung pasal 7A UUD 1945 yang substansinya memungkinkan pemberhentian presiden di tengah jalan.

Merespons hal itu, analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menyebut kedua kelompok ini akan semakin membuat hiruk-pikuk politik Tanah Air.

Baca juga : Munculnya Duet Ganjar-Prabowo Bisa Tandingi Wacana Jokowi 3 Periode

“Kehadiran dua Seknas itu nantinya akan membuat hiruk pikuk politik yang semakin panas di Tanah Air, dan masing-masing Seknas akan berupaya mengegolkan targetnya,” ujar Jamil kepada wartawan, Kamis (24/6/21), seperti dilansir Sindonews.com.

Jamil menilai Seknas JokPro 2024 sudah pasti akan mempromosikan keberhasilan Jokowi sebagai justifikasi presiden tiga periode. Kemudian ia menyebut SJS akan mengampanyekan kegagalan Jokowi memimpin Indonesia. Ia menjelaskan, pesan yang saling bertentangan itu akan menghiasi media di Tanah Air ke depan, dalam komunikasi persuasif, hal itu disebut pesan kontradiktif.

“Pesan-pesan kontradiktif tentu tidak menjadi masalah bagi khalayak yang terdidik. Sebab, khalayak kelompok ini akan selektif dan kritis menerima pesan-pesan semacam itu. Selain itu, mereka umumnya juga menjadi pemilih rasional, dan tidak akan terbakar emosinya dalam menerima pesan-pesan kontradiktif,” tutur Jamil.

Baca juga : Wilayah Anies Bakal Terapkan Tarif Parkir 60 Ribu per Jam, Mulai Kapan?

Menurut Jamil, hal itu berbeda dengan khalayak yang kurang dan tidak terdidik. Ia menganggap mereka kurang selektif dalam menerima pesan-pesan kontradiktif, sehingga peluang miscommunication akan sangat terbuka. Ia pun menyatakan kelompok khalayak ini akan mudah tersulut emosinya jika menerima pesan-pesan yang tidak sesuai dengan pemikirannya, terlebih bila mereka terus-menerus menerima pesan yang menyudutkan idolanya.

“Fanatisme berlebihan mereka itu dikhawatirkan akan mengemuka. Potensi ini pun akan dapat berlanjut pada konflik, atau setidaknya benturan dengan pihak-pihak yang berseberangan dengannya,” ucap mantan Dekan FIKOM IISIP tersebut.

Kemudian Jamil menyarankan, sebelum hal itu terjadi, sebaiknya Jokowi merespons kehadiran JokPro 2024 yang digagas Direktur Eksekutif Indobarometer, M. Qodari.

Baca juga : Eks Petinggi Gerindra Ngaku Usulkan Presiden 3 Periode ke Semua ‘Kawan Dekatnya’ di Lingkaran Jokowi

“Jokowi hanya perlu bilang, saya tidak akan maju untuk presiden tiga periode. Oleh sebab itu, saya minta semua kegiatan Seknas JokPro 2024 dihentikan,” tegasnya.

Jamil pun berharap sikap Jokowi itu diharapkan bisa menghentikan pertarungan dua kelompok tersebut. Dengan begitu, lanjutnya, semua energi dan pikiran akan dapat dialihkan untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan perekonomian yang amburadul.

“Tapi masalahnya, apakah Jokowi mau menyatakan hal itu kepada Seknas JokPro 2024?” sambungnya.

TagsAdhie MassardiJokowiJokproM QodariMuhammad QodariPilpres 2024presiden 3 periodePresiden Tiga Periode

Related articles More from author

  • (Cek Hoaks atau Fakta) Singapura Kembalikan Aset RI 1.000 Triliun ke Jokowi
    Nasional

    (Cek Hoaks atau Fakta) Singapura Kembalikan Aset RI 1.000 Triliun ke Jokowi

    11 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Ingin Prabowo Didampingi Khofifah di Pilpres 2024, Bagaimana Nasib Muhaimin?
    Nasional

    Gerindra Ingin Prabowo Didampingi Khofifah di Pilpres 2024, Bagaimana Nasib Muhaimin?

    11 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Minta Jokowi Ganti Mendag Lutfi, Fadli Zon: Meresahkan dan Rugikan Presiden
    Nasional

    Minta Jokowi Ganti Mendag Lutfi, Fadli Zon: Meresahkan dan Rugikan Presiden

    24 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Minta Pelonggaran PSBB Dilakukan Hati-hati dan Tak Tergesa-gesa
    Nasional

    Jokowi Minta Pelonggaran PSBB Dilakukan Hati-hati dan Tak Tergesa-gesa

    13 Mei 2020
    By Johan Arif
  • Amien Rais: Jokowi Dikelilingi ‘Orang-orang Sesat' yang Ingin Tunda Pemilu
    Nasional

    Amien Rais: Jokowi Dikelilingi ‘Orang-orang Sesat’ yang Ingin Tunda Pemilu

    15 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Sebut MRT Zamannya Foke-Jokowi, LRT Ahok, Eranya Anies Belum Ada
    Nasional

    Pengamat Sebut MRT Zamannya Foke-Jokowi, LRT Ahok, Eranya Anies Belum Ada

    2 November 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Begini Penjelasan FPI Soal Doa Pendek Umur untuk Jokowi dan Megawati
    Nasional

    Begini Penjelasan FPI Soal Doa Pendek Umur untuk Jokowi dan Megawati

  • Cha Eun Woo Diincar Bintangi Film Hollywood ‘K-Pop: Lost in America'
    Selebriti

    Cha Eun Woo Diincar Bintangi Film Hollywood ‘K-Pop: Lost in America’

  • Waspadai Gejala Diabetes pada Anak
    Tips & Tutorial

    Waspadai Gejala Diabetes pada Anak

  • Arsjad Rasjid Terpilih Jadi Ketua TPN Ganjar, Begini Tanggapan Gibran dan Sandiaga
    Nasional

    Arsjad Rasjid Terpilih Jadi Ketua TPN Ganjar, Begini Tanggapan Gibran dan Sandiaga

  • Tepis Tudingan Intervensi dan Pelemahan, Jokowi Siap Terbitkan 7 Aturan Baru Penguatan KPK
    Nasional

    Tepis Tudingan Intervensi dan Pelemahan, Jokowi Siap Terbitkan 7 Aturan Baru Penguatan KPK

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.