TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & TutorialViral
Home›Tips & Tutorial›Viral Sayembara ‘Misuh’ Internasional, Begini Kata Psikolog

Viral Sayembara ‘Misuh’ Internasional, Begini Kata Psikolog

By Hendra Setiawan
12 Juli 2020
1148
0
Viral Sayembara 'Misuh' Internasional, Begini Kata Psikolog

TIKTAK.ID – Belakangan viral di media sosial komunitas bahasa bernama Jawa Sastra mengadakan Sayembara Misuh Internasional 2020. Menanggapi hal itu, dosen Fakultas Psikologi UGM, Prof Koentjoro mengatakan misuh merupakan media mengeluarkan uneg-uneg. Menurutnya, misuh bukanlah budaya Jawa.

“Itu (misuh) bagian dari katarsis, yakni mengeluarkan uneg-uneg yang ada di dalam diri kita,” ujar Koentjoro, seperti dilansir detikcom, Jumat (10/7/20).

Koentjoro pun menyebut sayembara itu bisa untuk media katarsis daripada sekadar ajang misuh, mengingat misuh atau mengumpat sendiri adalah hal yang bertentangan dengan norma.

“Misuh itu kan sebenarnya sesuatu yang tidak disukai dan bertentangan dengan norma. Makanya sekarang apa masyarakat kita sudah keluar dari aturan kebajikan?” ucap Koentjoro.

“Jadi kalau itu hanya sekadar lomba, lantas untuk apa? Tapi kalau bentuk katarsis, masih okelah,” imbuhnya.

Koentjoro menilai, saat ini tradisi umpatan sudah bergeser. Ia menyatakan hal yang sebelumnya tabu, saat ini menjadi hal yang familiar di masyarakat. Meski begitu, ia menegaskan familiarnya hal tersebut membuat umpatan bukan lagi manjadi sebuah katarsis.

“Misuh ini juga menurut tradisi itu bergeser. Dari yang dulunya tabu, lama-lama bisa diterima, misalnya ‘jancok’. ‘Jancok’ itu bagi orang zaman dulu udah misuh, tapi sekarang untuk orang Surabaya malah sudah jadi panggilan, ‘cok’, terus seperti gentho, ‘piye kabare tho?’ gitu,” terang Koentjoro.

Kemudian menyoal misuh sebagai identitas budaya Jawa, Koentjoro mengaku tidak begitu setuju dengan hal itu. Sebab, kata Koentjoro, orang Jawa sejatinya dicegah untuk misuh atau mengumpat. Ia menyebut misuh akan menunjukkan kelas sosial seseorang.

“Orang Jawa itu kalau misuh, itu misuh dalam bahasa halus (krama inggil) dan dalam Jawa dicegah untuk misuh, karena luhuring budi bukan dari misuhnya. Tapi luhuring budi itu gumantung seko lathi atau mulut,” jelasnya.

Koentjoro mengungkapkan, ketika seseorang mengumpat, maka akan menunjukkan kelas sosialnya.

“Ketika orang mengumpat, kelas sosialnya ketahuan. Jadi siapa yang ngumpat itu orang Jawa bisa tahu dia dari kelas sosial mana,” katanya.

TagsKatarsisMisuhPsikologSayembara Internasionalviral

Related articles More from author

  • Saran Zee Zee Shahab dalam Hadapi Bullying
    Selebriti

    Saran Zee Zee Shahab dalam Hadapi Bullying

    7 November 2020
    By
  • Terapi Film untuk Kesehatan Mental
    Tips & Tutorial

    Terapi Film untuk Kesehatan Mental

    17 September 2020
    By Hendra Setiawan
  • Lamborghini Terbakar Di Surabaya
    NasionalViral

    Viral Mobil Mewah Terbakar di Surabaya, Pengendaranya Dua Wanita Bergaun Merah

    10 Desember 2019
    By Adam Humain
  • Viral Bocah Penghina dan Pengancam Jokowi Ketahuan Foto Bareng Mahfud MD, Anak Siapa Sih Dia?
    NasionalViral

    Viral Bocah Penghina dan Pengancam Jokowi Ketahuan Foto Bareng Mahfud MD, Anak Siapa Sih Dia?

    27 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Resep Cloud Bread Viral di TikTok
    Kuliner

    Resep Cloud Bread Viral di TikTok

    6 Agustus 2020
    By
  • Pernyataan Kontroversial 5 Menteri Jokowi yang Viral dan Disorot Publik
    Nasional

    Pernyataan Kontroversial 5 Menteri Jokowi yang Viral dan Disorot Publik

    24 Februari 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Polemik Perpres Investasi Miras, PA 212 Siap Turun ke Jalan
    Nasional

    Polemik Perpres Investasi Miras, PA 212 Siap Turun ke Jalan

  • Ole Gunnar Solskjaer
    Olahraga

    Sudah Punya Trio Rashford-Martial-Ighalo, Apa Alasan Solskjaer Butuh Striker Anyar?

  • Bicara Peluang RI Jadi Negara Maju, Jokowi: Kepemimpinan 2024, 2029 dan 2034 Sangat Menentukan
    Nasional

    Bicara Peluang RI Jadi Negara Maju, Jokowi: Kepemimpinan 2024, 2029 dan 2034 Sangat Menentukan

  • Jokowi: Gabungkan 3 Bank Syariah, Cara Pemerintah Bangunkan Raksasa Tidur
    Nasional

    Jokowi: Gabungkan 3 Bank Syariah, Cara Pemerintah Bangunkan Raksasa Tidur

  • Resmi Merapat ke Pemerintah, PAN Bakal Dapat Jatah Kabinet?
    Nasional

    Resmi Merapat ke Pemerintah, PAN Bakal Dapat Jatah Kabinet?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.