
Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta kembali menjadi sorotan publik pada Senin (14/9) sore. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Imigrasi Yusril Ihza Mahendra terlihat tiba di kawasan istana sekitar pukul 15.15 WIB. Kehadirannya datang tepat di tengah menghangatnya isu pelantikan menteri yang beredar di kalangan media.
Begitu tiba di lokasi, Yusril langsung disambut beragam pertanyaan dari awak media terkait kabar tersebut. Menariknya, isu yang beredar itu tidak ia bantah. Sebaliknya, Yusril menyebut Istana memang akan menggelar acara pelantikan menteri pada hari itu juga.
“Katanya akan pelantikan menteri,” ujar Yusril kepada para wartawan.
Pernyataan singkat itu menjadi konfirmasi pertama yang keluar dari pejabat negara yang hadir di lokasi soal agenda tersebut. Meski begitu, Yusril memilih tidak membuka detail lebih lanjut. Ia tidak menjelaskan siapa saja menteri yang akan diberhentikan ataupun daftar nama yang siap dilantik sore itu.
Prabowo Panggil Sejumlah Tokoh ke Istana
Kehadiran Yusril di istana tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto diketahui memanggil sejumlah tokoh dan pejabat negara ke kompleks Istana Kepresidenan pada sore yang sama.
Dari sejumlah nama yang berdatangan, ada dua pejabat yang paling mencuri perhatian, yaitu Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno. Kehadiran para pejabat tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa Istana sedang menyiapkan agenda penting sore itu.
Pratikno Sebut Datang Karena Undangan
Sebelum memasuki area istana, Pratikno sempat disorot wartawan soal maksud kedatangannya. Ia mengaku hadir karena menerima undangan dari Presiden Prabowo.
“Undangan,” jawab Pratikno singkat.
Ketika ditanya undangan seperti apa yang dimaksud, ia menegaskan kaitannya dengan agenda pelantikan. “Pelantikan katanya,” sambungnya.
Kabar itu tidak berhenti sampai di situ. Para wartawan kemudian menanyakan apakah kemungkinan pelantikan pejabat negara atau menteri baru tersebut ada sangkut pautnya dengan dirinya. Pratikno memilih menjawab dengan santai.
“Enggak tahu, nanti kita tunggu… Kita tunggu aja,” ujarnya.
Ia lantas menambahkan bahwa informasi mengenai undangan sore itu semula diterimanya dari pihak Sekretariat Presiden.
Rincian Pelantikan Belum Dirinci
Sejauh ini, baik Yusril maupun Pratikno sama-sama belum membuka rincian pelantikan yang dimaksud. Mulai dari susunan menteri yang akan dilantik hingga daftar pejabat yang diberhentikan, tidak satu pun yang dijelaskan.
Adapun poin-poin yang bisa dipastikan dari keterangan para pejabat sore itu antara lain:
- Yusril menyebut Istana akan menggelar pelantikan menteri hari ini, meski tidak merinci daftar namanya.
- Pratikno mengaku datang karena adanya undangan dari presiden yang berkaitan dengan pelantikan.
- Hingga kini belum ada penjelasan soal menteri yang akan diberhentikan atau justru dilantik.
Dengan demikian, publik tinggal menunggu konfirmasi resmi dari Istana terkait agenda yang digelar pada Senin (14/9) sore tersebut.
Baca juga: profil dan perjalanan karier Yusril Ihza Mahendra
Sumber: cnnindonesia.
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










