TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tren #KaburAjaDulu Menggema, Bentuk Kekecewaan Masyarakat RI?

Tren #KaburAjaDulu Menggema, Bentuk Kekecewaan Masyarakat RI?

By Joni Sitohang
23 Februari 2025
234
0
Tren #KaburAjaDulu Menggema, Bentuk Kekecewaan Masyarakat RI?

TIKTAK.ID – Belakangan ini gerakan “Kabur Aja Dulu” viral di media sosial. Bahkan gerakan itu turut menjadi sorotan media asing. Fenomena tersebut mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap berbagai masalah di Indonesia yang membuat para generasi muda ingin pindah ke negara asing.

Salah satu media asing, South China Morning Post, mengatakan anak muda Indonesia menyuarakan keinginan untuk merantau lewat tagar #KaburAjaDulu di platform seperti X dan TikTok.

“Jika kamu tidak terlalu terikat dengan negara ini, pertimbangkan benar-benar untuk #KaburAjaDulu. Serius”, tulis pengguna X, Petra Novandi.

Baca juga : Ekonom Nilai Efisiensi Prabowo Brutal dan Kontraproduktif

Menanggapi hal itu, pengamat menilai terdapat berbagai alasan di balik tren ini. Pendiri Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, menganggap faktor ekonomi, ketidakadilan sosial, dan harapan akan masa depan yang lebih baik menjadi pemicu utama diskusi ini.

Sementara itu di media sosial, pengguna berbagi tips serta kelebihan dan kekurangan hidup di luar negeri. Contohnya pengguna X, Hafizha Anisa, mengaku muak dengan masalah di Indonesia, namun tetap mencintai alam, makanan, cuaca, dan budaya negara ini.

Kemudian seorang warga Indonesia di Jerman, Yoel Sumitro, membagikan daftar negara dengan gaji tinggi, kualitas hidup baik, serta kemudahan visa dan peluang kerja di sektor teknologi. Ia lantas merekomendasikan Singapura, Amsterdam, Tokyo, Berlin, dan Dubai sebagai tujuan utama bagi pekerja teknologi.

Baca juga : Mendagri Sebut Proyek Infrastruktur Daerah Bakal Diambil Alih Pusat Buntut Banyaknya Kebocoran

“Banyak yang bertanya langsung kepada saya bagaimana caranya bekerja di luar negeri,” ujar Sumitro. Pria asal Solo tersebut sudah bekerja di Jerman, Singapura, dan AS, serta saat ini menjabat sebagai Senior Director di perusahaan di Berlin sejak 2022.

Sumitro pertama kali tinggal di luar negeri pada 2011 silam, ketika menempuh pendidikan magister di University of Washington. Usai lulus, ia bekerja di sejumlah negara, sebelum kembali ke Indonesia pada 2018.

“Bekerja di Indonesia menyenangkan lantaran dekat dengan keluarga dan teman. Saya tak punya keluhan karena mendapatkan fasilitas dan gaji yang baik sebagai pekerja berketerampilan tinggi,” terangnya.

Baca juga : Kuasai 80 Persen Kursi Parlemen, Gerindra Optimis KIM Plus Jadi Koalisi Permanen

Akan tetapi, setelah empat tahun di Indonesia, ia merasa kariernya stagnan.

“Bila ingin berkembang lebih jauh, saya harus ke luar negeri. Saya ingin merasakan menjadi eksekutif di dalam tim multinasional,” imbuhnya.

Tags#KaburAjaDuluKabur Aja Dulu

Related articles More from author

  • Kemenaker dan DPD Buka Suara usai Heboh #KaburAjaDulu
    Nasional

    Kemenaker dan DPD Buka Suara usai Heboh #KaburAjaDulu

    23 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Ma'ruf Amin Sebut Amerika dan China Mulai Berdialog, KTT G-20 di Bali Berhasil?
    Nasional

    Ma’ruf Amin Sebut Amerika dan China Mulai Berdialog, KTT G-20 di Bali Berhasil?

    20 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Sekjen Gerindra Blak-blakan Ungkap Alasan Prabowo Dukung Gibran pada Pilkada Solo
    Nasional

    Sekjen Gerindra Blak-blakan Ungkap Alasan Prabowo Dukung Gibran pada Pilkada Solo

    7 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Komnas HAM Duga Ada Cacat Prosedur di Balik Penangkapan Jurnalis-Aktivis Morowali
    Nasional

    Komnas HAM Duga Ada Cacat Prosedur di Balik Penangkapan Jurnalis-Aktivis Morowali

    8 Januari 2026
    By Johan Arif
  • Jokowi Beri Peringatan Soal Potensi Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia
    Nasional

    Jokowi Beri Peringatan Soal Potensi Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia

    28 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Demokrat Soal Isu Reshuffle: Jokowi Jangan Intimidasi Parpol Usung Capres 2024
    Nasional

    Demokrat Soal Isu Reshuffle: Jokowi Jangan Intimidasi Parpol Usung Capres 2024

    16 Oktober 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Cerita Ahok Kala Jadi Gubernur: Dicap Tak Manusiawi Lantaran Tertibkan Bangunan Liar untuk Normalisasi
    Nasional

    Ahok Dilindungi 2 Sosok Mengenakan Atribut Perang Bawa Tombak dan Pedang

  • PPP Rayu PKS Ikut Bangun Koalisi Besar
    Nasional

    PPP Rayu PKS Ikut Bangun Koalisi Besar

  • rio haryanto pembalap f1 pertama indonesia beraksi di sirkuit formula 1
    Olahraga

    Profil Rio Haryanto: Pembalap F1 Pertama dari Indonesia

  • Tawa Surya Paloh Tanggapi Wacana Duet Ganjar-Anies di Pilpres 2024
    Nasional

    Tawa Surya Paloh Tanggapi Wacana Duet Ganjar-Anies di Pilpres 2024

  • Dukung Efisiensi Anggaran Prabowo Rp750 Triliun, PSI: Ini yang Diperlukan untuk Kemajuan Bangsa
    Nasional

    Dukung Efisiensi Anggaran Prabowo Rp750 Triliun, PSI: Ini yang Diperlukan untuk Kemajuan Bangsa

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.