TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ekonom Nilai Efisiensi Prabowo Brutal dan Kontraproduktif

Ekonom Nilai Efisiensi Prabowo Brutal dan Kontraproduktif

By Joni Sitohang
23 Februari 2025
287
0
Ekonom Nilai Efisiensi Prabowo Brutal dan Kontraproduktif

TIKTAK.ID – Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS), mengatakan bahwa efisiensi anggaran yang dijalankan oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak direncanakan dengan baik. Dia berpendapat hal itu bisa menghambat pertumbuhan ekonomi di 2025.

Menurut Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, pihaknya hanya memasang target 4,7% untuk pertumbuhan ekonomi 2025. Sebab, dia menyebut pemangkasan anggaran bakal berdampak signifikan terhadap belanja Pemerintah, baik di level Pusat maupun daerah.

“Tampaknya efisiensi ini dilakukan secara brutal dan justru mengganggu dari sisi program Pemerintah sendiri. Jadi khawatir Prabowo ingin mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dengan efisiensi ini, namun justru di banyak daerah di kementrian/lembaga turun perputaran uang. CELIOS memasang target 4,7% untuk pertumbuhan ekonomi 2025, salah satunya karena adanya efisiensi yang tidak dengan perencanaan baik,” ujar Bhima, pada Minggu (16/2/25), seperti dilansir detikcom.

Baca juga : Mendagri Sebut Proyek Infrastruktur Daerah Bakal Diambil Alih Pusat Buntut Banyaknya Kebocoran

Bhima mengaku khawatir pemotongan anggaran tersebut dapat mengganggu pelayanan publik, bahkan menghambat investasi masuk. Apalagi, kata Bhima, bila efisiensi dialihkan ke Makan Bergizi Gratis (MBG), yang pengelolaannya dinilai belum ideal.

“Perbaikan jalan contohnya, anggarannya ditiadakan. Banyak kebijakan-kebijakan yang justru efisiensinya mengarah pada kontraproduktif. Terlebih kalau ini efisiensi dialihkan ke Makan Bergizi Gratis, kita tahu pengelolaan Makan Bergizi Gratis juga belum ideal, maka ini bakal menghambat pertumbuhan ekonomi,” tegas Bhima.

Bhima menyatakan setuju bila anggaran yang perlu dipotong seperti perjalanan dinas, pengadaan ATK hingga pembelian mobil dinas baru. Akan tetapi, jika sudah mengusik anggaran program, maka hal itu merupakan sesuatu yang blunder untuk pertumbuhan ekonomi.

Baca juga : Kuasai 80 Persen Kursi Parlemen, Gerindra Optimis KIM Plus Jadi Koalisi Permanen

“Jika sampai hal-hal yang esensial mengganggu kinerja, saya pikir bisa blunder ke pertumbuhan ekonomi. Juga bisa blunder bukan hanya ke sektor ekonomi, namun perhotelan ya yang memang mengaku mengalami kerugian besar atau sektor sewa jasa kendaraan,” jelas Bhima.

“Hal ini akan mendorong PHK besar-besaran di berbagai sektor, bahkan di sektor Pemerintahan itu sendiri, khususnya tenaga kerja honorer yang faktanya masih diperlukan untuk menjalankan fungsi pelayanan publik,” imbuh Bhima.

TagsCELIOSCenter of Economic and Law StudiesEfisiensi AnggaranMakan BergiziMakan Bergizi GratisPrabowo

Related articles More from author

  • Pengamat Prediksi Pertemuan Prabowo-Megawati Bakal Pinggirkan Cawe-cawe Jokowi
    Nasional

    Pengamat Prediksi Pertemuan Prabowo-Megawati Bakal Pinggirkan Cawe-cawe Jokowi

    24 Januari 2025
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Beri Deddy Corbuzier Pangkat Letkol Tituler, Apa Itu?
    Nasional

    Prabowo Beri Deddy Corbuzier Pangkat Letkol Tituler, Apa Itu?

    12 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Prabowo Sebut Jet Tempur Canggih Semi Siluman ini Kemahalan
    Nasional

    Prabowo Sebut Jet Tempur Canggih Semi Siluman ini Kemahalan

    15 Desember 2019
    By
  • Prabowo Ikut Bersuara Usai Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak di Pilpres
    Nasional

    Prabowo Ikut Bersuara Usai Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak di Pilpres

    30 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Soal Polemik Masa Jabatan Ketum Parpol, PPP: Bukan Ranah MK
    Nasional

    Soal Polemik Masa Jabatan Ketum Parpol, PPP: Bukan Ranah MK

    1 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Perintahkan Prabowo, Erick Thohir dan Basuki Kerja Keroyokan, Bikin Apa?
    Nasional

    Jokowi Perintahkan Prabowo, Erick Thohir dan Basuki Kerja Keroyokan, Bikin Apa?

    26 Juni 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • CR7 Segera Teken Kontrak Baru dengan Al Nassr, Gaji Rp63,6 Miliar per Pekan
    Olahraga

    CR7 Segera Teken Kontrak Baru dengan Al Nassr, Gaji Rp63,6 Miliar per Pekan

  • Kembali Tunjukkan Kepedulian, Kali ini Via Vallen Sediakan Makanan Gratis di Depan Rumah
    Selebriti

    Kembali Tunjukkan Kepedulian, Kali ini Via Vallen Sediakan Makanan Gratis di Depan Rumah

  • SBY Akhirnya Buka-Bukaan Tentang Langkah Jokowi Perangi Corona
    Nasional

    SBY Akhirnya Buka-Bukaan Tentang Langkah Jokowi Perangi Corona

  • Polisi Terjunkan Ribuan Personel Kawal Serikat Buruh Turun Aksi Solidaritas Palestina
    Nasional

    Polisi Terjunkan Ribuan Personel Kawal Serikat Buruh Turun Aksi Solidaritas Palestina

  • Kecewa Berat Jokowi Digelari 'King of Lip Service', Ngabalin: Itu Nyinyir, Bukan Kritik
    Nasional

    Kecewa Berat Jokowi Digelari ‘King of Lip Service’, Ngabalin: Itu Nyinyir, Bukan Kritik

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.