TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Aqil Siraj: Indonesia ‘Negara yang Kalah’ karena Masih Impor Vaksin Corona

Aqil Siraj: Indonesia ‘Negara yang Kalah’ karena Masih Impor Vaksin Corona

By Joni Sitohang
23 Juni 2021
464
0
Aqil Siraj: Indonesia 'Negara yang Kalah' karena Masih Impor Vaksin Corona

TIKTAK.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siraj mengungkapkan bahwa negara-negara yang masih melakukan impor vaksin virus Corona (Covid-19) adalah negara yang kalah dalam perang biologis yang melanda dunia saat ini.

“Adanya Covid-19 ini ada perang baru, perang biologi, dan perang vaksin. Negara yang mampu memproduksi vaksin akan menjadi pemenang dalam perang ini. Sedangkan negara yang tak mampu, hanya impor saja, itulah negara yang kalah,” ujar Said saat berpidato di acara Haul Emas KH Wahab Chasbullah ke-50 yang disiarkan di kanal YouTube NU Channel, seperti dilansir CNN Indonesia.

Kemudian Said mengkritik Indonesia yang masih belum mampu membuat vaksin virus Corona sampai saat ini. Padahal, ia mengatakan virus tersebut sudah bermutasi lebih berbahaya dari sebelumnya. Ia pun menilai dibutuhkan vaksin yang lebih canggih lagi untuk melawan varian delta virus Corona yang lebih ganas tersebut.

Baca juga : Demokrat Ungkap Ada Isu Jokowi 3 Periode Berkedok Force Majeur Pandemi Covid-19

“Padahal pandemi ini sudah berubah varian, dan muncul yang lebih ganas, yakni varian delta. Itu butuh vaksin yang lebih canggih lagi. Kita belum mampu membuat vaksin yang pertama, namun pandeminya sudah meningkat ke level ketiga,” tutur Said.

Oleh sebab itu, Said mengklaim negara-negara yang menjadi produsen vaksin akan menjadi pemenang dalam perang biologis yang terjadi saat ini. Ia pun mengaku khawatir jika Indonesia bisa didikte oleh para negara-negara produsen vaksin virus Corona di kemudian hari.

Lantas Said menyatakan masih belum mengetahui sejauh mana pengaruh perang vaksin global tersebut bagi Indonesia. Meski begitu, dia berharap dampaknya tidak sampai berbahaya bagi Indonesia di kemudian hari.

Baca juga : Tolak Presiden 3 Periode, Refly Harun: Sudah Cukup, Pak Jokowi Sudah Jadul

“Perang biologi, penguasa industri, kesehatan, dan industri vaksin misalnya, menjadi panglima yang bisa menguasai kebijakan suatu negara. Kita akan didikte oleh negara yang bisa memproduksi vaksin,” ucap Said.

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto memaparkan bahwa Indonesia mengimpor vaksin dari lima negara sekaligus. Namun ia menjelaskan, vaksin tersebut tidak spesifik untuk vaksin Virus Corona. Adapun kelima negara pengimpor vaksin terbesar ke Indonesia yakni China, Hong Kong, Amerika Serikat, Belgia dan Prancis.

TagsAqil SiradjCoronaCOVID-19PBNUVaksin CoronaVirus Corona

Related articles More from author

  • Ajak Masyarakat Bersahabat dengan New Normal, Yusuf Mansyur: Jangan Baper Jangan Pundung
    Nasional

    Ajak Masyarakat Bersahabat dengan New Normal, Yusuf Mansyur: Jangan Baper Jangan Pundung

    24 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Anies: Covid-19 Bukan Wabah Pertama di Dunia, Rumus Penanganannya Sudah Ada Seabad Lalu
    Nasional

    Anies: Covid-19 Bukan Wabah Pertama di Dunia, Rumus Penanganannya Sudah Ada Seabad Lalu

    10 April 2020
    By Johan Arif
  • Nasional

    Dicap Koalisi Orang Kalah di Pilpres 2019, KAMI: Yang Kalah itu Prabowo Subianto

    23 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Iuran BPJS Naik Lagi Saat Pandemi, Apa Alasannya?
    Nasional

    Iuran BPJS Naik Lagi Saat Pandemi, Apa Alasannya?

    13 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Ketum PBNU Kembali Aktifkan 63 Fungsionaris Usai Pencoblosan, Termasuk Erick Thohir dan Habib Luthfi
    Nasional

    Ketum PBNU Kembali Aktifkan 63 Fungsionaris Usai Pencoblosan, Termasuk Erick Thohir dan Habib Luthfi

    19 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Ancaman Reshuffle Tak Terbukti, Pengamat: Lama-lama Kemarahan Jokowi Hilang Kredibilitasnya
    Nasional

    Survei Ungkap Mayoritas Rakyat Tolak Tambah Masa Jabatan Jokowi

    28 Februari 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tips Menghilangkan Komedo Putih dan Komedo Hitam
    Tips & Tutorial

    Tips Menghilangkan Komedo Putih dan Komedo Hitam

  • Salurkan Semangatnya Bantu Sesama, Brisia Jodie Jual Baju Bekas dan Es Teh
    Selebriti

    Salurkan Semangatnya Bantu Sesama, Brisia Jodie Jual Baju Bekas dan Es Teh

  • Nasional

    BPJS Kesehatan Umumkan Tanggung Biaya Keracunan MBG, Asal Peserta Aktif dan Bukan KLB

  • TIKTAK.ID - Ilustrasi Saat Densus 88 Menangkap Terduga Teroris
    Nasional

    Mahfud MD: Jaringan Kelompok Teroris di Medan Harus Diburu

  • Doa Ulama MUI di Sidang Tahunan MPR Diulang 3 Kali: Ya Allah, Perbaiki Pemimpin Kami
    Nasional

    Doa Ulama MUI di Sidang Tahunan MPR Diulang 3 Kali: Ya Allah, Perbaiki Pemimpin Kami

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.