TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›BPJS Kesehatan Umumkan Tanggung Biaya Keracunan MBG, Asal Peserta Aktif dan Bukan KLB

BPJS Kesehatan Umumkan Tanggung Biaya Keracunan MBG, Asal Peserta Aktif dan Bukan KLB

By Johan Arif
15 Oktober 2025
180
0

TIKTAK.ID – BPJS Kesehatan diketahui telah mengumumkan kesiapannya menanggung biaya penanganan medis terkait keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Akan tetapi, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi supaya penjaminan ini bisa berlaku.

Menurut Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, biaya penanganan medis akan ditanggung, selama kasus keracunan tidak dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Biaya penanganan medis dalam kasus keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan selama bukan Kejadian Luar Biasa (KLB),” ujar Ali, seperti dikutip Liputan6.com dari Antara.

Baca juga : Rombongan TNI AD Pelajari Manajemen Makanan Militer Singapura untuk Sukseskan MBG

Penjaminan tersebut juga hanya berlaku bagi peserta aktif BPJS Kesehatan.

“Akan tetapi, nilai manfaat ini hanya berlaku bagi peserta BPJS Kesehatan,” imbuh Ali.

Ali menjelaskan, bila suatu insiden keracunan dinyatakan sebagai KLB lokal, maka tanggung jawab penanganan biaya bakal berada di tangan pemerintah daerah.

“Sepanjang tak ada declare kalau itu masalah terkait dengan KLB, kalau KLB lokal, maka tanggung jawabnya Pemda,” tutur Ali.

Baca juga : Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN, Ini Kata Istana

Untuk diketahui, sampai pertengahan September 2025, Kementerian Kesehatan melaporkan adanya 60 kasus keracunan dengan total sebanyak 5.207 penderita akibat insiden keracunan menu MBG.

“Hingga pertengahan September 2025, Kementerian Kesehatan telah melaporkan sedikitnya 60 kasus dengan 5.207 penderita dari insiden keracunan menu MBG,” papar Ali.

Sementara itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat ada 55 kasus dengan 5.320 penderita. Provinsi Jawa Barat pun diidentifikasi sebagai wilayah dengan jumlah kasus keracunan MBG terbanyak.

“Jawa Barat adalah provinsi dengan kasus keracunan MBG terbanyak,” terangnya.

Baca juga : Pramono Klaim Tak Berambisi Jadi Gubernur Jakarta Dua Periode

Lebih lanjut, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, turut menekankan pentingnya transparansi data soal dugaan kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis. Data ini bakal dibuka untuk publik melalui Badan Gizi Nasional (BGN).

“Data terkait dugaan kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal dibuka untuk publik melalui Badan Gizi Nasional (BGN),” jelas Budi.

Data itu sudah dikumpulkan secara harian oleh Kementerian Kesehatan lewat jaringan Puskesmas di seluruh Indonesia dan sudah disampaikan kepada BGN untuk proses verifikasi lebih lanjut.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsAli Ghufron MuktibpjsMakan Bergizi GratisMBG

Related articles More from author

  • Saat Prabowo Galakkan Efisiensi, Program MBG Malah Digrojok Tambahan Anggaran Rp100 Triliun
    Nasional

    Saat Prabowo Galakkan Efisiensi, Program MBG Malah Digrojok Tambahan Anggaran Rp100 Triliun

    19 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Usulkan Dana Pendidikan Khusus Saat Bencana, Komisi X: Bisa Pakai Cadangan MBG
    Nasional

    Usulkan Dana Pendidikan Khusus Saat Bencana, Komisi X: Bisa Pakai Cadangan MBG

    20 Januari 2026
    By Johan Arif
  • Siapa Ribka Tjiptaning
    Nasional

    Viral Videonya Kritik Pedas BPJS, Siapakah Sebenarnya Ribka Tjiptaning?

    11 November 2019
    By Adam Humain
  • Kejagung Akui Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang Terkait Dugaan Korupsi MBG
    Nasional

    Kejagung Akui Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang Terkait Dugaan Korupsi MBG

    24 Juni 2026
    By Johan Arif
  • Prabowo Minta Maaf Soal Program Makan Bergizi Gratis yang Belum Merata
    Nasional

    Prabowo Minta Maaf Soal Program Makan Bergizi Gratis yang Belum Merata

    23 Januari 2025
    By Joni Sitohang
  • Mendagri: Harga Telur Naik Imbas MBG Positif, Tinggal Tambah Supply
    Nasional

    Mendagri: Harga Telur Naik Imbas MBG Positif, Tinggal Tambah Supply

    28 Oktober 2025
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • NasDem Tegaskan Tak Akan Menarik Diri dari Pemerintahan Jokowi Meski Tak Punya Menteri Sekalipun
    Nasional

    NasDem Tegaskan Tak Akan Menarik Diri dari Pemerintahan Jokowi Meski Tak Punya Menteri Sekalipun

  • Jubir Jokowi Beberkan Alasan Dibentuknya Kementerian Investasi
    Nasional

    Jubir Jokowi Beberkan Alasan Dibentuknya Kementerian Investasi

  • Aturan Baru WhatsApp, Hanya Bisa Sekali Forward
    Teknologi

    Aturan Baru WhatsApp, Hanya Bisa Sekali Forward

  • Javier Tebas: Messi Bukan Faktor Utama Keberhasilan La Liga
    Olahraga

    Javier Tebas: Messi Bukan Faktor Utama Keberhasilan La Liga

  • Xiaomi, Oppo, dan Realme Umumkan Akan Pakai Qualcomm Snapdragon 888
    Teknologi

    Xiaomi, Oppo, dan Realme Umumkan Akan Pakai Qualcomm Snapdragon 888

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.