
TIKTAK.ID – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti sambangi Menteri BUMN Erick Thohir Jumat (6/3/20). Pertemuan itu terbilang mendadak, dan beredar spekulasi Susi bakal menyusul Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, sebagai bos BUMN.
Erick pun mengunggah pertemuannya dengan Susi di akun Instagram pribadinya, @erickthohir. Pada keterangan foto yang diunggah Erick, ia menyebut pertemuan mereka hanya sekadar saling berbagi pengalaman. Karena keduanya pernah sama-sama sebagai menteri di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Susi sebagi menteri di masa periode pertama kepemimpinan Presiden Jokowi pada tahun 2014 hingga 2019.
Baca juga: Tak Terima Dikesankan ‘Sok Pinter’, Effendi Ghazali Tantang Susi Pudjiastuti Tunjukkan Bukti
Erick mengakui pertemuan itu bukan sebagai lobi suatu jabatan tertentu. Namun publik menduga pertemuan ini menyerupai pertemuan Erick dengan Ahok di masa sebelumnya kala Ahok akan diposisikan sebagai Komisaris Utama Pertamina.
“Kedatangan tamu istimewa minggu ini. Senior dan sahabat saya, ibu @susipudjiastuti115. Kami ‘curhat-curhatan’ mengenai banyak hal. Mulai dari bisnis hingga good corporate governance,” ungkap Erick Thohir di Instagramnya, seperti dilansir Tribunnews.com.
Erick lalu mendoakan kesehatan untuk Susi yang telah bersedia mampir ke Kementerian BUMN menemuinya. Kehadirannya memperoleh apresiasi tersendiri karena telah meluangkan waktu di tengah kesibukannya.
Baca juga: Susi Pudjiastuti Kritisi Soal Impor Garam, Edhy Prabowo Ngaku Terpaksa
Halaman selanjutnya…
Rusli Qomar adalah seorang penulis yang berdedikasi mengulas berbagai isu seputar dunia kesehatan dan kesejahteraan (wellness). Melalui karya-karyanya, Rusli aktif menyajikan informasi yang edukatif mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, serta membagikan tips gaya hidup sehat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Dengan gaya penulisan yang lugas, terstruktur, dan berbasis pada referensi tepercaya, Rusli berkomitmen untuk menyederhanakan istilah-istilah medis yang rumit agar mudah dipahami oleh pembaca umum. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan preventif, pemenuhan nutrisi harian, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental










