TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›PA 212: Kalau Takut Tangkap Jokowi, Kapolri Wajib Mundur

PA 212: Kalau Takut Tangkap Jokowi, Kapolri Wajib Mundur

By Joni Sitohang
25 Februari 2021
403
0
PA 212 Minta Semua Stasiun TV Tayangkan Film G30S/PKI

TIKTAK.ID – Wakil Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persaudaraan Islam (PA) 212, Novel Bamukmin meminta Polri agar segera menindak Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diduga telah memicu kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan.

Novel mengatakan Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo yang kini memimpin Polri harus bertindak berani dalam menegakkan hukum, termasuk memeriksa Presiden Ketujuh RI itu.

“Kalau Polri tidak berani menangkap Jokowi yang sudah jelas menjadi penyebab kerumunan, maka Kapolri wajib mengundurkan diri,” ujar Novel, seperti dilansir JPNN.com, Kamis (25/2/21).

Baca juga : Wagub DKI Ajak Semua Pihak Jujur: Banjir Daerah Lain Berhari-hari Bahkan Berminggu-minggu, di Jakarta Satu Hari Surut

Menurut Novel, Jokowi sudah kelewatan ketika kunjungan kerjanya di Nusa Tenggara Timur (NTT) menimbulkan kerumunan tanpa protokol kesehatan. Untuk itu, Novel menegaskan, tidak ada alasan bagi Kepolisian untuk membiarkan Jokowi.

“Polisi harus segera melakukan proses hukum kepada Jokowi dan semua yang terlibat dalam kerumunan itu. Sebab, sangat jelas pelanggarannya,” ucap Novel.

Untuk diketahui, Jokowi sempat melakukan kunjungan kerja ke Maumere, NTT, Selasa (23/2/21). Berdasarkan berbagai video yang beredar, tampak massa berkerumun mendekati Jokowi yang berada di dalam mobil.

Baca juga : Ikuti Aturan Baru Jokowi, Pesangon Buruh Lebih Kecil dari Sebelumnya, Berikut Rinciannya

Kemudian Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin menyebut kerumunan itu terjadi akibat spontanitas warga. Bey mengklaim saat Jokowi menyapa masyarakat, justru ia mewanti-wanti soal penggunaan masker.

“Jadi sebenarnya kerumunan itu karena melihat spontanitas dan antusiasme masyarakat Maumere saat menyambut kedatangan Presiden Jokowi. Kebetulan mobil yang digunakan Presiden atapnya dapat dibuka, sehingga Presiden dapat menyapa masyarakat, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk mengenakan masker,” jelas Bey.

Sementara itu, epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman menyayangkan kerumunan yang terjadi di Maumere itu. Ia menyatakan, seharusnya Jokowi bisa memberikan contoh mengenai pentingnya protokol kesehatan Covid-19, 5M.

Baca juga : PP Jaminan Kehilangan Pekerjaan Resmi Diteken Jokowi

“Selain 3M, juga perlu meminimalisir mobilitas, serta mencegah keramaian kerumunan. Itu adalah contoh yang harus kita berikan,” tutur Dicky, mengutip Kompas.com, Rabu (24/2/21).

Dicky menganggap perlu adanya keteladanan dan konsistensi atau komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan. Ia melanjutkan, contoh keteladanan itu dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk pejabat publik, dalam hal ini tak terkecuali Presiden Jokowi sendiri.

TagsJokowiKapolrilistyoNovel BamukminPA 212Protokol Kesehatan

Related articles More from author

  • Jokowi Tegur Menantunya, Bobby Nasution Soal Dana 1,8 Triliun
    Nasional

    Jokowi Tegur Menantunya, Bobby Nasution Soal Dana 1,8 Triliun

    18 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Mobil yang Dipakai Jokowi Terjang Banjir di Kalsel Jadi Buruan di AS
    Nasional

    Mobil yang Dipakai Jokowi Terjang Banjir di Kalsel Jadi Buruan di AS

    9 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Rocky Gerung Puji Jokowi Jenius: Masukkan Zulhas ke Istana, Tutup Peluang Anies Diusung PAN
    Nasional

    Rocky Gerung Puji Jokowi Jenius: Masukkan Zulhas ke Istana, Tutup Peluang Anies Diusung PAN

    17 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Relawan Mercy Perubahan Membelot Dukung AMIN, Demokrat: Tak Perlu Ditanggapi
    Nasional

    Relawan Mercy Perubahan Membelot Dukung AMIN, Demokrat: Tak Perlu Ditanggapi

    10 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Sultan DIY Ngaku Diminta Jokowi Jembatani Pertemuan dengan Megawati
    Nasional

    Sultan DIY Ngaku Diminta Jokowi Jembatani Pertemuan dengan Megawati

    17 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Jokowi-Mahmoud Abbas Bahas Isu Pencaplokan Tanah Palestina Oleh Israel
    Nasional

    Jokowi-Mahmoud Abbas Bahas Isu Pencaplokan Tanah Palestina Oleh Israel

    30 Juli 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Soal SBY Klaim Demokrat, Pakar: Aneh, Partai itu Badan Publik
    Nasional

    SBY Bakal ‘Turun Gunung’ di Pemilu 2024

  • Garmin Instinct Crossover, Tampilan Seperti Jam Sport Analog
    Teknologi

    Garmin Instinct Crossover, Tampilan Seperti Jam Sport Analog

  • Uji Materi Batas Usia Capres-Cawapres Disebut Demi Akomodir Gibran, Jokowi: Jangan Berandai-andai
    Nasional

    Uji Materi Batas Usia Capres-Cawapres Disebut Demi Akomodir Gibran, Jokowi: Jangan Berandai-andai

  • Erdogan Perintahkan Menlu Turki Usir 10 Duta Besar dari Negaranya
    Internasional

    Erdogan Perintahkan Menlu Turki Usir 10 Duta Besar dari Negaranya

  • PA 212 Minta Semua Stasiun TV Tayangkan Film G30S/PKI
    Nasional

    Soal Fadli Zon Dipolisikan Gegara Video Porno, PA 212: Pengalihan Isu Kasus FPI

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.