TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Nasib ‘Tak Jelas’ Kasus Kanjuruhan di Tengah Isu Perang Jenderal di Tubuh Polri

Nasib ‘Tak Jelas’ Kasus Kanjuruhan di Tengah Isu Perang Jenderal di Tubuh Polri

By Joni Sitohang
8 November 2022
429
0
Nasib ‘Tak Jelas' Kasus Kanjuruhan di Tengah Isu Perang Jenderal di Tubuh Polri

TIKTAK.ID – Sebulan sudah berlalu sejak Tragedi Kanjuruhan merenggut nyawa sebanyak 135 orang suporter sepak bola Indonesia. Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) juga telah menuntaskan investigasi dan Komnas HAM sudah memberi rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun hingga kini publik dan pengamat masih mempertanyakan kerja kepolisian menuntaskan kasus, memburu siapa aktor paling bertanggung jawab. Komnas HAM menilai masih kurang cukup Polri menetapkan enam tersangka.

Sementara itu, keriuhan kasus-kasus jenderal polisi justru mengemuka. Menko Polhukam, Mahfud MD mengklaim tengah ada “perang bintang” di tubuh Polri yang melibatkan para jenderal.

Baca juga : Prabowo Sowan ke Rais Aam PBNU: Bukan Urusan Pilpres

Menurut Sekjen Federasi KontraS, Andy Irfan, bisa saja perang bintang itu merembet pada pengusutan Tragedi Kanjuruhan. Dia menerangkan, dugaan itu muncul dari kebuntuan kasus tersebut.

“Mau enggak mau, suka enggak suka, kita memiliki feeling ada semacam aksi jebak-menjebak, aksi saling pukul di antara para jenderal kita di polisi,” ungkap Andy, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (6/11/22).

Kemudian Andy mempertanyakan alasan Polri tak kunjung memeriksa Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta. Dia menegaskan, Nico jelas-jelas bertanggung jawab atas pemberian izin pertandingan sampai mengizinkan Bantuan Kendali Operasi (BKO) pengamanan.

Baca juga : PAN Usulkan Zulhas Diduetkan dengan Airlangga Jadi Paslon KIB

Sekadar informasi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo justru memutasi Nico ke jabatan Staf Ahli Sosbud Kapolri. Kemudian posisi Nico diisi oleh Irjen Teddy Minahasa, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba sesaat sebelum pelantikan.

Andy melanjutkan, dugaan “perang bintang” membuat buntu Tragedi Kanjuruhan itu minim bukti. Meski begitu, dia mengakui hal serupa pernah terjadi pada sejumlah tragedi kemanusiaan di negeri ini. Dia memaparkan, sejarah mencatat perseteruan jenderal di tragedi-tragedi seperti Malari, penculikan aktivis ’98, penembakan Semanggi, hingga Komando Jihad.

“Mau enggak mau nalar konspiratif kita, ‘Orang lagi bertempur nih masing-masing jenderal ini, dan korbannya adalah rakyat’,” tutur Andy.

Baca juga : Hasto Soal Isu Jokowi Jadi Ketum PDIP: Provokator Politik

Senada dengan Andy, Peneliti bidang kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, juga menilai saat ini ada pertempuran antarjenderal di Polri. Dia pun menyebut perseteruan itu merambat ke Tragedi Kanjuruhan, yang tercermin mulai dari mandeknya penetapan tersangka sampai keputusan Polri menolak laporan Aremania.

TagsPolriTGIPFTragedi Kanjuruhan

Related articles More from author

  • Buka Pendidikan Bintara Polri TA 2020/2021, Kapolda Jateng Jamin Terapkan Protokol Kesehatan
    Nasional

    Buka Pendidikan Bintara Polri TA 2020/2021, Kapolda Jateng Jamin Terapkan Protokol Kesehatan

    17 November 2020
    By Joni Sitohang
  • 2 Tersangka Teroris JAD di Lombok Timur Diciduk Densus 88
    Nasional

    2 Tersangka Teroris JAD di Lombok Timur Diciduk Densus 88

    22 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Kenali Bahaya Gas Air Mata seperti yang Ditembakkan di Stadion Kanjuruhan
    Nasional

    Kenali Bahaya Gas Air Mata seperti yang Ditembakkan di Stadion Kanjuruhan

    5 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Jimly Ungkap Rekomendasi Reformasi Polri Sudah Rampung, tapi Presiden Belum Punya Waktu Ketemu
    Nasional

    Jimly Ungkap Rekomendasi Reformasi Polri Sudah Rampung, tapi Presiden Belum Punya Waktu Ketemu

    28 April 2026
    By Joni Sitohang
  • Polri Ungkap Alasan Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung
    Nasional

    Polri Ungkap Alasan Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

    15 Juli 2026
    By Joni Sitohang
  • Polri Tindak Lanjuti Info Munculnya Buronan Harun Masiku di Kamboja
    Nasional

    Polri Tindak Lanjuti Info Munculnya Buronan Harun Masiku di Kamboja

    29 Juli 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Lebih dari 800 Pegawai Dinas Rahasia AS Positif Covid-19
    Internasional

    Lebih dari 800 Pegawai Dinas Rahasia AS Positif Covid-19

  • Perdana Menteri Irak, Mustafa Al-Kadhimi
    Internasional

    Baghdad: Pasukan AS Segera Keluar dari Irak

  • Viral Minum Oralit Saat Sahur Bisa Cegah Haus, Ini Faktanya
    Tips & Tutorial

    Viral Minum Oralit Saat Sahur Bisa Cegah Haus, Ini Faktanya

  • Bertemu 3 Petinggi Koalisi Perubahan, Anies: Samakan Langkah dan Strategi
    Nasional

    Bertemu 3 Petinggi Koalisi Perubahan, Anies: Samakan Langkah dan Strategi

  • Dekan Fisip UMJ Sesalkan Ulah Mahasiswa Catut Nama BEM Masuki Arena Politik Praktis
    Nasional

    Dekan Fisip UMJ Sesalkan Ulah Mahasiswa Catut Nama BEM Masuki Arena Politik Praktis

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.