TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Mengapa Tingkat Kematian Covid-19 di Jerman Rendah? Begini Analisa para Ahli

Mengapa Tingkat Kematian Covid-19 di Jerman Rendah? Begini Analisa para Ahli

By Bagas F Sinaga
27 Maret 2020
1295
0
Mengapa Tingkat Kematian Covid-19 di Jerman Rendah? Begini Analisa para Ahli

TIKTAK.ID – Di saat banyak negara di seluruh dunia panik menghadapi pandemi virus Corona, gambaran berbeda terjadi di Jerman. Negara yang sekitar 34 ribu warganya terinfeksi Covid-19 ini, mencatat angka kematian sangat rendah bila dibandingkan dengan negara-negara lain, seperti yang dilaporkan NBC News, Rabu (25/3/20).

Tercatat 172 orang meninggal akibat Covid-19 di Jerman. Angka itu merupakan 0,5 persen dari keseluruhan angka kasus. Bahkan jumlah itu lebih rendah daripada tingkat kematian di negara Eropa lain seperti Italia yang melonjak hampir 10 persen.

Juga masih sangat jauh jika dibandingkan dengan Amerika Serikat. Negara Paman Sam itu pada Rabu kemarin mencatat sekitar 55 ribu kasus dengan angka kematian mencapai 1,4 persen atau sekitar 800 orang.

Baca juga: Spanyol Kewalahan Urus Ribuan Jenazah Korban Covid-19

Menanggapi kejadian di Jerman ini, para ahli memiliki sejumlah teori. Namun mereka tetap berhati-hati untuk menjadikan Jerman sebagai contoh, sebab bisa jadi yang terjadi di Jerman merupakan tahap awal pandemi.

“Saya akan senang jika kita dalam waktu dua bulan mendatang, masih dapat berbicara tentang apa yang dilakukan Jerman dengan benar,” kata Hajo Zeeb, seorang profesor di Institut Leibniz untuk Penelitian Pencegahan dan Epidemiologi. “Tapi saat ini terlalu dini untuk mengatakan itu.”

Jerman dapat dikatakan lebih siap dalam bidang medis dan kesehatan dibandingkan negara lain. Negara Ini memiliki 28.000 tempat tidur perawatan intensif, jauh lebih tinggi dari rata-rata di Eropa. Karena itu tidak seperti di Italia dan di tempat lain, Jerman punya waktu untuk mempersiapkan.

Tetapi banyak ahli percaya bahwa alasan utama di balik angka kematiannya yang relatif rendah adalah banyaknya tes yang dapat dilakukan. Pemerintah belum merilis angka resmi, namun mereka mengklaim memiliki kapasitas pengujian sekitar 160.000 orang setiap minggu.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsAnalisa CoronaCOVID-19EropaJermanPandemi CoronaTingkat Kematian CoronaVirus Corona

Related articles More from author

  • Tak Hanya Kritik Ibu Kota Baru, KAMI Juga Serang Prabowo
    Nasional

    Tak Hanya Kritik Ibu Kota Baru, KAMI Juga Serang Prabowo

    24 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Menteri Keuangan Jerman: Akibat Perang Ukraina, Kita Semua Jadi Lebih Miskin
    Internasional

    Menteri Keuangan Jerman: Akibat Perang Ukraina, Kita Semua Jadi Lebih Miskin

    5 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • [CEK HOAKS atau FAKTA] Anies Sibuk Korupsi Uang Sembako di Tengah Kepanikan Warga DKI Hadapi Corona
    Nasional

    [CEK HOAKS atau FAKTA] Anies Sibuk Korupsi Uang Sembako di Tengah Kepanikan Warga DKI Hadapi Corona

    16 April 2020
    By Johan Arif
  • Bagi-bagi Sembako Lagi, Kali ini Jokowi Datangi Langsung Rumah Warga
    Nasional

    Bagi-bagi Sembako Lagi, Kali ini Jokowi Datangi Langsung Rumah Warga

    30 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Puji 5 Pimpinan Daerah yang Dianggap Sukses, Ada Anies?
    Nasional

    Jokowi Puji 5 Pimpinan Daerah yang Dianggap Sukses, Ada Anies?

    21 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Ini Deretan Pengacara yang Siap Dampingi Said Didu Melawan Luhut
    Nasional

    Ini Deretan Pengacara yang Siap Dampingi Said Didu Melawan Luhut

    5 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Iphone 2020 Concept
    Teknologi

    Benarkah Wajah Baru iPhone Keluaran 2020 dan 2021 Bakal Bebas Notch dan Tanpa Port?

  • Waspadai Fibromyalgia, Nyeri pada Otot dan Tulang
    Tips & Tutorial

    Waspadai Fibromyalgia, Nyeri pada Otot dan Tulang

  • Muhadjir Minta Aremania Tahan Diri, Cegah Ledakan Sosial Imbas Tragedi Kanjuruhan
    Nasional

    Muhadjir Minta Aremania Tahan Diri, Cegah Ledakan Sosial Imbas Tragedi Kanjuruhan

  • TIKTAK.ID - Pengamat Prediksi Sosok yang Bakal Digandeng Anies di Pilpres 2024, Siapa Saja?
    Nasional

    Pengamat Prediksi Sosok yang Bakal Digandeng Anies di Pilpres 2024, Siapa Saja?

  • Peneliti: Skenario Terbaik, Puan Jadi Ketum PDIP Ganjar Capres
    Nasional

    Peneliti: Skenario Terbaik, Puan Jadi Ketum PDIP Ganjar Capres

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.