TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KPK Tiba-tiba Diminta Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula-E, Ada Apa?

KPK Tiba-tiba Diminta Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula-E, Ada Apa?

By Joni Sitohang
14 November 2021
428
0
Pegawai KPK Ungkap Keanehan dan Kejanggalan Tes Wawasan Kebangsaan

TIKTAK.ID – Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis mengatakan bahwa langkah penyelidikan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dugaan korupsi pelaksanaan Formula-E tidak sesuai prosedur.

Margarito menjelaskan, hal yang paling standar sebelum melakukan penyelidikan yaitu dugaan pidanannya sudah harus ada, bukan baru dicari-cari.

“Jadi, setiap tindakan penyelidikan itu diawali dengan asumsi pidananya telah ada,” ujar Margarito, seperti dilansir Kompas.tv dari Antara, Sabtu (13/11/21).

Baca juga : Beda dengan MUI, Gusdurian dan BEM UI Dukung Peraturan Kontroversial Nadiem Makarim

Margarito menyatakan penyelidikan dugaan korupsi pelaksanaan ajang balap mobil listrik itu keliru sejak awal. Hal itu karena KPK menyalahi prosedur paling dasar dalam penentuan dugaan pidana.

“Jika menyelidiki sesuatu peristiwa hukum, maka di kepala Anda peristiwa itu harus sudah memiliki aspek pidana. Kemudian tinggal memperoleh bukti-bukti untuk menguatkan bahwa itu peristiwa pidana. Bukan malah mencari-cari bukti untuk menemukan bahwa itu peristiwa pidana,” tutur Margarito.

“Jadi cara berpikir KPK itu amat terbalik, ini sangat salah,” imbuh Margarito.

Baca juga : Ditantang Jokowi Balapan di Formula E Jakarta, Sean Gelael Tertawa

Kemudian Margarito menyarankan KPK agar menghentikan penyelidikan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ajang balap mobil listrik yang rencananya bakal berlangsung di DKI Jakarta itu.

Lebih lanjut, mengenai pemberian commitment fee dan penundaan dua tahun penyelenggaraan Formula E, Margarito menilai hal itu bukan sesuatu yang dalam kendali manusia. Sebab, dia menyebut dua tahun terakhir terjadi pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

“Karena hal yang menggagalkan peristiwa itu (Formula-E) bukan hal yang disebabkan oleh manusia, tapi sebab alamiah yang tidak dapat diprediksi secara objektif. Akibat hukumnya yakni siapa pun itu tak bisa dibebani tanggung jawab hukum,” tegas Margarito.

Baca juga : Susi Pudjiastuti Sindir Puan Saat Tanam Padi di Sleman

Margarito pun memaparkan soal dana pinjaman bank yang digunakan. Dia mengklaim apa pun pinjaman tersebut akan membebani APBD, dan jika memang terjadi penyalahgunaan, maka sistem keuangan daerah mempunyai hak untuk menuntut ganti rugi terhadap penyelenggara.

“Itu juga harus berdasarkan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Margarito mengimbau KPK agar menghentikan pengusutan Formula-E, lantaran dapat memengaruhi asumsi publik ke KPK. Menurutnya, publik dapat menilai KPK sebagai alat politik golongan tertentu yang sengaja ingin menjatuhkan Anies.

TagsAniesCOVID-19Formula EGubernur DKI JakartaKPK

Related articles More from author

  • Pilkada Serentak 2024, Masa Jabatan Anies Baswedan Bisa Diperpanjang
    Nasional

    Anies Enggan Bahas Pilpres 2024 Meski Jabatan Gubernur DKI Sisa Setahun

    5 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Anak dan Menantu Jokowi Kompak Bagi-bagi HP dan Laptop Gratis
    Nasional

    Anak dan Menantu Jokowi Kompak Bagi-bagi HP dan Laptop Gratis

    13 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Baca juga : Ancam Santet Moeldoko, Bupati Lebak Bakal Dipolisikan
    Nasional

    Pemegang Proyek Jadi Tersangka KPK, PDIP Kritik Program Rumah DP Nol Rupiah Anies

    10 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Nilai Kebiasaan Masa Lalu Bisa Bikin Golkar Pindah Haluan Usung Anies Baswedan
    Nasional

    Pengamat Nilai Kebiasaan Masa Lalu Bisa Bikin Golkar Pindah Haluan Usung Anies Baswedan

    10 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • MPR Gelar Konser Amal untuk Korban Covid-19 dan Lelang Motor Bertanda Tangan Jokowi Rp 2,55 Miliar
    Nasional

    MPR Gelar Konser Amal untuk Korban Covid-19 dan Lelang Motor Bertanda Tangan Jokowi Rp 2,55 Miliar

    19 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Taiwan Konfirmasi Kematian Pertama Akibat Corona
    Internasional

    Taiwan Konfirmasi Kematian Pertama Akibat Corona

    17 Februari 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Salah! Atasi Serangan Jantung Bukan Ditepuk, Begini Cara yang Benar
    Tips & Tutorial

    Jika Terjadi Serangan Jantung, Segera Lakukan 7 Pertolongan Pertama Ini

  • Jung Hae In Bintangi Serial Disney+ ‘Connect’
    Selebriti

    Jung Hae In Bintangi Serial Disney+ ‘Connect’

  • Luhut Sebut Dirinya Tak Mungkin Maju Capres karena Bukan Orang Jawa
    Nasional

    Luhut Sebut Dirinya Tak Mungkin Maju Capres karena Bukan Orang Jawa

  • Eks Politikus PDIP Doakan Prabowo Jadi Presiden 10 tahun
    Nasional

    Eks Politikus PDIP Doakan Prabowo Jadi Presiden 10 tahun

  • Optimis Menang di 2024, Cak Imin Kaitkan Dirinya Pecatan Gus Dur dan Anies Pecatan Jokowi
    Nasional

    Optimis Menang di 2024, Cak Imin Kaitkan Dirinya Pecatan Gus Dur dan Anies Pecatan Jokowi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.