TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kisruh RUU Pemilu, Demokrat Sebut PDIP Gila Kuasa

Kisruh RUU Pemilu, Demokrat Sebut PDIP Gila Kuasa

By Joni Sitohang
12 Februari 2021
473
0
Kisruh RUU Pemilu, Demokrat Sebut PDIP Gila Kuasa

TIKTAK.ID – Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief menyatakan bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan partai politik yang gila kuasa. Ia menyebut PDIP terlalu banyak menggunakan dalih untuk berkuasa.

Pernyataan Andi itu terkait sikap PDIP yang menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu).

“Saya kira yang gila kuasa itu justru PDIP, karena mereka banyak dalih dan argumen hanya untuk kuasa,” ujar Andi, seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis (11/2/21).

Baca juga : Polres Rembang Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Turus Gede

Kemudian Andi mengkritik langkah PDIP yang mendorong agar pembahasan RUU Pemilu tidak dilanjutkan. Padahal, ia mengatakan PDIP termasuk partai politik yang berinisiatif untuk membahas revisi RUU Pilkada dan Pemilu.

Selain itu, Andi menyoroti sikap PDIP dalam merespons wacana normalisasi Pilkada ke 2022 dan 2023.

Andi menilai sikap PDIP saat ini berbeda dengan sikap yang ditampilkan ketika sedang menyikapi protes publik terhadap penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

Baca juga : Polda Jateng Ikut Siapkan Tenaga Tracer dan Vaksinasi Covid-19

“Saat ada banyak yang protes Pilkada 2020 karena Covid-19, justru jajaran pengurus seperti Djarot [Saiful Hidayat], Hasto [Kristiyanto], bahkan Mendagri memaksakan Pilkada,” ucap Andi.

Menurut Andi, keinginan Pilkada Serentak tetap terselenggara pada 2024 dengan alasan supaya Pemerintah bisa fokus menangani dampak pandemi Covid-19 tidak sejalan dengan pernyataan Jokowi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menkeu Sri Mulyani.

Ia menyatakan kesimpulan yang bisa diambil dari pernyataan ketiga pejabat tersebut mengenai penanganan dampak Covid-19 yakni Pilkada Serentak layak untuk digelar pada 2022 dan 2023.

Baca juga : Polri Klaim Pihak Keluarga Sudah Ketahui Jenis Penyakit yang Diderita Ustaz Maaher

“Presiden Jokowi telah menjamin setahun vaksin selesai, artinya 2022 dan 2023 layak Pilkada. Sementara Menteri Airlangga dan SMI [Sri Mulyani] menjamin ekonomi Indonesia tumbuh 5 hingga 6 persen tahun ini. Jadi kalau sudah tumbuh tahun ini, maka Pilkada layak 2022 dan 2023,” tutur Andi.

Oleh sebab itu, ia menganggap spekulasi dan tudingan bahwa PDIP dan partai politik lain akan memanfaatkan kekosongan penyelenggaraan Pilkada di 2022 serta 2023 untuk berebut jatah Pejabat sementara (Pjs) Kepala Daerah tidak bisa disalahkan.

Ia melanjutkan, terkait dugaan upaya agar penyelenggaraan Pilkada Serentak tetap berlangsung di 2024 merupakan langkah untuk menjegal Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan serta menyiapkan putra sulung Jokowi untuk menjadi calon gubernur (cagub) DKI Jakarta, juga tidak bisa disalahkan.

TagsAniesCoronaCOVID-19DemokratGubernur DKI JakartaPDIPPilkada 2020Pilkada 2022RUU PemiluSri MulyaniVirus Corona

Related articles More from author

  • Pembantu Presiden Brazil yang Bertemu Tump Positif Virus Corona
    Internasional

    Pembantu Presiden Brazil yang Bertemu Trump Positif Virus Corona

    14 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Jokowi Beberkan Ancaman Krisis Pangan Dunia Akibat Covid-19, RI Gimana?
    Nasional

    Jokowi Beberkan Ancaman Krisis Pangan Dunia Akibat Covid-19, RI Gimana?

    14 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Viktor Laiskodat Perintahkan Bupati Se-NTT Bongkar Semua Portal yang Menghalangi Jalan, Mengapa?
    Nasional

    Viktor Laiskodat Perintahkan Bupati Se-NTT Bongkar Semua Portal yang Menghalangi Jalan, Mengapa?

    27 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Anies-Ganjar Unggul Jauh di Atas Prabowo-Puan
    Nasional

    Anies-Ganjar Unggul Jauh di Atas Prabowo-Puan

    3 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Tanggapi Bubarnya Relawan Ganjar Pranowo Mania, PDIP: Kapan Dibentuk, Kok Tiba-tiba Bubar
    Nasional

    Tanggapi Jokowi, Legislator PDIP Tegaskan Olahraga Tetap Berkaitan dengan Politik

    30 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Puan Beberkan Pembicaraan dengan Prabowo, SBY dan Jokowi Saat Retret Kepala Daerah
    Nasional

    Puan Beberkan Pembicaraan dengan Prabowo, SBY dan Jokowi Saat Retret Kepala Daerah

    3 Maret 2025
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PPP DKI Usulkan Anies Baswedan Jadi Capres 2024
    Nasional

    PPP DKI Usulkan Anies Baswedan Jadi Capres 2024

  • Kericuhan Suporter di Markas PSIS, Ini Kata Manajemen Persib
    Olahraga

    Kericuhan Suporter di Markas PSIS, Ini Kata Manajemen Persib

  • Cak Imin: Banyak yang Ingin Ganggu Rencana Koalisi PKB-Gerindra
    Nasional

    Cak Imin: Banyak yang Ingin Ganggu Rencana Koalisi PKB-Gerindra

  • Petinggi PDIP: Oligarki Ngotot Renggangkan Hubungan Megawati-Jokowi
    Nasional

    Petinggi PDIP: Oligarki Ngotot Renggangkan Hubungan Megawati-Jokowi

  • Korea Utara Sebut Kerja Sama Militer AS-Inggris- Australia 'Berbahaya'
    Internasional

    Korea Utara Sebut Kerja Sama Militer AS-Inggris- Australia ‘Berbahaya’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.