TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kasus Dugaan Mutilasi oleh Oknum TNI di Papua, Keluarga Korban Desak Jokowi Tanggung Jawab

Kasus Dugaan Mutilasi oleh Oknum TNI di Papua, Keluarga Korban Desak Jokowi Tanggung Jawab

By Joni Sitohang
5 September 2022
468
0
Kasus Dugaan Mutilasi oleh Oknum TNI di Papua, Keluarga Korban Desak Jokowi Tanggung Jawab

TIKTAK.ID – Keluarga empat korban mutilasi di Timika, Papua mendesak Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) agar bertanggung jawab atas mutilasi yang diduga dilakukan oleh anggota TNI. Selain itu, keluarga juga meminta pertanggungjawaban dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolda Papua, Pangdam Cendrawasih, Kapolres Mimika, dan Kepala Badan SAR Kabupaten Mimika.

“Menuntut kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Insinyur Presiden Joko Widodo, untuk segera bertanggung jawab atas keempat nyawa korban mutilasi, tidak berperikemanusiaan secara biadab, sistematis, dan terstruktur,” begitu bunyi keterangan tertulis dari pendamping keluarga korban Otis Tabuni, Jumat (2/9/22), seperti dilansir CNN Indonesia.

Dalam perkara tersebut, pihak keluarga meyakini mutilasi dilakukan oleh anggota TNI, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Badan Intelijen Strategis (Bais). Mereka pun menganggap pembunuhan ini adalah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat karena terencana, terukur, dan terstruktur.

Baca juga : Safari Politik Berlanjut, Puan Bakal Berkuda Bareng Prabowo

Oleh sebab itu, pihak keluarga meminta aparat penegak hukum agar dapat menangkap dan memproses hukum pelaku. Mereka juga memohon adanya pembentukan tim khusus untuk investigasi.

“Meminta kepada Komnas HAM RI, Komisi I DPR RI yang membidangi keamanan dan pertahanan, Kontras, LBH Pusat dan LBH Papua, Amnesty International, serta Komisi HAM PBB, untuk segera membentuk tim investigasi. Hal itu untuk mengungkap kasus pembunuhan dengan cara mutilasi secara biadab, tidak berperikemanusiaan, sadis, dan dengan niat menghilangkan jejak korban,” jelas keluarga.

Kemudian pihak keluarga menegaskan kalau korban mutilasi bukan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Keluarga lantas mengutip pernyataan Bupati Nduga yang memastikan para korban merupakan warga sipil.

Baca juga : Klaim Jokowi Dukung Koalisi PKB dengan Gerindra, Jazilul: Informasinya A1

Untuk diketahui, Jokowi sudah memberi arahan kepada TNI dan Polri supaya mengusut tuntas mutilasi terhadap empat orang warga Papua.

“Saya telah memerintahkan Panglima TNI untuk membantu proses hukum yang juga sudah dilakukan oleh kepolisian, namun dibackup oleh TNI,” terang Jokowi di Jayapura, pada Selasa (31/8/22).

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR, Effendi Simbolon, sempat mengusulkan pembentukan tim khusus untuk mengawal penegakan hukum kasus mutilasi empat warga sipil oleh oknum TNI di Papua.

Baca juga : Sebut Kasus Ferdy Sambo Makin Ruwet dan Njelimet, Amien Rais Mendadak Catut Jokowi

“Saya usul di Komisi I, kita harus membentuk tim khusus. Ini adalah pelanggaran HAM dan bagian dari kejahatan yang serius,” tegas Effendi dalam rapat Komisi I DPR bersama Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi di Gedung DPR Senayan, Kamis (1/9/22).

TagsJokowiMutilasiTNI

Related articles More from author

  • Rizal Ramli Bongkar Rahasia Kenapa Dipecat Jokowi dan Gagal Jadi Menteri SBY
    Nasional

    Rizal Ramli Bongkar Rahasia Kenapa Dipecat Jokowi dan Gagal Jadi Menteri SBY

    27 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Pengamat: Imbauan Jokowi Tak Serang Personal Saat Debat Dilanggar Anaknya Sendiri
    Nasional

    Pengamat: Imbauan Jokowi Tak Serang Personal Saat Debat Dilanggar Anaknya Sendiri

    26 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Yusril Sebut Peluang Jokowi 3 Periode Lewat Amendemen UU, Kecil
    Nasional

    Yusril Sebut Peluang Jokowi 3 Periode Lewat Amendemen UU, Kecil

    17 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Bertemu Presiden Timor Leste, Ingin Buka Rute Kapal ke Australia
    Nasional

    Jokowi Bertemu Presiden Timor Leste, Ingin Buka Rute Kapal ke Australia

    20 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Bakal Maju Lagi Pilpres 2029, Jokowi Beri Dukungan Penuh
    Nasional

    Prabowo Bakal Maju Lagi Pilpres 2029, Jokowi Beri Dukungan Penuh

    19 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Erick Thohir Sebut Dirinya Banyak Belajar dari Jokowi, Soal Apa?
    Nasional

    Erick Thohir Sebut Dirinya Banyak Belajar dari Jokowi, Soal Apa?

    10 Desember 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Prabowo Resmikan Proyek Baterai EV Terbesar se-Asia di Karawang
    Nasional

    Prabowo Resmikan Proyek Baterai EV Terbesar se-Asia di Karawang

  • Ketua Wantim NasDem Mundur, Sekjen: Tak Terkait Pencapresan Anies Baswedan
    Nasional

    Ketua Wantim NasDem Mundur, Sekjen: Tak Terkait Pencapresan Anies Baswedan

  • Dinilai 'Serampangan' Gunakan Simbol DPR, Relawan Puan Maharani Tuai Sindiran
    Nasional

    Dinilai ‘Serampangan’ Gunakan Simbol DPR, Relawan Puan Maharani Tuai Sindiran

  • Ma'ruf Amin Ingin Ajarkan India Soal Toleransi
    Nasional

    Abaikan Jejak Digital tentang Fatwa Sesat Ahmadiah, Ucapan Natal dan Syiah Sampang, Kiai Ma’ruf Ajari India Soal Toleransi? Hallow..

  • Prabowo Sowan ke Rais Aam PBNU: Bukan Urusan Pilpres
    Nasional

    Prabowo Sowan ke Rais Aam PBNU: Bukan Urusan Pilpres

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.