TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi Blak-blakan Ungkap Alasan Kebut RUU Cipta Kerja di Tengah Pandemi

Jokowi Blak-blakan Ungkap Alasan Kebut RUU Cipta Kerja di Tengah Pandemi

By Joni Sitohang
25 Oktober 2020
681
0
Jokowi Blak-blakan Ungkap Alasan Kebut RUU Cipta Kerja di Tengah Pandemi

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) blak-blakan mengungkapkan alasan Pemerintah dan DPR tetap mengebut pembahasan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja meski pandemi virus Corona (Covid-19) masih berlangsung di dalam negeri.

Jokowi mengatakan langkah Pemerintah dalam menginisiasi RUU Cipta Kerja itu dilandasi rumitnya aturan dan birokrasi bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah. Bahkan pada Juni lalu, Indonesia ditempatkan menjadi negara nomor 1 pada Global Complexity Index, yang berarti regulasi dan birokrasi Indonesia paling rumit di dunia.

Atas dasar itu, Pemerintah berketetapan untuk melakukan reformasi struktural, membenahi regulasi dan birokrasi secara besar besaran.

Baca juga : Anak Buah Ungkap ‘Pembisik’ Anies dari Pihak Pemerintah Pusat Saat Putuskan PSBB DKI

“Meski sedang ada pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, tapi tidak menghambat Pemerintah untuk melakukan reformasi struktural. Ketika banyak negara maju mengalami kemunduran, inilah saatnya Indonesia melakukan lompatan kemajuan,” ujar Jokowi saat membuka HUT ke-56 Partai Golkar secara virtual, seperti dilansir Kompas.com, Sabtu (24/10/20).

“Itulah semangat dalam berbagai kebijakan Pemerintah, termasuk UU Cipta kerja,” lanjutnya.

Kemudian Jokowi menyatakan reformasi struktural ini bertujuan UMKM dapat berkembang dengan pesat. Selain itu, ia berharap industri padat tenaga kerja juga dapat tumbuh dan membuka lapangan pekerjaan.

Baca juga : Sesalkan Lahan Pertanian jadi Real Estate, Prabowo Subianto: Apa Kita Bisa Makan Semen dan Beton?

“Kita mengganti izin usaha dengan hanya pendaftaran untuk UMKM, dan kita permudah pendirian PT dengan modal minimal dan tak ada pembatasan. Koperasi juga bisa didirikan dengan hanya sembilan orang, serta sertifikasi halal bagi UMK kita gratiskan dibiayai oleh APBN,” terang Jokowi.

Lebih lanjut, dengan telah disahkannya UU itu pada 5 Oktober lalu, Jokowi pun meyakini ekonomi Indonesia yang sempat dilanda krisis akibat pandemi bisa kembali bangkit pada tahun depan.

“2021 akan menjadi tahun yang penuh peluang, tahun opportunity, tahun pemulihan ekonomi nasional dan pemulihan ekonomi global. Ini saat yang tepat untuk kembali bekerja, mengembangkan usaha, dan membuka lapangan kerja untuk jutaan pencari kerja,” tutur Jokowi.

Baca juga : Survei IPR Soal Kinerja Kabinet Jokowi-Ma’ruf: Kepuasan Publik di Bawah 50 persen, Prabowo Paling Tinggi

“Pandemi memang menyulitkan kita, tapi juga membuka peluang kita. Namun dengan catatan, kita lebih cepat dibanding negara lain, dan kita lebih efisien dibanding bangsa lain,” imbuhnya.

TagsAPBNCoronaCOVID-19JokowiOmnibus LawpandemiRUU Cipta KerjaUMKMUU Cipta KerjaUU CiptakerVirus Corona

Related articles More from author

  • Teken Perpres, Jokowi Bakal Rombak Jabodetabek-Punjur, Seperti Apa?
    Nasional

    Teken Perpres, Jokowi Bakal Rombak Jabodetabek-Punjur, Seperti Apa?

    11 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Sri Mulyani Tambah Dana Lawan Corona Rp 62 T, KPK Ancam Hukum Mati jika Dikorupsi
    Nasional

    Sri Mulyani Tambah Dana Lawan Corona Rp 62 T, KPK Ancam Hukum Mati jika Dikorupsi

    22 Maret 2020
    By Johan Arif
  • Sebut Kasus Ferdy Sambo Makin Ruwet dan Njelimet, Amien Rais Mendadak Catut Jokowi
    Nasional

    Sebut Kasus Ferdy Sambo Makin Ruwet dan Njelimet, Amien Rais Mendadak Catut Jokowi

    3 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Khawatirkan Proses dan Kualitas Pendidikan Saat Pandemi, Mendiknas Era SBY Minta Nadiem Perhatikan Sejumlah Hal Krusial ini
    Nasional

    Khawatirkan Proses dan Kualitas Pendidikan Saat Pandemi, Mendiknas Era SBY Minta Nadiem Perhatikan Sejumlah Hal Krusial ini

    20 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Bantah Sindiran Jokowi ‘Jangan Sembrono Tentukan Capres', NasDem Buka Suara
    Nasional

    Bantah Sindiran Jokowi ‘Jangan Sembrono Tentukan Capres’, NasDem Buka Suara

    24 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Golkar Tegaskan Buka Pintu PSI Masuk Koalisi Pendukung Prabowo
    Nasional

    Golkar Tegaskan Buka Pintu PSI Masuk Koalisi Pendukung Prabowo

    17 Oktober 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Cuma Heboh di Medsos, Seruan Aksi 'Jokowi End Game' Tak Terealisasi
    Nasional

    Cuma Heboh di Medsos, Seruan Aksi ‘Jokowi End Game’ Tak Terealisasi

  • Pengamat Politik Prediksi Prabowo Akan Relakan Anies-AHY di Pilpres 2024
    Nasional

    Pengamat Politik Prediksi Prabowo Akan Relakan Anies-AHY di Pilpres 2024

  • TIKTAK.ID - Tak Benar-benar Bebas dari Wabah, China Masih Laporkan 12 Kasus Baru Covid-19
    Internasional

    Tak Benar-benar Bebas dari Wabah, China Masih Laporkan 12 Kasus Baru Covid-19

  • Sebut Gibran Ideal Dampingi Prabowo di 2024, Hashim: Tergantung Putusan MK
    Nasional

    Sebut Gibran Ideal Dampingi Prabowo di 2024, Hashim: Tergantung Putusan MK

  • HMD Global Janji Bangkitkan Lagi Nokia 8210
    Teknologi

    HMD Global Janji Bangkitkan Lagi Nokia 8210

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.