TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Genap Setahun Periode Kedua Jokowi-Ma’ruf di Mata Wong Cilik: Ampun, Angel Tenan, Cuma Makan Janji

Genap Setahun Periode Kedua Jokowi-Ma’ruf di Mata Wong Cilik: Ampun, Angel Tenan, Cuma Makan Janji

By Joni Sitohang
20 Oktober 2020
1232
0
Genap Setahun Periode Kedua Jokowi-Ma'ruf di Mata Wong Cilik: Ampun, Angel Tenan, Cuma Makan Janji

TIKTAK.ID – Kalangan masyarakat kecil (wong cilik) menilai pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin tak memberikan sama sekali perbaikan ekonomi hingga setahun masa jabatan keduanya.

Memang, ada pandemi Covid-19 dalam 9 bulan terakhir. Masalahnya, Pemerintah malah menerbitkan kebijakan kontroversial, seperti Omnibus Law, alih-alih fokus pada penanganan pandemi secara langsung oleh Pusat.

Tepat setahun lalu, Jokowi-Ma’ruf resmi dilantik MPR sebagai Presiden-Wakil Presiden, setelah memenangkan Pilpres 2019 dengan ragam janji yang tampak berpihak pada rakyat kecil. Namun, fakta di lapangan menunjukkan kenyataan yang jauh berbeda.

Baca juga : Said Aqil Bilang Jokowi Cucu Kandung Nabi Musa, Bagaimana Faktanya?

Junaedi (40), warga Cianjur yang bekerja sebagai penjual gorengan di Jakarta Selatan, mengatakan dalam setahun ini keuangannya justru makin seret.

Padahal, pada Pilpres 2019 ia mencoblos Jokowi karena janji-janjinya yang tampak hendak memberi kemudahan untuk rakyat, misalnya Kartu Sehat, Kartu Prakerja, dan Kartu Indonesia Pintar.

“Waduh, setahun terakhir mah justru pailit, enggak ada seneng-senengnya, ampun saya,” cetus dia, ditemui di lokasi jualannya, Senin (19/10/20).

Baca juga : Meski Dikritik, Jokowi Serahkan Naskah UU Cipta Kerja ke NU, MUI dan Muhammadiyah

“Padahal dulu saya milih karena katanya bisa gampang kalau berobat, bisa dapet kerja, [sekarang] malah enggak ada bedanya, istilahnya saya cuman makan janji, yang ada makin sulit,” tuturnya.

Saat ditanyai perihal kepuasannya terhadap kinerja Jokowi, ia menyebut sama sekali tidak puas. Dirinya sempat berekspektasi tinggi kepada Jokowi, setidaknya dapat menurunkan harga bahan pokok hingga makin terjangkau.

“Enggak ada [kepuasan], nol besar, sama sekali enggak puas. Saya harapannya tinggi ke Pak Jokowi, sekarang sama sekali enggak ada,” keluhnya.

Baca juga : Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen

Senada, Suratmi (45), warga asal Wonogiri, sambil berkaca-kaca mengaku keuangannya memburuk dalam setahun terakhir. Ia yang berjualan bakso keliling kompleks mengatakan sepi pembeli.

Dalam sehari, dia biasanya bisa menabung hingga Rp200 ribu. Kini, ia hanya bisa bertahan hidup tanpa bisa menabung untuk masa depan.

Halaman selanjutnya…

1 2 3
TagsJokowiJokowi-MarufKartu PrakerjaMaruf AminMPROmnibus LawUU Cipta KerjaUU Ciptaker

Related articles More from author

  • Jokowi Jadi Dewan Pembina Ormas Rampai Nusantara
    Nasional

    Jokowi Jadi Dewan Pembina Ormas Rampai Nusantara

    12 Maret 2025
    By Joni Sitohang
  • Puan Matikan Mikrofon Legislator Demokrat Saat Bahas Omnibus Law, Pengamat: Kekanak-kanakan!
    Nasional

    Puan Matikan Mikrofon Legislator Demokrat Saat Bahas Omnibus Law, Pengamat: Kekanak-kanakan!

    6 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Antisipasi Maraknya PHK Imbas Corona, Jokowi Percepat Program Kartu Pra Kerja
    Nasional

    Antisipasi Maraknya PHK Imbas Corona, Jokowi Percepat Program Kartu Pra Kerja

    6 April 2020
    By Johan Arif
  • Pengamat Duga Bansos dan Pembangunan Infrastruktur Jadi Faktor Utama Kepuasan Publik atas Jokowi
    Nasional

    Pengamat Duga Bansos dan Pembangunan Infrastruktur Jadi Faktor Utama Kepuasan Publik atas Jokowi

    12 Oktober 2024
    By
  • Survei Tingkat Kepuasan Ormas Soal Kinerja Jokowi: Ormas Pemuda, FPI dan Muhammadiyah Rendah, NU Lumayan Tinggi
    Nasional

    Survei Kepuasan Ormas Pada Jokowi, Dari NU, Muhammadiyah, hingga FPI

    24 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Presiden Baru PKS Tegaskan Istiqomah Jadi Oposisi Jokowi
    Nasional

    Presiden Baru PKS Tegaskan Istiqomah Jadi Oposisi Jokowi

    6 Oktober 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Masjid di Tepi Barat Dibakar, Pejabat Palestina: Pelakunya Pemukim Israel
    Internasional

    Masjid di Tepi Barat Dibakar, Pejabat Palestina: Pelakunya Pemukim Israel

  • Resmi Tangkap Pimpinan Khilafatul Muslimin, Polisi Dalami Tersangka Lain
    Nasional

    Resmi Tangkap Pimpinan Khilafatul Muslimin, Polisi Dalami Tersangka Lain

  • Saniaga Uno Pemakzulan Trump
    Nasional

    Sandiaga Uno Bicara Dampak Pemakzulan Trump terhadap Kondisi Dunia Usaha Tanah Air

  • Jokowi Sindir Pejabat yang Doyan ke Luar Negeri Lalu Pamer di Instagram
    Nasional

    Jokowi Sindir Pejabat yang Doyan ke Luar Negeri Lalu Pamer di Instagram

  • Prabowo Buka Suara Usai Jokowi Tak Permasalahkan Fotonya Muncul di Baliho Capres
    Nasional

    Prabowo Buka Suara Usai Jokowi Tak Permasalahkan Fotonya Muncul di Baliho Capres

Artikel Terbaru

  • Profil Windy Cantika Aisah: Biodata, Karier, dan Prestasi Atlet 4 November 2026
  • Demokrat Curiga Jadi Korban Penyadapan Ilegal Listyo Sigit, Ini Alasannya 4 November 2026
  • Apa Itu PayLater? Cara Kerja, Biaya, dan Risikonya bagi Pengguna 4 November 2026
  • Istana Sebut Prabowo Prihatin Luar Biasa terkait Kasus Penyadapan, Ini Penjelasannya 4 November 2026
  • Cara Kompres Ukuran File PDF di HP Agar Kecil dan Mudah Dikirim 4 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (101)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,070)
  • Nasional (8,042)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,311)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.