TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›100 Hari Jokowi-Ma’ruf Amin, Nilai Tukar Rupiah Kian Menguat

100 Hari Jokowi-Ma’ruf Amin, Nilai Tukar Rupiah Kian Menguat

By Rusli Qomar
3 Februari 2020
999
0

TIKTAK.ID – Nilai tukar Rupiah sejak pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin hingga 100 hari kerja, menunjukkan pergerakan cukup positif. Rupiah menguat dari level Rp14.000-an lebih per US$ hingga mampu bertahan di level Rp13.600-an per US$.

Pada 21 Oktober 2019 atau 1 hari setelah Jokowi-Ma’ruf dilantik, Dolar AS berada pada level Rp14.078. Sejak itu, Rupiah cenderung terus menguat.

Memasuki November 2019, Rupiah semakin mendominasi Dolar AS, dan pada 5 November 2019 Dolar AS sudah berada di level Rp13.968. Selama November 2019 pergerakan nilai tukar tidak menunjukkan perubahan yang berarti, Dolar AS berkutat di kisaran level Rp14.000-an.

Mengutip Detik.com, Bank Indonesia (BI) mencatat pada November 2019, Rupiah secara rata-rata mengalami apresiasi 0,42%. Meskipun secara point to point mengalami depresiasi 0,41% dibandingkan dengan level akhir Oktober 2019.

Kemudian penguatan Rupiah mulai terlihat sejak Desember 2019. Dolar AS mulai kembali meninggalkan level Rp14.000-an pada 13 Desember 2019, tepatnya menyentuh level Rp13.985.

Di hari terakhir 2019, Rupiah mencatatkan penguatan paling tinggi sepanjang tahun. Nilai tukar Rupiah berada di level Rp13.901 per Dolar AS, angka paling kuat sepanjang tahun ini jika dibandingkan sejak 2 Januari 2019.

Memasuki Januari 2020, penguatan nilai tukar Rupiah semakin menjadi dalam waktu hanya tujuh hari. Rupiah bisa menguat 274 poin dari Rp.13.940 di 6 Januari 2020 menjadi Rp13.668 di 13 Januari 2020.

Sedangkan pada 24 Januari 2020, Dolar AS sempat menyentuh level Rp13.573 per US$. BI mencatat penguatan mata uang Garuda itu disebabkan oleh pasokan valuta asing (valas) yang terus meningkat.

Menurut catatan BI pada 22 Januari 2020, Rupiah menguat 1,74% (point to point/ptp) dibandingkan level akhir Desember 2019. Perkembangan tersebut melanjutkan penguatan pada 2019 yang tercatat 3,58% (ptp) atau 0,76% secara rerata.

“Penguatan Rupiah didorong pasokan valas dari para eksportir serta aliran masuk modal asing,” ujar Gubernur BI Perry Wajiyo di gedung BI, Jakarta, Kamis (23/1/20).

Menurutnya, pasokan itu tetap berlanjut sejalan dengan prospek ekonomi Indonesia yang tetap terjaga, daya tarik pasar keuangan domestik yang tetap besar, dan ketidakpastian pasar keuangan global yang mereda.

BI juga mencatat posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2019 meningkat menjadi US$ 129,2 miliar, atau setara dengan pembiayaan 7,6 bulan impor atau 7,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standard kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Tags100 Hari Jokowi-Ma'rufBerita JokowiJoko WidodoJokowimata uang GarudaNilai tukar Rupiahpasokan valuta asingValas

Related articles More from author

  • Soal Isu Anaknya Mau Jadi Menteri Jokowi, Amien Rais: Nauzubillahiminzalik!!
    Nasional

    Soal Isu Anaknya Mau Jadi Menteri Jokowi, Amien Rais: Nauzubillahiminzalik!!

    26 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Beda Respons Jokowi dan Prabowo Soal Pemulangan WNI Eks ISIS
    Nasional

    Beda Respons Jokowi dan Prabowo Soal Pemulangan WNI Eks ISIS

    8 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Gatot Nurmantyo: Korupsi Era Jokowi Kian Merajalela Melebihi Orde Baru
    Nasional

    Gatot Nurmantyo: Korupsi Era Jokowi Kian Merajalela Melebihi Orde Baru

    21 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Besan Amien Rais Maju Caketum PAN Lagi, Hubungan Antar Mereka Retak?
    Nasional

    Pucuk Pimpinan PAN Berombongan Sowan ke Jokowi, Amien Rais: Ngemis-ngemis, Memalukan!

    25 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Respons Tudingan Mahfud MD Soal KPU Tak Layak Jadi Penyelenggara Pilkada
    Nasional

    Jokowi Respons Tudingan Mahfud MD Soal KPU Tak Layak Jadi Penyelenggara Pilkada

    13 Juli 2024
    By Joni Sitohang
  • Minta Demokrat Tak Seret Jokowi Soal Isu Kudeta, Relawan: Jangan Tembak Kanan Kiri
    Nasional

    Minta Demokrat Tak Seret Jokowi Soal Isu Kudeta, Relawan: Jangan Tembak Kanan Kiri

    9 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Penasaran Pernyataan Jokowi Soal Jiwasraya, SBY: Mengapa Isunya Dibelokkan?
    Nasional

    Penasaran Pernyataan Jokowi Soal Jiwasraya, SBY: Mengapa Isunya Dibelokkan?

  • Program Partner YouTube (YPP
    Teknologi

    YouTube Akan Pasang Lebih Banyak Iklan Tanpa Bayaran Pengguna

  • Polda Metro Jaya: Reuni Akbar 212 Belum Punya Izin
    Nasional

    Polda Metro Jaya: Reuni Akbar 212 Belum Punya Izin

  • Ada 'Orang Sangat Kuat' Terlibat, Jadi Alasan Novel Baswedan Sering Sebut Nama Jokowi dalam Kasusnya, Maksudnya?
    Nasional

    Ada ‘Orang Sangat Kuat’ Terlibat, Jadi Alasan Novel Baswedan Sering Sebut Nama Jokowi dalam Kasusnya, Maksudnya?

  • Dokumen 'Indonesia Maju 2045' Bocor, Ungkap Jokowi 3 Periode?
    Nasional

    Dokumen ‘Indonesia Maju 2045’ Bocor, Ungkap Jokowi 3 Periode?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.