TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Meski Dikritik, Jokowi Serahkan Naskah UU Cipta Kerja ke NU, MUI dan Muhammadiyah

Meski Dikritik, Jokowi Serahkan Naskah UU Cipta Kerja ke NU, MUI dan Muhammadiyah

By Joni Sitohang
20 Oktober 2020
1617
0
Meski Dikritik, Jokowi Serahkan Naskah UU Cipta Kerja ke NU, MUI dan Muhammadiyah

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui mengutus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno untuk menyerahkan naskah Undang-Undang (UU) Cipta Kerja kepada Pimpinan Nahdlatul Ulama ( NU), Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia ( MUI). Penyerahan naskah tersebut dilakukan untuk menyosialisasikan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

“Pak Mensesneg mendatangi langsung Ketum (Ketua Umum) NU, KH Said Aqil Siradj di kediaman beliau. Setelah itu, ia menuju kediaman Wakil Ketua Umum MUI, Muhyiddin Junaidi,” ujar Deputi Protokol Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin, seperti dilansir Kompas.com, Minggu (18/10/20).

Bey menjelaskan, rencana awalnya, naskah UU Cipta Kerja ini juga akan diberikan kepada Muhammadiyah. Akan tetapi, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir sedang berada di luar kota.

Baca juga : Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen

Bey menyatakan MUI, NU, dan Muhammadiyah merupakan pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap UU Cipta Kerja. Oleh sebab itu, Pemerintah berupaya menyosialisasikan UU tersebut kepada mereka.

Kemudian ketika ditanya apakah naskah UU Cipta Kerja yang diserahkan kepada Pimpinan NU dan MUI merupakan naskah final, Bey membenarkan.

“Iya, ini merupakan naskah UU Cipta Kerja yang sebelumnya diterima Presiden melalui Kementerian Sekretariat Negara dari DPR pada 14 Oktober lalu,” kata Bey.

Baca juga : PKS Ngaku Temukan Penambahan dan Penghilangan Pasal di Draf Final UU Ciptaker

Sebelumnya, NU, Muhammadiyah, dan MUI mengkritik UU Cipta Kerja yang disahkan pada rapat paripurna di DPR pada 5 Oktober 2020. Ketika itu, Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU), Said Aqil Siradj, dan Rais Aam PBNU Miftahul Akhyar menemui Wakil Presiden Ma’ruf Amin di rumah dinasnya di Jakarta pada Kamis malam pekan lalu.

Dalam pertemuan itu, mereka mendiskusikan beberapa persoalan, termasuk Omnibus Law UU Cipta Kerja. Kemudian Said Aqil juga menyerahkan draf rekomendasi yang berisi delapan poin terkait kiritik terhadap UU Cipta Kerja tersebut.

“Masih ada banyak catatan yang kami kritisi. Kritik lho ya, bukan berarti kami menentang, tapi kritik. Hal yang masih belum berpihak pada rakyat, di antaranya soal tambang, kontrak (pekerja lepas) yang tidak dibatasi. Jadi kami juga secara resmi menyampaikan delapan poin,” terang Said Aqil usai pertemuan itu.

TagsJokowiMaruf AminMuhammadiyahMUINUOmnibus LawPBNUSaid Aqil SiradjUU Cipta KerjaUU Ciptaker

Related articles More from author

  • Soal Penghargaan Jokowi untuk Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Tidak Ada Bungkam-Membungkam
    Nasional

    Soal Penghargaan Jokowi untuk Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Tidak Ada Bungkam-Membungkam

    6 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Antara Klaim Pemprov dan ‘Nasihat’ Jokowi Soal Banjir Jakarta, Bagaimana Kondisi Terkini Waduk Ibu Kota?

    23 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Khofifah Pamer Bipang Jangkar Halal di Pasuruan, Sindir Bipang Ambawang Jokowi?
    Nasional

    Khofifah Pamer Bipang Jangkar Halal di Pasuruan, Sindir Bipang Ambawang Jokowi?

    11 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Bawa Poster 'Bubarkan PDIP' dan 'Makzulkan Jokowi', Massa Demo Minta Inisiator RUU HIP Diusut
    Nasional

    Bawa Poster ‘Bubarkan PDIP’ dan ‘Makzulkan Jokowi’, Massa Demo Minta Inisiator RUU HIP Diusut

    16 Juli 2020
    By Johan Arif
  • Tanggapi Kelanjutan Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Kalau Mau Saya, Hukum Mati Aja
    Nasional

    Soal Isu Reshuffle Rabu Pon, Mahfud MD: Nggak Ada Agenda di Istana, Jokowi ke Bali

    2 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Masalah Super Numpuk di Kemenag, Yaqut Ibaratkan 'Meja Tak Terlihat Tepinya'
    Nasional

    Masalah Super Numpuk di Kemenag, Yaqut Ibaratkan ‘Meja Tak Terlihat Tepinya’

    28 Desember 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ilmuwan Temukan 'Sindrom Patah Hati', Gejala Baru Covid-19 Terkini
    Tips & Tutorial

    Ilmuwan Temukan ‘Sindrom Patah Hati’, Gejala Baru Covid-19 Terkini

  • Muncul Isu Duet Prabowo-Ganjar, PKB Tak Terima
    Nasional

    Muncul Isu Duet Prabowo-Ganjar, PKB Tak Terima

  • Bill Gates Kembali Ke Puncak Ungguli Jeff Bozos
    Internasional

    Di Daftar 10 Orang Terkaya Dunia, Bill Gates Salip Jeff Bezos

  • Anies Disebut Jadi Penyebab Retaknya Hubungan, Surya Paloh Harap Jokowi Berjiwa Besar
    Nasional

    Anies Disebut Jadi Penyebab Retaknya Hubungan, Surya Paloh Harap Jokowi Berjiwa Besar

  • Posisi Presiden Brasil Diujung Tanduk
    Internasional

    Posisi Presiden Brasil Diujung Tanduk

Artikel Terbaru

  • KPK Panggil Bupati Sorong Selatan Jadi Saksi Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif, Ini Perannya 27 Oktober 2026
  • Cara Menyimpan Kontak Baru di HP dengan Benar dan Mudah 27 Oktober 2026
  • Ahmad Doli Tak Setuju Pansel KPU Dibentuk Sekarang, Ini Alasannya 27 Oktober 2026
  • Panduan Lengkap 10 Manfaat Kayu Manis untuk Tubuh yang Sehat 27 Oktober 2026
  • Cara Merebus Sayur Agar Warna Tetap Hijau dan Nutrisi Terjaga 26 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (89)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,068)
  • Nasional (8,019)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,286)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.