
TIKTAK.ID – Presiden Jokowi mengumumkan nama-nama staf khusus barunya. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon meresponnya dengan skeptis. “Ini menurut saya enggak sejalan dengan pandangan Presiden yang mau efisiensi. Efisiensi kelembagaan tapi nambah terus institusi-institusi yang sebenarnya tidak perlu,” ujar Fadli pada Selasa (26/11/19) saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Menurutnya, Presiden telah dibantu oleh banyak lembaga dalam kerjanya sehari-hari. Mulai dari Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet hingga Kantor Staf Kepresidenan.
Baca juga: Rizieq Shihab Tak Bisa Pulang, Fadli Zon Sebut Ada Tangan Tak Terlihat
Terlebih, Presiden sudah menunjuk sejumlah wakil menteri sebelum menunjuk para stafsus baru.
Fadli menambahkan, bahwa yang dilakukan Jokowi tidak sejalan dengan rencana pemerintah untuk melakukan efisiensi.
“Kalau semuanya mau dijadikan wakil menteri, menurut saya bukan efisiensi, namanya pemborosan. Pemborosan itu pasti tidak efektif, termasuk dalam pengambilan keputusan tidak efektif,” kata Fadli.
Baca juga: Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, Fadli Zon: Apa Sih Hebatnya Ahok?
Halaman selanjutnya…
Rusli Qomar adalah seorang penulis yang berdedikasi mengulas berbagai isu seputar dunia kesehatan dan kesejahteraan (wellness). Melalui karya-karyanya, Rusli aktif menyajikan informasi yang edukatif mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, serta membagikan tips gaya hidup sehat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Dengan gaya penulisan yang lugas, terstruktur, dan berbasis pada referensi tepercaya, Rusli berkomitmen untuk menyederhanakan istilah-istilah medis yang rumit agar mudah dipahami oleh pembaca umum. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan preventif, pemenuhan nutrisi harian, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental









