TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Kuliner
Home›Kuliner›Cara Memilih Ikan Segar di Pasar untuk Masakan Sehari-hari

Cara Memilih Ikan Segar di Pasar untuk Masakan Sehari-hari

By Adam Humain
16 Oktober 2026
0
0
Ilustrasi memilih ikan segar di pasar tradisional

Contents

  • 1. Panduan Memilih Ikan Segar: dari Mata, Insang, sampai Daging
    • 1.1. Kenapa Memilih Ikan Segar Itu Penting
    • 1.2. Cara Memilih Ikan Segar di Pasar, Langkah demi Langkah
      • 1.2.1. 1. Perhatikan Mata Ikan yang Jernih dan Menonjol
      • 1.2.2. 2. Cek Insang yang Merah Cerah
      • 1.2.3. 3. Tekan Daging untuk Menguji Kekenyalan
      • 1.2.4. 4. Amati Sisik yang Melekat Kuat
      • 1.2.5. 5. Cium Aroma Laut yang Segar
      • 1.2.6. 6. Periksa Ekor, Perut, dan Lendir
      • 1.2.7. 7. Bangun Hubungan dengan Penjual Ikan Tepercaya
    • 1.3. Tabel Perbandingan Tanda Ikan Segar vs Ikan Tidak Segar
    • 1.4. Kesalahan Umum saat Memilih Ikan Segar
    • 1.5. Cara Menyimpan Ikan Segar sampai Saat Memasak
    • 1.6. Pertanyaan Umum tentang Memilih Ikan Segar
      • 1.6.1. Berapa lama ikan segar bisa disimpan di kulkas?
      • 1.6.2. Apakah ikan beku lebih jelek dari ikan segar?
      • 1.6.3. Ikan dengan mata mulai cekung masih layak dimasak?

Panduan Memilih Ikan Segar: dari Mata, Insang, sampai Daging

Ikan di pasarnya sering kelihatan mirip, tapi hasil masakannya beda jauh. Ada yang dagingnya kenyal, gurih, dan kuahnya bersih. Ada juga yang amis menyengat dan dagingnya lembek sekali. Bedanya biasanya bukan di resep, melainkan di kesegaran ikannya. Masalahnya, banyak pembeli masih asal ambil karena tidak tahu cara memilih ikan segar dengan benar.

Padahal proses memilih ikan segar cuma butuh dua sampai lima menit per ekor. Cukup perhatikan mata, insang, daging, sisik, dan aromanya. Kalau kelimanya lolos, ikan itu layak dibawa pulang. Panduan ini merangkum langkah-langkah yang dipakai pembeli berpengalaman, supaya kamu tidak lagi membeli ikan berdasarkan tebakan.

Kenapa Memilih Ikan Segar Itu Penting

Ikan adalah bahan yang cepat menurun kualitasnya. Begitu ikan mati, enzim dan bakteri langsung bekerja menguraikan dagingnya. Dalam hitungan jam, teksturnya berubah lunak, rasanya jadi asam, dan aromanya tajam. Inilah alasan utama kenapa memilih ikan segar harus dilakukan langsung di tempat, bukan setelah pulang ke rumah.

Kesegaran juga menentukan rasa akhir masakan. Ikan segar bakunya bersih, kuahnya jernih, dan dagingnya tidak menyisakan rasa amis yang menusuk. Untuk menu gorengan, ikan segar juga lebih renyah karena kandungan airnya masih wajar. Singkatnya, kualitas masakan sudah separuh ditentukan di meja penjual, jauh sebelum bumbu diulek.

Cara Memilih Ikan Segar di Pasar, Langkah demi Langkah

Prinsip dasarnya sederhana: gunakan mata, tangan, dan hidung. Ketiganya cukup akurat untuk menilai ikan tanpa alat khusus. Jalankan tujuh langkah berikut setiap kali belanja, dan perlahan ini akan jadi kebiasaan yang cepat selesai.

1. Perhatikan Mata Ikan yang Jernih dan Menonjol

Mata adalah indikator paling jujur. Pada ikan segar, mata terlihat jernih, cembung, dan hitam pupilnya tajam. Korneanya seperti gelas yang baru dibilas. Sebaliknya, ikan yang sudah lama mati punya mata cekung dan keruh keputihan, seperti matanya mulai mengering.

Saat memilih ikan segar, bandingkan beberapa ekor sekaligus di bak yang sama. Kamu akan cepat melihat bedanya antara yang dipajak pagi dan yang sisa kemarin. Kalau seluruh bak keruh semua, pindah ke penjual lain. Jangan ragu berpindah karena harga ikan murah tidak akan menolong rasa masakan yang akhirnya hambar.

2. Cek Insang yang Merah Cerah

Buka tutup insang dengan hati-hati, atau minta penjual membukakan. Insang ikan segar berwarna merah cerah atau merah bata, licin, dan tidak berlendir tebal. Warna ini berasal dari darah yang masih baik di dalam tubuh ikan.

Insang berwarna cokelat, ungu pucat, atau abu-abu menandakan ikan sudah lama mati. Aroma insang juga penting: harus tercium bau air laut yang segar, bukan bau menyengat yang bikin menggeliat. Pembeli yang sudah terbiasa memilih ikan segar biasanya cek insang duluan sebelum melihat bagian lain, karena hasilnya paling tidak bisa dibohongi.

3. Tekan Daging untuk Menguji Kekenyalan

Tekan perut ikan dengan ujung jari, lalu lepas. Daging yang segar langsung menyembul kembali dan tidak meninggalkan bekas cekung. Teksturnya keras kenyal seperti bantalan karet. Ini ciri kolagen dan jaringan otot yang masih utuh.

Kalau bekas tekanan itu menetap, artinya protein daging sudah mulai terurai. Ikan seperti ini cocok dibuang, bukan dimasak. Untuk ikan besar, tekan bagian dekat duri punggung karena bagian itu paling terakhir lunak. Kebiasaan menekan daging ini membuat kamu jauh lebih teliti saat memilih ikan segar.

4. Amati Sisik yang Melekat Kuat

Sisik ikan segar menempel rapat ke kulit dan mengkilap, seperti dirangkai dengan rapi. Saat diusap berlawanan arah, sisiknya tidak lepas lepas. Kilau itu berasal dari lapisan lendir tipis yang masih sehat dan justru jadi pelindung alami ikan.

Ikan tua atau penimpanan lama sisiknya kusam, kering, dan mudah lepas. Kulit di bawahnya terlihat pucat kebiruan. Waspada juga ikan yang sisiknya sudah setengah hilang karena bisa jadi tanda penanganan kasar atau ikan yang terlalu lama di bak. Perhatikan sisik sembari melanjutkan cara memilih ikan segar yang lain.

5. Cium Aroma Laut yang Segar

Ikan segar tidak bebas bau, tapi bau yang muncul adalah bau air laut: asin sepoi-sepoi, seperti debu laut atau rumput basah. Bau ini cepat hilang setelah ikan dicuci. Itu normal dan justru menandakan ikan belum diasapi dengan bahan apa pun.

Hindari ikan dengan bau amis menyengat, bau lumpur pekat, atau bau asam seperti papan bekas. Bau tajam muncul saat bakteri mulai memecah protein. Kalau ragu, cium bagian kepala dan perut karena dua area itu paling cepat bau. Inilah trik pelengkap saat memilih ikan segar untuk masakan berkuah.

6. Periksa Ekor, Perut, dan Lendir

Bagian ekor dan perut sering luput dari pemeriksaan. Ekor ikan segar biasanya lembap, kenyal, dan tidak robek-robek. Perutnya padat, tidak kembung, dan lubang duburnya bersih tanpa cairan putih atau kekuningan keluar. Perut yang lunak berlebihan bisa menandakan isi perut sudah mulai bocor.

Lendir juga perlu dibedakan. Lendir tipis, bening, dan sedikit itu normal. Lendir yang kental, keruh, atau menggumpal abu-abu adalah tanda kerusakan dimulai. Ikan dengan kondisi begini biasanya juga sudah lemah di bagian daging. Kalau ketiganya buruk, batalkan niat membeli walau harganya menarik.

7. Bangun Hubungan dengan Penjual Ikan Tepercaya

Langkah terakhir bukan tentang ikan, tapi tentang penjual. Pembeli yang rajin datang ke penjual yang sama biasanya mendapat ikan paling atas, yang baru turun dari truk pagi. Penjual tepercaya juga berani mengakui bila stoknya sisa, bukan mengganti label dengan harga mirip.

Mulailah dari satu penjual yang jujur: dia tidak keberatan ikan diperiksa satu per satu dan tidak protes saat kamu menolak. Dari situlah kamu belajar pola datang ikan, misalnya pasar pagi lebih banyak stok segar ketimbang pasar sore. Penjual yang baik juga membantu meringkas ikan tanpa memotong bagian yang penting untuk memilih ikan segar di kemudian hari.

Tabel Perbandingan Tanda Ikan Segar vs Ikan Tidak Segar

Supaya lebih mudah diingat, gunakan tabel ini sebagai rujukan cepat saat memilih ikan segar di pasar. Cukup cocokkan kondisi ikan dengan kolom di sebelah kiri dan kanan.

Bagian IkanTanda SegarTanda Tidak Segar
MataJernih, cembung, pupil hitam tajamCekung, keruh, mata mengecil
InsangMerah cerah, licin, wangi lautCokelat, pucat, bau menyengat
DagingKenyal, tekanan langsung pulihLunak, bekas tekanan menetap
SisikMelekat kuat, mengkilapKusam, mudah lepas
PerutPadat, dubur bersihKembung, keluar cairan
AromaAsin laut, tidak menusukAmis tajam, asam, lumpur

Simpan tabel ini di catatan belanja atau hafalkan bagian yang paling sering dipakai, misalnya mata dan insang. Dua bagian itu paling cepat diperiksa dan paling akurat untuk menilai kesegaran.

Kesalahan Umum saat Memilih Ikan Segar

Selain langkah di atas, ada kebiasaan yang justru merugikan. Berhenti melakukan hal-hal berikut agar uang belanja lebih efisien:

  • Hanya tergoda harga murah. Ikan yang diperkirakan sisa hari sebelumnya sering dijual lebih murah. Kalau tidak disempurnakan pemeriksaannya, masakan akhirnya terbuang lebih mahal.
  • Asal ikan terlihat basah. Basah memang normal, tapi basah yang berlebihan sampai menggenang bisa tanda ikan direndam air untuk menambah berat.
  • Membeli di akhir waktu pasar. Sore hari pilihan makin sedikit dan yang tersisa biasanya sudah kalah segar. Datang lebih pagi bila memungkinkan.
  • Tidak memeriksa sebelum dibungkus. Ikan yang sudah dikemas plastik jauh lebih sulit dinilai. Minta dibungkus setelah semua pemeriksaan selesai.
  • Membiarkan bumbu mengoreksi rasa. Bumbu kuat bisa menutupi amis, tapi tidak mengembalikan rasa manis daging ikan. Ikan masalah tetap ikan masalah, apalagi kalau sudah keburu asin, tinggal baca cara menghilangkan rasa asin di masakan.

Cara Menyimpan Ikan Segar sampai Saat Memasak

Sekali ikan sempurna terpilih, penanganan di jalan pulang dan di rumah juga menentukan. Suhu ruang adalah musuh terbesar ikan, jadi jangan membiarkannya bertumpuk di dalam tas belanja terlalu lama. Kalau perjalanan jauh, minta penjual menambah es atau bawa cooler box kecil.

Di rumah, bersihkan ikan dan simpan di wadah tertutup di bagian paling dingin kulkas. Pakai maksimal satu sampai dua hari untuk kualitas terbaik. Untuk simpanan lebih panjang, bungkus rapat dengan plastik anti bocor lalu simpan di freezer. Cara ini menahan pertumbuhan bakteri yang memicu bau amis; kalau nanti saat dimasak masih terasa, baca cara menghilangkan bau amis pada ikan sebelum dimasak.

Ingat, memilih ikan segar dan menyimpannya dengan benar adalah satu paket. Yang satu menentukan bahan, yang satu menjaga sampai di wajan. Supaya hasil gorengan ikut maksimal, siapkan wajan panas sebelum ikan masuk, dan ikuti cara menggoreng ikan agar tidak melekat dan tetap renyah supaya kulitnya utuh saat diangkat.

Pertanyaan Umum tentang Memilih Ikan Segar

Berapa lama ikan segar bisa disimpan di kulkas?

Ikan bersih yang disimpan di bagian paling dingin kulkas sebaiknya dimasak dalam satu sampai dua hari. Semakin lama disimpan, teksturnya makin lembek dan aroma amis mulai muncul. Untuk menu berikutnya, simpan di freezer dengan bungkus rapat agar hasil masakan tetap enak.

Apakah ikan beku lebih jelek dari ikan segar?

Tidak selalu. Ikan yang dibekukan cepat tepat setelah ditangkap justru bisa lebih berkualitas daripada ikan segar yang menginap terlalu lama. Namun begitu dibekukan, manfaatnya hilang bila proses pemilihan awalnya asal. Intinya, terapkan langkah memilih ikan segar sejak di meja penjual sebelum ikan masuk kulkas.

Ikan dengan mata mulai cekung masih layak dimasak?

Mata cekung berarti ikan sudah cukup lama mati dan kualitasnya menurun. Untuk ikan kukus atau sup, sebaiknya pilih yang lain karena kekurangannya jadi kelihatan. Kalau terpaksa, olah dengan bumbu kuat dan pastikan bagian daging masih kenyal serta insangnya masih merah. Jika daging sudah lunak, lebih aman dibuang daripada dipaksakan.


Kebiasaan memilih ikan segar memang butuh sedikit latihan, tapi semua langkahnya bisa dilakukan tanpa alat apa pun. Mulai hari ini, gunakan mata untuk insang dan sisik, gunakan tangan untuk daging, dan gunakan hidung untuk aromanya. Dalam beberapa kali belanja, kamu akan jadi pembeli yang dilayani cepat karena penjual tahu kamu paham. Selamat belanja, dan semoga masakan ikan berikutnya makin gurih.

Adam Humain
Adam Humain

Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.

Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan

Related articles More from author

  • Resep Ayam Panggang Lemon, Gurih dan Segar
    Kuliner

    Resep Ayam Panggang Lemon, Gurih dan Segar

    3 April 2022
    By
  • Resep Matcha Cookies Spesial untuk Lebaran
    Kuliner

    Resep Matcha Cookies Spesial untuk Lebaran

    28 April 2021
    By
  • Resep Sup Miso dengan Jamur Enoki untuk Menu Diet
    Kuliner

    Resep Sup Miso dengan Jamur Enoki untuk Menu Diet

    13 Januari 2023
    By
  • Resep Jajangmyeon Halal ala Korea, Mi dengan Saus Kacang Kedelai Hitam
    Kuliner

    Resep Jajangmyeon Halal ala Korea, Mi dengan Saus Kacang Kedelai Hitam

    17 Februari 2021
    By
  • Resep Butter Cake ala Devina Hermawan
    Kuliner

    Resep Butter Cake ala Devina Hermawan

    28 Desember 2022
    By
  • Resep Asinan Buah Khas Bogor, Pedas dan Menyegarkan
    Kuliner

    Resep Asinan Buah Khas Bogor, Pedas dan Menyegarkan

    17 Juli 2025
    By

Berita Menarik Lainnya

  • Google Pixel 7 Punya Fitur Clear Calling, Tingkatkan Kualitas Audio Panggilan Telepon
    Teknologi

    Google Pixel 7 Punya Fitur Clear Calling, Tingkatkan Kualitas Audio Panggilan Telepon

  • Duta Besar Amerika untuk China Mengundurkan Diri
    Internasional

    Duta Besar Amerika untuk China Mengundurkan Diri

  • Kenali Manfaat Daun Kelor, Superfood yang Diburu di Eropa
    Tips & Tutorial

    Kenali Manfaat Daun Kelor, Superfood yang Diburu di Eropa

  • Kemensos Sabet Tiga Penghargaan di Ajang Iprahumas Award 2026
    Nasional

    Kemensos Sabet Tiga Penghargaan di Ajang Iprahumas Award 2026

  • Dinilai Berpeluang Jadi Ketum Golkar, Gibran: Biar yang Senior Saja
    Nasional

    Dinilai Berpeluang Jadi Ketum Golkar, Gibran: Biar yang Senior Saja

Artikel Terbaru

  • Cara Memilih Ikan Segar di Pasar untuk Masakan Sehari-hari 16 Oktober 2026
  • Profil Susi Susanti: Biodata dan Karier Legenda Bulu Tangkis 16 Oktober 2026
  • BMKG: Kabut Asap Masih Selimuti Sumut hingga Tiga Hari ke Depan 16 Oktober 2026
  • Apa Itu Captcha? Pengertian, Jenis, dan Cara Melewatkannya 16 Oktober 2026
  • Tito Minta Gubernur Sulsel Segera Proses Darmawangsa Jadi Bupati Gowa 16 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (75)
  • Keuangan (17)
  • Kuliner (1,064)
  • Nasional (7,987)
  • Olahraga (1,141)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,257)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.