TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Buktikan Tak Mempan Disanksi AS, Iran Sukses Jual Minyak ke China Secara Fantastis

Buktikan Tak Mempan Disanksi AS, Iran Sukses Jual Minyak ke China Secara Fantastis

By William Putra Wijaya
11 Maret 2021
510
0
Buktikan Tak Mempan Disanksi AS, Iran Sukses Jual Minyak ke China Secara Fantastis

TIKTAK.ID – Iran dilaporkan telah berhasil menjual minyak ke China dalam volume yang tergolong fantastis. Ini mengejutkan karena Amerika Serikat (AS) telah menjatuhkan sanksi yang melarang Republik Islam tersebut mengekspor minyak ke luar negeri.

Sanksi Washington sejatinya melarang Teheran menjual minyak mentahnya ke China, India, Jepang, dan Korea Selatan sejak 2018.

Namun, China tidak pernah menghentikan impor minyak mentah Iran sepenuhnya. Sebagian besar pengiriman minyak dilaporkan tidak langsung, yang secara resmi diidentifikasi sebagai minyak dari negara-negara Teluk lainnya.

Hingga saat ini, tercatat Republik Islam Iran telah mengirimkan sekitar 17,8 juta ton minyak mentah ke pelabuhan China selama 14 bulan terakhir, dengan volume mencapai tertinggi dalam sejarah pada Januari dan Februari. Data itu berasal dari Refinitiv Oil Research—unit yang fokus pada energi dari penyedia global data pasar keuangan dan infrastruktur Refinitiv—yang dikutip Reuters, Selasa (9/3/21).

Hampir 75 persen dari volume tersebut dipindahkan melalui Oman, Uni Emirat Arab, dan Malaysia, sementara 25 persen sisanya memasuki pelabuhan China yang secara resmi ditandai sebagai kargo Iran.

“Volume mulai melonjak dari kuartal terakhir tahun 2020, dengan provinsi Shandong sebagai wilayah penerima teratas, yang mengindikasikan pabrik independen adalah konsumen utama,” kata analis aliran minyak mentah Refinitiv, Emma Li.

Pakar tersebut menambahkan bahwa kapal tanker yang penuh dengan minyak Iran mematikan transponder saat memuat untuk menghindari deteksi, dan hanya dapat dilacak di dekat pelabuhan di Oman, Uni Emirat Arab, dan Irak. Sebagian besar transaksi keuangan dilaporkan dilakukan dalam Yuan China atau dalam Euro, untuk menghindari pengawasan AS.

“Iran adalah negara yang bersahabat dengan China dan kedua negara telah mempertahankan pertukaran dan kerja sama normal. Kerja sama antara China dan Iran di bawah kerangka hukum internasional adalah wajar dan sah, serta patut dihormati dan dilindungi,” kata kantor Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China.

Sementara itu, penyuling India dilaporkan telah menambahkan minyak mentah Iran ke dalam rencana impor tahunan mereka, dengan keyakinan bahwa Pemerintahan AS yang dipimpin oleh Joe Biden akan meringankan sanksi anti-Iran dalam waktu dekat.

“Ketika sanksi AS yang tidak adil dicabut, Iran akan dapat menjual minyaknya ke negara mana pun, dan saya dapat meyakinkan Anda bahwa banyak kontrak akan ditandatangani,” kata seorang pejabat di Kementerian Perminyakan Iran.

Selain itu, menurut sumber yang tak disebutkan namanya kepada Reuters, National Iranian Oil Company (NIOC) atau Perusahaan Minyak Nasional Iran telah meluncurkan pembicaraan dengan pelanggan Asia sejak presiden AS yang baru, mulai menjabat, untuk mengevaluasi permintaan potensial.

“Mereka berbicara dengan kami. Mereka berkata: ‘Segera mereka berharap untuk melanjutkan pasokan minyak.’ Kami berkata: ‘Insya Allah’,” kata salah satu sumber di penyulingan India.

China dan India menduduki peringkat kedua dan ketiga konsumen minyak terbesar dunia, setelah AS.

TagsBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahChinaIranKonflik AS-IranPenjualan MinyakSanksi AS

Related articles More from author

  • Negara Paling Aman Saat Perang Dunia 3
    Berita Unik

    Bila Perang Dunia III Jadi Meletus, Inilah Negara-Negara Paling Aman Ditinggali

    6 Januari 2020
    By Burhan Adiatma
  • Beijing: Washington Memang Tak Bisa Dipercaya!
    Internasional

    Beijing: Washington Memang Tak Bisa Dipercaya!

    13 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • PBB Desak Israel Batalkan Rencana Aneksasinya
    Internasional

    PBB Desak Israel Batalkan Rencana Aneksasinya

    26 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pemimpin Korea Utara Sebut AS sebagai 'Musuh Terbesar'
    Internasional

    Pemimpin Korea Utara Sebut AS sebagai ‘Musuh Terbesar’

    12 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • RUU Baru Prancis Usulan Kubu Macron Dikhawatirkan Munculkan Masalah Baru
    Internasional

    RUU Baru Prancis Usulan Kubu Macron Dikhawatirkan Munculkan Masalah Baru

    24 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Ethiopia Ingatkan AS Tak Sebar Informasi Palsu
    Internasional

    Ethiopia Ingatkan AS Tak Sebar Informasi Palsu

    27 November 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sukses Main Drama Romcom, Kim Se Jeong: Rahasianya Benar-benar Mencintai Karakter Lawan Main
    Selebriti

    Sukses Main Drama Romcom, Kim Se Jeong: Rahasianya Benar-benar Mencintai Karakter Lawan Main

  • Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan Naik
    Nasional

    Wow, Jokowi Naikkan Beasiswa Pemegang BPJS Ketenagakerjaan 1350% Tanpa Kenaikan Iuran

  • Ini Kronologi Anak Tega Bunuh Bapak hanya Gara-gara Dibangunkan Tidur Siang
    Nasional

    Ini Kronologi Anak Tega Bunuh Bapak hanya Gara-gara Dibangunkan Tidur Siang

  • Waduh, TKN Ngaku Tak Tahu Asal-usul Susu yang Dibagikan Gibran di CFD
    Nasional

    Waduh, TKN Ngaku Tak Tahu Asal-usul Susu yang Dibagikan Gibran di CFD

  • (Cek Hoaks atau Fakta) Akun FB Anggota TNI AD Hina Jokowi
    Nasional

    (Cek Hoaks atau Fakta) Akun FB Anggota TNI AD Hina Jokowi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.