TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›China Jawab Kritik Australia Soal Hubungan Baiknya dengan Rusia

China Jawab Kritik Australia Soal Hubungan Baiknya dengan Rusia

By William Putra Wijaya
28 Februari 2022
657
0
China Jawab Kritik Australia Soal Hubungan Baiknya dengan Rusia

TIKTAK.ID – Australia pada Jumat (25/2/22) mengkritik langkah China untuk mengurangi pembatasan ekspor gandum Rusia pada saat operasi militer Rusia ke Ukraina sedang berlangsung, dan menyebutnya bahwa hal itu tidak dapat diterima.

Kementerian Luar Negeri China telah menanggapi kritik Australia terhadap Beijing yang mengembangkan kerja sama perdagangan dengan Moskow, seperti yang dilansir Sputnik.

Kementerian China menekankan bahwa kolaborasi semacam itu didasarkan pada rasa saling menghormati dan manfaat, menambahkan bahwa China memiliki hubungan perdagangan yang “normal” dengan Rusia.

Pernyataan itu muncul tak lama setelah Perdana Menteri Australia, Scott Morrison menyatakan bahwa pelonggaran pembatasan ekspor gandum Rusia di tengah operasi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina tidak dapat diterima.

“Pada saat dunia berusaha untuk memberikan sanksi tambahan pada Rusia, mereka telah melonggarkan pembatasan perdagangan gandum Rusia ke China. Jadi, pada saat Australia, bersama dengan Inggris, bersama dengan Amerika Serikat dan Eropa dan Jepang, bertindak untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia, Pemerintah China menindaklanjuti pelonggaran pembatasan perdagangan dengan Rusia, dan itu sama sekali tidak dapat diterima,” kata Morrison kepada wartawan.

Pernyataan itu menyusul pertemuan Presiden Rusia, Vladimir Putin dan timpalannya dari China, Xi Jinping di Beijing pada 4 Februari lalu, saat pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2022 di Ibu Kota China, Beijing.

Setelah pertemuan tersebut, Moskow dan Beijing mengadopsi perjanjian bilateral yang memperluas daftar dan volume gandum yang dipasok dari Rusia ke China. Secara khusus, kesepakatan tersebut memungkinkan gandum dan jelai dari seluruh Rusia dapat dikirim ke China.

Pada Kamis kemarin, Presiden Putin mengumumkan bahwa Moskow telah memulai operasi khusus untuk demiliterisasi dan de-Nazifikasi di Ukraina, menyusul permintaan dari Republik Donbass untuk membantu melindungi mereka dari Angkatan Darat Ukraina, yang telah mengintensifkan penembakan terhadap posisi dan infrastruktur LPR dan DPR atas wilayah tersebut, pada minggu lalu.

Langkah Rusia itu memicu reaksi tak senang dari AS dan sekutu Baratnya, yang kini mengintensifkan sanksi terhadap Rusia. Tahu bakal mendapat sanksi dari AS dan Barat, Putin pun berbicara kepada perwakilan terkemuka komunitas bisnis Rusia pada Kamis kemarin. Putin mengatakan bahwa situasi saat ini terjadi “dalam kondisi yang tidak standar”.

“Apa yang terjadi adalah tindakan paksa,” kata Putin tentang operasi militer di Ukraina. “Mereka tidak memberi kami kesempatan untuk melakukan sebaliknya. Risiko keamanan dibuat sedemikian rupa sehingga tidak mungkin untuk merespons dengan cara lain.”

Putin mengatakan bahwa Kremlin telah menganalisis risiko geopolitik dari sanksi baru oleh Barat, tetapi tidak dapat memperkirakan semua dampak potensialnya.

TagsAustraliaBerita Dunia Hari IniChinahubungan internasionalRusia

Related articles More from author

  • Pemerintah Mali Gagalkan Kudeta yang Didukung Barat
    Internasional

    Pemerintah Mali Gagalkan Kudeta yang Didukung Barat

    19 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Norwegia Tuding China Lancarkan Serangan Siber
    Internasional

    Norwegia Tuding China Lancarkan Serangan Siber

    24 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Swedia Peringatkan Kelompok Militan yang Pergi ke Ukraina Akan Lebih Berbahaya Jika Pulang
    Internasional

    Swedia Peringatkan Kelompok Militan yang Pergi ke Ukraina Akan Lebih Berbahaya Jika Pulang

    6 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Johan Carlson
    Internasional

    Politisi dan Pejabat Swedia Ramai-ramai Tertangkap Basah Langgar Protokol Kesehatan

    30 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Mengenal Lebih Dekat Sosok Qasim Sulaimani
    Internasional

    Mengenal Lebih Dekat Sosok Qassem Soleimani

    5 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Menteri Kesehatan Zimbabwe Diseret ke Pengadilan atas Tuduhan Korupsi Alat Tes Corona
    Internasional

    Menteri Kesehatan Zimbabwe Diseret ke Pengadilan atas Tuduhan Korupsi Alat Tes Corona

    23 Juni 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ustaz yang Pernah Hina Ma'ruf Amin, Said Aqil dan Habib Luthfi Akhirnya Ditangkap
    Nasional

    Ustaz yang Pernah Hina Ma’ruf Amin, Said Aqil dan Habib Luthfi Akhirnya Ditangkap

  • PBNU Desak BNPT Beberkan Data 198 Pesantren Terafiliasi Teroris
    Nasional

    PBNU Dukung DPR Selesaikan RKUHP

  • Kenali Manfaat Luar Biasa Santan untuk Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Kenali Manfaat Luar Biasa Santan untuk Kesehatan

  • Debut di 'Squid Game', Jung Ho Yeon Jadi Aktris Korea Followers Terbanyak
    Selebriti

    Debut di ‘Squid Game’, Jung Ho Yeon Jadi Aktris Korea Followers Terbanyak

  • Dukung Program MBG Prabowo, TNI Bakal Tanami Lahan Tidur
    Nasional

    Dukung Program MBG Prabowo, TNI Bakal Tanami Lahan Tidur

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.