TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Beijing Minta AS Berhenti Gunakan Hongkong untuk Campuri Urusan Dalam Negeri China

Beijing Minta AS Berhenti Gunakan Hongkong untuk Campuri Urusan Dalam Negeri China

By William Putra Wijaya
1 Januari 2021
462
0
Beijing Minta AS Berhenti Gunakan Hongkong untuk Campuri Urusan Dalam Negeri China

TIKTAK.ID – Kementerian Luar Negeri China mengatakan pada Senin (28/12/20), bahwa Amerika Serikat harus berhenti menggunakan masalah Hongkong untuk mencampuri urusan dalam negeri China.

Hal itu disampaikan Kementerian setelah sebelumnya Kedutaan Besar Amerika di China mengeluarkan pernyataan yang mendesak pihak berwenang China untuk “segera membebaskan 12 buronan” Hongkong yang berusaha melarikan diri ke Taiwan, seperti yang dilansir Sputniknews.

“Yang mereka sebut ‘kejahatan’ adalah melarikan diri dari tirani. Komunis China tidak akan berhenti untuk mencegah rakyatnya mencari kebebasan di tempat lain,” kata pernyataan Kedutaan AS.

Kedua belas buronan itu kini dalam tahanan dan menunggu persidangan atas upaya mereka melarikan diri dari Hongkong.

Jubir Kementerian, Zhao Lijian mengatakan kepada pers bahwa pernyataan AS “mengabaikan fakta”.

Dua belas aktivis demokrasi Hong Kong itu ditahan pada Agustus lalu setelah Pemerintah China menahan mereka di perbatasan di atas perahu ilegal. Mereka kini sedang menunggu sidang pengadilan di selatan kota Shenzhen.

Beberapa di antara mereka bisa dituntut hukuman penjara hingga tujuh tahun karena mencoba melarikan diri dan gagal.

Seorang Jubir Kedutaan Besar AS di China baru-baru ini meminta Beijing untuk “segera membebaskan” para aktivis, dengan mengatakan satu-satunya kejahatan mereka adalah “melarikan diri dari tirani”.

Pada akhir Juni lalu, Beijing mengadopsi undang-undang yang melarang aktivitas separatis dan teroris di Hongkong serta segala jenis campur tangan pihak luar. Sementara para penentang hukum baik di Hong Kong maupun di luar negeri melihat aturan itu sebagai pelanggaran kebebasan.

Beijing telah menekankan bahwa aturan keamanan yang baru itu bertujuan untuk menghukum kegiatan ilegal tanpa melanggar hak-hak penduduk setempat.

Ketika persidangan tingkat tinggi terhadap 10 dari 12 buronan Hongkong itu dilaksanakan di negara tetangga Shenzhen dimulai pada Senin sore, para diplomat dari berbagai negara Barat berkumpul di luar gedung pengadilan, sementara Kedubes AS di Beijing menyerukan pembebasan mereka segera.

Para diplomat dari Inggris, AS, Australia, Prancis, Jerman, Belanda, Portugal, dan Kanada terlihat berdiri di luar pintu masuk Pengadilan Rakyat Yantian tepat saat persidangan akan berlangsung pada pukul 14.30 waktu setempat. Mereka tidak diizinkan untuk masuk.

TagsAmerika SerikatASBerita Dunia Hari IniChinaHongkongKonflik AS-China

Related articles More from author

  • Cegah Virus Corona Menggila, China Isolasi 13 Kota dan Karantina 41 Juta Warganya
    Internasional

    Cegah Virus Corona Menggila, China Isolasi 13 Kota dan Karantina 41 Juta Warganya

    25 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pejabat AS di Berlin Diserang Sindrom Havana
    Internasional

    Pejabat AS di Berlin Diserang Sindrom Havana

    11 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Serangan Roket Hantam Rumah Dekat Bandara Kabul
    Internasional

    Serangan Roket Hantam Rumah Dekat Bandara Kabul

    30 Agustus 2021
    By William Putra Wijaya
  • Serangan Udara Turki Hantam Kamp Pengungsian Kurdi
    Internasional

    Serangan Udara Turki Hantam Kamp Pengungsian Kurdi

    7 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Enam Orang Luka Akibat Serangan Penikaman di Glasgow, Scotlandia
    Internasional

    Enam Orang Luka Akibat Serangan Penikaman di Glasgow, Scotlandia

    28 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Moskow Tambah Daftar Hitam Warga Eropa yang Dilarang Masuk Rusia
    Internasional

    Moskow Tambah Daftar Hitam Warga Eropa yang Dilarang Masuk Rusia

    25 September 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jadi Ponsel Berkamera Terbaik, Ini Keunggulan Huawei P50 Pro
    Teknologi

    Jadi Ponsel Berkamera Terbaik, Ini Keunggulan Huawei P50 Pro

  • Serangan Udara Turki Tewaskan Warga Sipil Irak Utara
    Internasional

    Serangan Udara Turki Tewaskan Warga Sipil Irak Utara

  • Houssem Aouar
    Olahraga

    Dibidik Liverpool dan Juventus, Lyon Tegaskan Houssem Aouar Tak akan Hengkang

  • Benarkah Jokowi Siapkan KIB untuk Usung Ganjar Pranowo di 2024?
    Nasional

    Survei: Jelang Pilpres Elektabilitas Ganjar Lebih Tinggi dari Jokowi

  • Ombudsman Ingatkan Anies Soal Dampak Fatal jika Paksa Terapkan Pergub PSBB
    Nasional

    Ombudsman Ingatkan Anies Soal Dampak Fatal jika Paksa Terapkan Pergub PSBB

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.