TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Amerika Larang TikTok dan WeChat, Beijing Ancam Siap Membalas

Amerika Larang TikTok dan WeChat, Beijing Ancam Siap Membalas

By William Putra Wijaya
20 September 2020
655
0
Amerika Larang TikTok dan WeChat, Beijing Ancam Siap Membalas

TIKTAK.ID – Beijing kembali dongkol dengan Washington dan menuduhnya melakukan “penindasan”, sehingga mengancam akan mengambil tindakan balasan “yang diperlukan” setelah Amerika Serikat melarang pengunduhan aplikasi video asal China, TikTok, dan secara efektif memblokir penggunaan aplikasi super pengiriman pesan, WeChat, tulis Al Jazeera.

Secara terpisah, pada Sabtu (19/9/20) Beijing mengeluarkan sebuah mekanisme yang memungkinkan untuk membatasi entitas asing yang dianggap sebagai ancaman kedaulatan dan keamanannya. Keputusan ini disebut sebagai pembalasan atas perilaku Washington yang menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan China seperti raksasa telekomunikasi, Huawei.

Langkah terbaru China ini diambil ketika ketegangan dengan Amerika kian meningkat pada berbagai masalah mulai dari perdagangan dan hak asasi manusia hingga pertempuran untuk supremasi teknologi.

Dalam sebuah pernyataannya, pada Sabtu ini, Kementerian Perdagangan China mengutuk keputusan Washington pada Jumat kemarin untuk melarang TikTok dan WeChat dari pasar aplikasi Amerika, dengan mengatakan, “China mendesak Amerika untuk meninggalkan penindasan, menghentikan tindakan yang salah dan dengan sungguh-sungguh mempertahankan aturan internasional yang adil dan transparan.”

Kementerian kemudian memperingatkan, “Jika AS bersikeras untuk menempuh jalannya sendiri, China akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk secara tegas melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan China.”

Departemen Perdagangan Amerika mengumumkan larangan itu sebagai tanggapan atas perintah eksekutif yang ditandatangani pada Agustus oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengatakan dua aplikasi milik China itu menghadirkan ancaman bagi keamanan nasional di negara itu.

Beijing dan perusahaan China membantah tuduhan Amerika bahwa China menggumpulkan data pengguna Amerika untuk keperluan mata-mata.

Di bawah perintah Jumat kemarin itu, aplikasi WeChat milik Tencent akan kehilangan fungsinya di Amerika mulai Minggu dan seterusnya, sementara pengguna TikTok akan dilarang menginstal pembaruan tetapi dapat terus mengakses layanan hingga 12 November.

Pengembang WeChat Tencent Holdings menyebut larangan itu “tidak menguntungkan” dan mengatakan “akan terus berdiskusi dengan Pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya di Amerika untuk mencapai solusi jangka panjang”.

Sementara Pemilik TikTok, yang memiliki 100 juta pengguna di Amerika, mengatakan akan menantang “perintah eksekutif yang tidak adil”.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniChinaHuaweiKonflik AS-ChinaPelarangan AplikasiTiktokWeChat

Related articles More from author

  • Pemilu AS Diwarnai Penikaman
    Internasional

    Pemilu AS Diwarnai Penikaman

    5 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Serangan Bom Saat Salat Jumat di Kabul Tewaskan Imam Salat
    Internasional

    Serangan Bom Saat Salat Jumat di Kabul Tewaskan Imam Salat

    14 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Tak Kenakan Masker Saat Hadiri Acara, PM Bulgaria Didenda 2,5 Juta
    Internasional

    Tak Kenakan Masker Saat Hadiri Acara, PM Bulgaria Didenda 2,5 Juta

    24 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Johan Carlson
    Internasional

    Politisi dan Pejabat Swedia Ramai-ramai Tertangkap Basah Langgar Protokol Kesehatan

    30 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Ribuan Orang Tolak Vaksinasi Covid-19 di Australia
    Internasional

    Ribuan Orang Tolak Vaksinasi Covid-19 di Australia

    23 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Wakil Presiden Komisi Eropa: Vaksinasi UE Dipenuhi Kesalahan
    Internasional

    Wakil Presiden Komisi Eropa: Vaksinasi UE Dipenuhi Kesalahan

    16 Maret 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Dituding Gerindra Jadi Penyebab Masuknya Kapal China ke Natuna, Ini Reaksi Susi Pudjiastuti
    Nasional

    Dituding Gerindra Jadi Penyebab Masuknya Kapal China ke Natuna, Ini Reaksi Susi Pudjiastuti

  • Tips Jaga Berat Badan Saat Kerja dari Rumah
    Tips & Tutorial

    Tips Jaga Berat Badan Saat Kerja dari Rumah

  • Rain Tak Terima Kim Tae Hee Parodikan Lagunya di Iklan Es Krim
    Selebriti

    Rain Tak Terima Kim Tae Hee Parodikan Lagunya di Iklan Es Krim

  • Ngaku Berotak Bodoh, Ternyata ini Gawai Favorit Jack Ma
    Selebriti

    Ngaku Berotak Bodoh, Ternyata ini Gawai Favorit Jack Ma

  • Usai Demo Kades Minta Masa Jabatan Jadi 9 Tahun, Budiman Klaim Jokowi Setuju
    Nasional

    Usai Demo Kades Minta Masa Jabatan Jadi 9 Tahun, Budiman Klaim Jokowi Setuju

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.