TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Akademisi Sebut Pujian Profesor Singapura ke Jokowi ‘Subjektif dan Berbahaya’

Akademisi Sebut Pujian Profesor Singapura ke Jokowi ‘Subjektif dan Berbahaya’

By Joni Sitohang
11 Oktober 2021
593
0
Profesor Singapura: Jokowi Pemimpin Negara Jenius Kalahkan Joe Biden

TIKTAK.ID – Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun mengungkapkan bahwa pujian dari Prof. Kishore Mahbubani kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebutnya jenius dan paling efektif, terlalu subjektif.

“Hal itu mengabaikan prinsip-prinsip akademik pada ranah ilmu politik dengan area studi demokrasi, dan mengabaikan wajah lain Jokowi dalam indikator demokrasi,” ujar Ubedilah Badrun, seperti dilansir Tribunnews, pada Senin (11/10/21).

Ubed mengatakan bila ukuran jenius hanya diukur dari efektifitasnya merangkul Prabowo-Sandi dalam Kabinet, mampu mengesahkan UU Omnibus Law yang pro oligarki, dan soal ekonomi dengan versi sepihak, maka ukuran tersebut sangat tidak utuh.

Baca juga : Prabowo Fix Maju Capres 2024, Siapa Cawapresnya?

“Saya menangkap atau menduga kuat terdapat subjektivitas yang kuat pada Prof Kishore karena menilai presiden dari indikator kemauan Singapura dan oligarki ekonomi,” ucap Ubed.

Kemudian Ubed menyatakan keliru bila menilai ekonomi Indonesia hanya dari utang publik. Dia pun menyebut perkataan Prof Kishore sangat berbahaya, lantaran mengabaikan nilai-nilai demokrasi dan nyawa manusia.

“Data lain yang saya maksud yakni mengabaikan data bahwa dalam kepemimpinan Jokowi indeks demokrasinya justru memperoleh skor terburuk sepanjang 14 tahun terakhir dengan angka 6,30,” tutur Ubed.

Baca juga : Pilpres 2024, Peluang Puan, Sandi dan AHY Paling Bersinar?

Menurut Ubed, skor kebebasan sipil juga tercatat hanya mencapai 5,59, dan indeks kebebasan internet skornya pun merah, yaitu hanya 49.

“Bahkan indeks Hak Asasi Manusia juga rapotnya merah hanya 2,9. Profesor Kishore telah mengabaikan pelanggaran HAM atas tewasnya sejumlah anak muda dalam berbagai aksi memperjuangkan hak-hak rakyat banyak,” tegas Ubed.

Seperti telah diberitakan, Kishore Mahbubani, seorang peneliti terkemuka Asia Research Institute di National University of Singapore, memuji kepemimpinan Jokowi. Kishore sendiri adalah penulis “Has China Won?” (Humas, 2020), dan terpilih sebagai salah satu dari 50 pemikir dunia terbaik versi majalah Prospect pada tahun 2014.

Baca juga : Menohok, Bambang Pacul Sebut Kader PDIP Deklarasi Ganjar Capres ‘Bukan Banteng tapi Celeng’

Melalui tulisan berjudul “The Genius of Jokowi”, Kishore memaparkan sejumlah prestasi Jokowi selama memimpin Indonesia yang dikenal sebagai negara besar dan terdiri dari beragam etnis. Tulisan Kishore tersebut dapat diakses di Project Syndicate yang dipublikasikan pada 6 Oktober 2021.

TagsJokowiKishore Mahbubani

Related articles More from author

  • Pengamat Ungkap Pertemuan Jokowi-Prabowo di Istana Bogor Upaya Jegal Anies di Pilpres 2024
    Nasional

    Pengamat Ungkap Pertemuan Jokowi-Prabowo di Istana Bogor Upaya Jegal Anies di Pilpres 2024

    28 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Buruh Ancam Gelar Demo Jutaan Orang di Tengah Pandemi jika Jokowi Tak Segera Tarik Omnibus Law Ciptaker dari DPR
    Nasional

    Buruh Ancam Gelar Demo Jutaan Orang di Tengah Pandemi jika Jokowi Tak Segera Tarik Omnibus Law Ciptaker dari DPR

    25 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Erick Thohir Ngaku Mulai Kebanyakan Tugas, Memang Apa Saja Tugasnya?
    Nasional

    Erick Thohir Ngaku Mulai Kebanyakan Tugas, Memang Apa Saja Tugasnya?

    31 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Projo Gelar Rakernas untuk Minta Petuah Jokowi Soal Pilpres 2024
    Nasional

    Projo Gelar Rakernas untuk Minta Petuah Jokowi Soal Pilpres 2024

    21 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Sebut Pertemuan Jokowi-Achmad Purnomo Tak Etis, Pengamat Juga Persoalkan Sikap Bisu Gerindra
    Nasional

    Sebut Pertemuan Jokowi-Achmad Purnomo Tak Etis, Pengamat Juga Persoalkan Sikap Bisu Gerindra

    27 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Warga Dayak Berharap Jokowi Pilih Ahok Jadi Kepala Ibu Kota Baru, Ini Alasannya
    Nasional

    Warga Dayak Berharap Jokowi Pilih Ahok Jadi Kepala Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

    15 Maret 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Usai Kaesang Surati Megawati, Pertemuan PDIP-PSI Segera Dijadwalkan
    Nasional

    Usai Kaesang Surati Megawati, Pertemuan PDIP-PSI Segera Dijadwalkan

  • IPSI Dorong Prabowo Kebut Terbitkan Inpres untuk Percepat Pencak Silat Masuk Olimpiade
    Nasional

    IPSI Dorong Prabowo Kebut Terbitkan Inpres untuk Percepat Pencak Silat Masuk Olimpiade

  • Ketua KPK Jadi Tersangka, Eks Penyidik: Masa Depan Pemberantasan Korupsi Ada Harapan Cerah
    Nasional

    Ketua KPK Jadi Tersangka, Eks Penyidik: Masa Depan Pemberantasan Korupsi Ada Harapan Cerah

  • TNI AL Terima Tanah Rampasan Kasus Korupsi Senilai 55 Miliar dari KPK
    Nasional

    TNI AL Terima Tanah Rampasan Kasus Korupsi Senilai 55 Miliar dari KPK

  • Makanan Perusak Imun Tubuh
    Tips & Tutorial

    Hindari Konsumsi Makanan dan Minuman ini Agar Daya Tahan Tubuh Gak Tambah Ngedrop

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.