TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›YouTube Hapus 30 Ribu Video Terkait Hoaks Vaksinasi Covid-19

YouTube Hapus 30 Ribu Video Terkait Hoaks Vaksinasi Covid-19

By Alfan Mahardika
13 Maret 2021
664
0
YouTube Hapus 30 Ribu Video Terkait Hoaks Vaksinasi Covid-19

TIKTAK.ID – YouTube mengatakan telah menghapus lebih dari 30 ribu video terkait hoaks soal vaksinasi Covid-19 dalam lima bulan terakhir.

Seorang Jubir YouTube mengatakan video-video tersebut bertentangan dengan informasi vaksin dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau otoritas kesehatan seperti NHS, lansir BBC.

Pada Oktober lalu, YouTube membuat larangan konten informasi vaksin yang tak sesuai dalam upaya untuk menekan upaya mendiskreditkan suntikan vaksinasi.

Ia menambahkan bahwa dalam setahun terakhir, mereka telah menghapus lebih dari 800.000 video karena informasi yang salah terkait virus Corona.

Angka itu mencakup lebih dari sekadar persoalan vaksin, tetapi klaim yang lebih luas yang “secara medis tidak berdasar” tentang virus tersebut.

Ini termasuk klaim palsu bahwa vaksin itu membunuh orang, menyebabkan kemandulan, atau mengandung microchip rahasia yang akan ditanamkan ke penerima.

Pada tahap awal pandemi, YouTube adalah rumah bagi banyak teori konspirasi tentang penyakit tersebut dan bahkan klaim palsu tentang virus yang “tidak ada obatnya”.

Meskipun ada larangan atas konten semacam itu, menemukan dan menghapusnya tetap menjadi perjuangan bagi YouTube dan platform sosial lainnya.

Kritik universal terhadap situs media sosial selama pandemi adalah karena lambatnya mereka bertindak atas disinformasi yang berbahaya.

Dalam beberapa bulan terakhir, perhatian telah beralih ke seberapa banyak mereka telah membiarkan kebohongan tentang vaksin berkembang biak di platform mereka.

YouTube umumnya berada di kurva terdepan dalam hal memperkenalkan kebijakan untuk mengatasi hal ini.

“Tetapi saya telah menyelidiki dampak konten anti-vaksin secara online selama beberapa bulan, dan tidak ada keraguan bahwa hal itu telah membuat orang takut jauh sebelum pengumuman ini,” klaim Jubir YouTube.

Lebih buruk lagi, minoritas aktivis berkomitmen yang menyebarkan konten anti-vaksin berbahaya secara online menggunakan taktik semakin canggih yang menimbulkan masalah untuk platform video seperti YouTube.

Reporter spesialis disinformasi BBC, Marianna Spring mengatakan bahwa dirinya melakukan investigasi untuk BBC Panorama mengungkapkan bagaimana video yang menampilkan orang-orang yang mengaku sebagai petugas medis untuk mempromosikan klaim vaksin palsu sangat efektif dalam mempermainkan masalah yang sudah ada sebelumnya.

Jenis video ini telah berkembang pesat di platform seperti YouTube -dan sejumlah penyebar utama masih menggunakan YouTube untuk menarik ratusan ribu pelanggan.

TagsInfo HoaksVaksin CoronaVaksinasi Covid-19Video HoaksYouTube

Related articles More from author

  • Pemerintah Akhirnya Resmi Larang Mudik Lebaran 6-17 Mei 2021, Berlaku Umum untuk Semua Kalangan
    Nasional

    Pemerintah Akhirnya Resmi Larang Mudik Lebaran 6-17 Mei 2021, Berlaku Umum untuk Semua Kalangan

    29 Maret 2021
    By Johan Arif
  • Polri Siap Amankan Distribusi Vaksin Covid di Jateng
    Nasional

    Polri Siap Amankan Distribusi Vaksin Covid di Jateng

    6 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Presiden Jokowi Tinjau Pemberian Vaksin untuk Ulama dan Tokoh Lintas Agama di Masjid Agung Jawa Tengah
    Nasional

    Presiden Jokowi Tinjau Pemberian Vaksin untuk Ulama dan Tokoh Lintas Agama di Masjid Agung Jawa Tengah

    11 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap II 36.292 Personel Polda Jabar
    Nasional

    Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap II 36.292 Personel Polda Jabar

    17 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Jadi Aplikasi Non-Game Terlaris di Seluruh Dunia, TikTok Lebih Cuan dari YouTube
    Teknologi

    Jadi Aplikasi Non-Game Terlaris di Seluruh Dunia, TikTok Lebih Cuan dari YouTube

    15 Desember 2020
    By Alfan Mahardika
  • Negara Miskin Berburu Vaksin
    Internasional

    Negara Miskin Berburu Vaksin

    8 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Bareskrim Polri Musnahkan 5 Hektare Ladang Ganja di Sumut
    Nasional

    Bareskrim Polri Musnahkan 5 Hektare Ladang Ganja di Sumut

  • Cak Imin: Dorongan Duet Prabowo-Muhaimin Datang dari Jabar
    Nasional

    Bukan Anies Baswedan, Cak Imin Lirik Tokoh ini Jadi Cawapres

  • Ganjar-Mahfud Berpeluang Salip Prabowo-Gibran Usai Polemik Putusan MK Soal Batas Usia Cawapres
    Nasional

    Ganjar-Mahfud Berpeluang Salip Prabowo-Gibran Usai Polemik Putusan MK Soal Batas Usia Cawapres

  • Donald Trump: Seorang Teman, Presiden RI Joko Widodo, Ia Meminta Ventilator
    InternasionalNasional

    Donald Trump: Seorang Teman, Presiden RI Joko Widodo, Ia Meminta Ventilator

  • (CEK HOAKS atau FAKTA): Video Mahasiswa Demo Tuntut Presiden Jokowi Mundur
    Nasional

    (CEK HOAKS atau FAKTA): Video Mahasiswa Demo Tuntut Presiden Jokowi Mundur

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.