TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi Batalkan Program Vaksinasi Berbayar, Begini Kata Mahfud MD

Jokowi Batalkan Program Vaksinasi Berbayar, Begini Kata Mahfud MD

By Joni Sitohang
18 Juli 2021
546
0
Jokowi Batalkan Program Vaksinasi Berbayar, Begini Kata Mahfud MD

TIKTAK.ID – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD menjabarkan alasan konkret Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tegas membatalkan program vaksinasi berbayar. Melalui aku Twitter @mohmahfudmd, seperti dilansir CNBC Indonesia, Sabtu (17/7/21), Mahfud mengatakan bahwa pada dasarnya tidak ada vaksin yang berbayar. Artinya, kata Mahfud, semua vaksin digratiskan bagi seluruh masyarakat.

“Presiden menetapkan tidak ada vaksin berbayar, jadi semua vaksinasi gratis untuk rakyat. Sejak awal kebijakannya memang seperti itu,” cuit Mahfud.

Mahfud menilai semua ide vaksin berbayar itu muncul akibat ledakan Covid-19 yang berasal dari varian Delta. Ia menyatakan sejak saat ini, upaya Pemerintah yakni menggencarkan pelaksanaan vaksinasi.

Baca juga : Ahok Berbagi Rahasia Cepat Sembuh dari Covid

Menurut Mahfud, meski stok vaksin aman, tetapi tenaga medis terbatas yang pada akhirnya menyebabkan terjadi antrean vaksinasi. Ia menyebut aparat TNI, Polri, hingga Badan Intelijen Negara (BIN) bahkan harus ikut turun tangan untuk melatih vaksinator, demi mempercepat program vaksinasi.

“Tapi tetap banyak yang tak terlayani, banyak ada yang sudah antre tapi tak bisa terlayani saking banyaknya,” terang Mahfud.

Mahfud menilai melihat fenomena tersebut, kemudian muncul ide dari sektor swasta yang akan membeli vaksin untuk karyawannnya. Ia berpendapat ide ini agar industri dan berbagai sektor esensial bisa bekerja tanpa rasa takut.

Baca juga : Prabowo Kenakan Masker Berselang di Istana, Ada Apa?

“Pelaksanaannya tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan vaksin Pemerintah. Namun timbul reaksi penolakan yang keras. Menampung aspirasi tersebut, Presiden pun telah melarang program vaksinasi berbayar,” tutur Mahfud.

Di sisi lain, Jokowi juga geram dengan banyaknya stok vaksin yang masih menumpuk dan tak kunjung disuntikkan ke masyarakat. Jokowi menyampaikan hal itu dalam Ratas Evaluasi PPKM Darurat di Istana Merdeka, Jumat (16/7/21), dikutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden.

“Tolong dilihat betul angka-angkanya karena yang saya melihat data yang masuk, baik itu berupa vaksin jadi maupun bulk yang sudah masuk ke negara kita ada 137 juta. Padahal yang sudah disuntikkan dalam vaksinasi itu hanya kurang lebih 54 juta,” ungkap Jokowi.

Baca juga : Datangi TPU Rorotan, Anies: Semua Mata Berkaca-kaca

“Artinya stok yang ada, baik mungkin di Bio Farma maupun di Kementerian Kesehatan atau di provinsi, di kabupaten, di kota, di rumah sakit, di Puskesmas-Puskesmas itu terlalu besar,” imbuhnya.

Lantas Jokowi memerintahkan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin untuk segera menghabiskan stok yang ada.

TagsCoronaCOVID-19Jokowimahfud mdMenkopolhukamVaksin CoronaVaksin Covid-19Vaksinasi Covid-19Virus Corona

Related articles More from author

  • Pengamat Soroti Alasan Jokowi Nekat Damaikan Rusia-Ukraina Saat Perang Berlangsung
    Nasional

    Pengamat Soroti Alasan Jokowi Nekat Damaikan Rusia-Ukraina Saat Perang Berlangsung

    1 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Relawan Jokowi-Gibran Sambut Kedatangan Prabowo di Solo
    Nasional

    Relawan Jokowi-Gibran Sambut Kedatangan Prabowo di Solo

    24 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Lolos Seleksi, 475 Casis Bintara Polda Jawa Tengah Siap Ikuti Pendidikan SPN
    Nasional

    Lolos Seleksi, 475 Casis Bintara Polda Jawa Tengah Siap Ikuti Pendidikan SPN

    15 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Aqil Siraj: Indonesia 'Negara yang Kalah' karena Masih Impor Vaksin Corona
    Nasional

    Aqil Siraj: Indonesia ‘Negara yang Kalah’ karena Masih Impor Vaksin Corona

    23 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Kasus Covid-19 DKI Pecah Rekor Lagi, Anggota DPRD: Anies Terlalu Banyak Cengengesan
    Nasional

    Kasus Covid-19 DKI Pecah Rekor Lagi, Anggota DPRD: Anies Terlalu Banyak Cengengesan

    13 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Jika Benar Dukungan ke Prabowo Sekadar Motivasi, Surya Paloh Juga Ingin Jokowi Dukung Anies
    Nasional

    Jika Benar Dukungan ke Prabowo Sekadar Motivasi, Surya Paloh Juga Ingin Jokowi Dukung Anies

    14 November 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • NasDem Bantah Istana: Ketum NasDem Penuhi Undangan Makan Malam Presiden Jokowi
    Nasional

    NasDem Bantah Istana: Ketum NasDem Penuhi Undangan Makan Malam Presiden Jokowi

  • Asnawi Mangkualam Terpilih Jadi Duta Kehormatan Pariwisata Korea
    Olahraga

    Asnawi Mangkualam Terpilih Jadi Duta Kehormatan Pariwisata Korea

  • Animo Membeludak, 1000 Tiket Film ‘Akhir Kisah Cinta Si Doel’ Ludes Serentak di Belanda
    Selebriti

    Animo Membeludak, 1000 Tiket Film ‘Akhir Kisah Cinta Si Doel’ Ludes Serentak di Belanda

  • Prabowo Disebut Sukses Tingkatkan Kekuatan Militer RI, Apa Buktinya?
    Nasional

    Prabowo Disebut Sukses Tingkatkan Kekuatan Militer RI, Apa Buktinya?

  • WhatsApp Mulai Kenalkan Kebijakan Privasi Baru Bagi Pengguna
    Tips & Tutorial

    WhatsApp Mulai Kenalkan Kebijakan Privasi Baru Bagi Pengguna

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.