
TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik anggota Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Oktober silam. Namun di antara menteri yang dipilih Jokowi, tidak ada satu pun nama kader Demokrat, termasuk Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ramai beredar kabar bahwa gagalnya AHY menjadi menteri lantaran adanya aksi turut campur dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP yang saat ini menjadi Ketua DPR Puan Maharani angkat bicara mengenai kabar yang menyentil ibunya, Megawati.
Baca juga: Pesan Awal Tahun Jokowi pada OJK dan BEI: Bersihkan Pasar Modal dari Manipulator Penggoreng Saham
Puan menyatakan penyusunan Kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi. Menurutnya, proses itu sudah melalui pertimbangan matang.
“Jadi kalau kemudian ada yang menyampaikan hal-hal seperti itu ya lihat dulu proses dan perjalanan dari Pemilu sampai sekarang. Jangan sampai menimbulkan riak-riak yang kemudian membuat ada yang sepertinya disalahkan atau menyalahkan,” ujar Puan di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, seperti diberitakan CNBCIndonesia.com, Senin (28/10/19).
Puan juga menampik hubungan Megawati dengan ayah AHY, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak dalam kondisi yang baik. Ia mengklaim dirinya dan Megawati sering bertemu SBY, bahkan saat pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin, mereka juga bersama-sama.
Halaman selanjutnya…
Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.
Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan











Berdikari dalam politik, ekonomi, sosial budaya dan bangun jaringan milenial. Masa laloe biarlah berlaloe menjadi kenangan dan mulailah hari ini… saat ini AHY. JADILAH DIRIMOE SEBAGAI FERFORMAN/ ROLE MODEL MILENIAL ABAD INI. Rebutlah hati dan jiwa mereka…hadir dan selalulah bersama mereka, MILENIAL. Akan tetapi yang renta perhatikan, dengar, hormati dan muliakan. Sejawat just hello sj titik.