TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sebut Klaim Big Data Luhut Bohong, La Nyalla: Publik Jangan Takut

Sebut Klaim Big Data Luhut Bohong, La Nyalla: Publik Jangan Takut

By Joni Sitohang
16 April 2022
352
0
Sebut Klaim Big Data Luhut Bohong, La Nyalla: Publik Jangan Takut

TIKTAK.ID – Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, buka suara soal big data seputar ekonomi dan politik, salah satunya isu penundaan Pemilu. La Nyalla pun menilai big data yang diklaim Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan adalah bohong.

La Nyalla menjelaskan, big data yang dia ungkap merujuk pada temuan perusahaan analisis big data, Evello. Big data berjumlah sebanyak 693.289 akun media sosial, seperti Twitter, Instagram, YouTube, dan Tiktok, yang terlibat dalam percakapan mengenai isu penundaan Pemilu.

Kemudian ketika ditanya mengenai perbandingan penyampaian big data antara La Nyalla dan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, La Nyalla menyebut Luhut berbohong soal klaim big data sebanyak 110 juta warga menginginkan penundaan Pemilu 2024.

Baca juga : Soal Isu Kenaikan BBM, PKS Minta Menteri ESDM Tak Bikin Rakyat Panik

“Yang disampaikan oleh saudara Luhut Binsar itu bohong, ya. Saya hanya menyampaikan itu saja,” ujar La Nyalla dalam agenda “Public Ekpose DPD RI” di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/4/22), seperti dilansir detik.com.

Oleh sebab itu, La Nyalla meminta masyarakat agar tidak terpengaruh dengan apa yang disampaikan Luhut. Dia mengklaim big data yang menjadi rujukannya itu merupakan bukti kalau big data yang disampaikan Luhut tidak benar.

“Saya hanya menyampaikan kepada publik supaya jangan takut, jangan juga terpengaruh dengan apa yang disampaikan berita bohong ini. Jadi saya hanya menekankan kebenaran,” ucap La Nyalla.

Baca juga : Dahlan Iskan: Ade Armando Tenggelamkan Isu Utama yang Diperjuangkan Mahasiswa

Lebih lanjut, soal perlu atau tidaknya reshuffle terhadap Luhut, La Nyalla enggan berkomentar. Dia mengaku tidak ingin mengintervensi Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Terkait dia mau di-reshuffle, itu bukan urusan saya,” tegas La Nyalla.

Sementara itu, pendiri platform pemantauan dan analitik digital Evello, Dudy Rudianto memberikan penjelasan. Dia mengatakan memperoleh big data berjumlah 693 ribu itu dalam waktu setahun belakangan. Untuk itu, dia menganggap angka 110 juta yang diklaim Luhut berlebihan.

Baca juga : Prabowo Siap Nyapres Asal Diizinkan Jokowi, Apa Benar?

“Jika ditarik ke belakang satu tahun pun yang membicarakan Pemilu atau penundaan Pemilu paling besar seperti itu. Jadi jumlah 110 juta juga berlebihan, 1 juta saja enggak sampai,” terangnya.

TagsAA La Nyalla Mahmud MattalittiLuhutLuhut Binsar PandjaitanMenteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi

Related articles More from author

  • Didesak Tolak Putin Datang ke Indonesia, Luhut: G20 Bukan Forum Politik, Kita Lihat Saja Nanti
    Nasional

    Didesak Tolak Putin Datang ke Indonesia, Luhut: G20 Bukan Forum Politik, Kita Lihat Saja Nanti

    29 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Somasi Luhut Dibalas Haris Azhar dengan Undangan Diskusi dan Klarifikasi 'Bermartabat' di YouTube
    Nasional

    Somasi Luhut Dibalas Haris Azhar dengan Undangan Diskusi dan Klarifikasi ‘Bermartabat’ di YouTube

    9 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Luhut: Prabowo Ngaku Salah Menilai Investor China

    10 Desember 2019
    By Adam Humain
  • Luhut Ungkap Data Penyebaran Covid Varian Delta Terparah di Indonesia
    Nasional

    Luhut: Indonesia Bisa Setop Gunakan Batu Bara di 2035 Asal Negara Maju Kasih Uang

    15 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Mengapa Jokowi Selalu Menunjuk Luhut?
    Nasional

    Luhut: Siapa pun Presidennya Harus Taat jika Penundaan Pemilu Sesuai Prosedur

    12 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Luhut Siapkan 4 Pengacara untuk Seret Said Didu ke Polisi
    Nasional

    Luhut Siapkan 4 Pengacara untuk Seret Said Didu ke Polisi

    1 Mei 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Menag Yaqut Sandingkan Suara Azan dengan Gonggongan Anjing, Fadli Zon Ngamuk
    Nasional

    Menag Yaqut Sandingkan Suara Azan dengan Gonggongan Anjing, Fadli Zon Ngamuk

  • Presiden Jokowi Gelar Konferensi Pers Ungkap Penyebab Wafat Ibundanya, 'Eyang Noto'
    Nasional

    Presiden Jokowi Gelar Konferensi Pers Ungkap Penyebab Wafat Ibundanya, ‘Eyang Noto’

  • Sandiaga Tanggapi Isu Ketidakpastian Dirinya Jadi Pendamping Ganjar di Pilpres 2024
    Nasional

    Sandiaga Tanggapi Isu Ketidakpastian Dirinya Jadi Pendamping Ganjar di Pilpres 2024

  • Washington Marah, Pengadilan Rusia Vonis 16 Tahun Penjara Mantan Marinir AS Diduga Mata-Mata
    Internasional

    Washington Marah, Pengadilan Rusia Vonis 16 Tahun Penjara Mantan Marinir AS Diduga Mata-Mata

  • Kedubes AS Diamuk Massa, Trump Perintahkan Tambah Serdadunya di Timur Tengah
    Internasional

    Kedubes AS Diamuk Massa, Trump Perintahkan Tambah Serdadunya di Timur Tengah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.