TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Diancam Uni Eropa Terkait Ekspor Nikel, Jokowi Pantang Mundur, Kejagung Siap Bela

Diancam Uni Eropa Terkait Ekspor Nikel, Jokowi Pantang Mundur, Kejagung Siap Bela

By Rusli Qomar
14 Desember 2019
3866
0
TIKTAK.ID - Diancam Uni Eropa Terkait Ekspor Nikel, Jokowi Pantang Mundur, Kejagung Siap Bela

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo mengaku tidak takut atas gugatan yang diajukan Uni Eropa ke WTO terkait larangan ekspor bijih nikel mulai 1 Januari 2020.

Jokowi mengatakan bahwa Pemerintah siap menerima gugatan tersebut.

“Kita ini digugat oleh WTO, nggak pa-apa kita hadapi. Kalau ada yang gugat nggak papa. Jangan kita di gugat jadi grogi,” kata Jokowi kala melepas ekspor Isuzu Traga di Plant Karawang Isuzu, Karawang, Jawa Barat, Kamis (12/12/19). 

Lebih lanjut, Jokowi akan menyiapkan pengacara terbaik dalam menghadapi gugatan tersebut.

Baca juga: Uni Eropa: Masuk ke Wilayah Schengen Tidak Harus dari Negara Tempat Pengajuan Visa

“Apapun yang diprotes akan kita hadapi, nggak perlu ragu. Baru kemarin kita rapat soal ini. Saya bilang hadapi, siapkan lawyer-lawyer paling baik. Sehingga kita bisa memenangkan gugatan itu. Jangan digugat kita keok, digugat kita keok, itu karena kita nggak serius menghadirkan lawyer-lawyer yang terbaik,” imbuh Jokowi.

Menurutnya, menerima sebuah gugatan hal yang wajar dalam hidup.

“Biasalah dalam hidup digugat itu. Jangan sampai baru mau digugat terus mundur. Kalau saya nggak, digugat malah semangat. Tapi ya jangan sampai kalah, semangatnya tinggi digugat kalah, waduuuh,” katanya sembari tersenyum.

Baca juga: Jadi Juri Acara di Prancis, Anggun Tak Mengira Dirinya Trending di Eropa

Langkah Jokowi dengan tidak mengizinkan ekspor nikel adalah sebagai cara agar bisa memperoleh nilai tambah dari komoditi tersebut.

Selama ini Indonesia dalam mengekspor beberapa barang komoditas seperti kelapa sawit yang diekspor dalam bentuk Crude Palm Oil (CPO), batubara yang diekspor mentah dan nikel yang diekspor berupa raw material sehingga tidak mendatangkan nilai tambah sama sekali.

Oleh karena itu, Jokowi ingin terjadinya hilirisasi industri agar barang yang keluar dari Indonesia dalam bentuk produk setengah jadi atau bahkan barang jadi.

Baca juga: Polisi Eropa Tutup Server Kelompok ISIS

“Kita itu ingin bahan-bahan mentah ini mendapat nilai tambah dan nilai tambahnya kalau ada hilirisasi industri. Kalau ada hilirisasi apa yang terjadi? Lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya terbuka larinya nanti kesitu, bukan kemana-mana,” ucap Jokowi.

Sementara itu, Kejaksaan Agung menyatakan siap mendampingi Jokowi jika Uni Eropa jadi mengajukan gugatan terhadap Pemerintah Indonesia di World Trade Organization atau WTO.

“Kalau ada gugatan, Kejaksaan akan mendampingi kepentingan Pemerintah,” kata Feri Wibisono, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara di Jakarta Selatan, pada Jumat (13/12/19).

Baca juga: Misteri Harga Renault Triber, Low MPV Terbaru Eropa ini Akhirnya Terungkap

Uni Eropa rencananya akan menggugat Indonesia terkait larangan ekspor bijih nikel mulai 1 Januari 2020. Kendati demikian, Feri mengatakan gugatan tersebut belum dilayangkan Uni Eropa sampai saat ini.

Feri mengatakan, Kejaksaan Agung akan mengecek apakah gugatan tersebut sudah terdaftar di WTO atau di United Nation Commision on International Trade Law (Uncitral).

Baca juga: Jaksa yang Penjarakan Ahok Dulu, Jabat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kini

TagsBatubaraCPOeksporJaksa Agung MudaJoko WidodoJokowiKejaksaankelapa sawitnikelraw materialUncitralUni EropaWTO

Related articles More from author

  • Politisi PSI yang Pernah Jabat Wasekjen PAN Jadi Staf Khusus Mensesneg
    Nasional

    Stafsus Mensesneg Tegaskan Perombakan Kabinet Bukan Tawar-Menawar Politik

    17 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Survei SMRC: Mayoritas Tak Setuju Jokowi Terkait PKI
    Nasional

    Survei SMRC: Mayoritas Tak Setuju Jokowi Terkait PKI

    3 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Survei Charta Politika: 51,3% Yakin Istana Tak Terlibat KLB Demokrat
    Nasional

    Survei Charta Politika: 51,3% Yakin Istana Tak Terlibat KLB Demokrat

    30 Maret 2021
    By Johan Arif
  • Anies Tegaskan Tak akan Fokus Kerjakan Food Estate Garapan Jokowi-Prabowo Jika Menang Pilpres
    Nasional

    Anies Tegaskan Tak akan Fokus Kerjakan Food Estate Garapan Jokowi-Prabowo Jika Menang Pilpres

    1 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Siap Tentukan Usulan Capres, Relawan Jokowi Gelar Musra di Bandung
    Nasional

    Siap Tentukan Usulan Capres, Relawan Jokowi Gelar Musra di Bandung

    29 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Cak Imin Bantah Isu Dirinya Jadi Titipan Jokowi untuk Jegal Anies
    Nasional

    Cak Imin Bantah Isu Dirinya Jadi Titipan Jokowi untuk Jegal Anies

    11 November 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dua Ledakan Bom di Filipina Tewaskan 10 Orang
    Internasional

    Dua Ledakan Bom di Filipina Tewaskan 10 Orang

  • Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak
    Internasional

    Rusia Klaim Sejumlah Negara Setuju Bayar Gas dengan Rubel

  • Pemerintahan Prabowo Raih Kepuasan Tinggi di 100 Hari Pertama
    Nasional

    Pemerintahan Prabowo Raih Kepuasan Tinggi di 100 Hari Pertama

  • Jokowi Minta Prabowo ke Istana, Dapat Tugas Khusus?
    Nasional

    Jokowi Minta Prabowo ke Istana, Dapat Tugas Khusus?

  • Amien Rais: Mahfud MD yang Sekarang ini Sudah Berubah
    Nasional

    Amien Rais: Mahfud MD yang Sekarang ini Sudah Berubah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.