TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KPK Respons Dingin Kubu Moeldoko yang Ungkit Kasus Hambalang dan Seret-seret Nama Ibas

KPK Respons Dingin Kubu Moeldoko yang Ungkit Kasus Hambalang dan Seret-seret Nama Ibas

By Johan Arif
29 Maret 2021
507
0
KPK Respons Dingin Kubu Moeldoko yang Ungkit Kasus Hambalang dan Seret-seret Nama Ibas

TIKTAK.ID – Tak mau terseret dalam pusaran kisruh politik di Partai Demokrat, KPK merespons dingin soal kasus proyek Hambalang yang kembali diungkit oleh Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat kubu Moeldoko, Max Sopacua.

“Upaya untuk menarik KPK dalam pusaran politik bukan hal baru dan kerap dilakukan oleh pihak-pihak yang berusaha mengaburkan atau mengambil kesempatan,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (26/3/21).

Ali menegaskan KPK menangani perkara sesuai aturan. KPK menetapkan tersangka berdasarkan bukti.

“Kami tegaskan penanganan perkara yang dilakukan KPK adalah murni proses hukum yang didasarkan pada alat bukti dan tidak ada kaitan dengan hal lain di luar penegakan hukum,” kata Ali.

“Kami tegaskan, KPK dalam menetapkan tersangka dasarnya adalah karena setidaknya ada dua bukti permulaan yang cukup,” tambahnya.

Ali menegaskan KPK tidak akan terpengaruh dengan upaya mengungkit kasus Hambalang tersebut. Pihaknya akan tetap bekerja sesuai dengan aturan.

“KPK tidak akan terpengaruh dengan upaya-upaya tersebut dan akan tetap bekerja pada koridor penegakan hukum,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Max Sopacua menyinggung Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam kasus Hambalang. Max pun menyeret Ibas.

Max Sopacua berbicara soal Ibas di Hambalang dalam agenda konferensi pers kubu Moeldoko, Kamis (25/3/21). Max menyebut Hambalang adalah salah satu penyebab elektabilitas Partai Demokrat hancur.

Untuk diketahui, beberapa tahun silam, sejumlah petinggi Partai Demokrat terjerat kasus Hambalang.

“Kami kembali lagi ke sini membuat Hambalang sebagai starting point prospeknya dari future-nya Partai Demokrat pimpinan Moeldoko sebagai Ketua Umum. Kenapa di sini, ini starting point Partai Demokrat pimpinan Doktor Moeldoko untuk maju ke depan, insyaallah 2024 kami berjaya,” ucap Max.

Dia berharap KPK bisa melanjutkan kasus Hambalang dengan memperhatikan pernyataan sejumlah saksi. Dia tidak ingin orang yang terlibat dalam kasus tersebut justru menjadi raja di Partai Demokrat.

“Nah di sinilah kami ingin membuka bahwa inilah Hambalang awal pertama terjadinya masalah besar yang terjadi bagi Partai Demokrat. Mudah-mudahan, dari tempat inilah kami serukan dalam hal ini KPK untuk melanjutkan apa yang belum dilanjutkan sesuai dengan statement-statement kemudian ada saksi-saksi terhadap siapa saja yang menikmati Hambalang ini, jangan dibiarkan orang lain menderita dan jangan dibiarkan orang lain berpangku tangan bersenang senang malah menjadi raja nanti di Partai Demokrat,” ungkapnya.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsDemokrat Kubu MoeldokoIbas YudhoyonoKasus HambalangKPKMax SopacuaMoeldoko

Related articles More from author

  • Sesalkan Vonis Rendah Juliari Batubara, DPR Singgung Inkonsistensi Wacana Hukuman Mati KPK
    Nasional

    Sesalkan Vonis Rendah Juliari Batubara, DPR Singgung Inkonsistensi Wacana Hukuman Mati KPK

    1 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Kubu Moeldoko Ngaku Bersyukur Gugatan AD/ART Ditolak MA, Demokrat: Lucu dan Gak Masuk Akal
    Nasional

    Kubu Moeldoko Ngaku Bersyukur Gugatan AD/ART Ditolak MA, Demokrat: Lucu dan Gak Masuk Akal

    12 November 2021
    By Joni Sitohang
  • PKS Tuntut Jokowi Tolak Tegas Isu Presiden 3 Periode
    Nasional

    PKS Tuntut Jokowi Tolak Tegas Isu Presiden 3 Periode

    14 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Indo Barometer Rilis Hasil Survei, Prabowo Kembali Jadi Menteri dengan Kinerja Terbaik
    Nasional

    Indo Barometer Rilis Hasil Survei, Prabowo Kembali Jadi Menteri dengan Kinerja Terbaik

    5 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Rocky Gerung Berani Taruhan, KPK Tak Bakal Berani Lakukan Pengembangan Kasus 'Madam Bansos'
    Nasional

    Rocky Gerung Berani Taruhan, KPK Tak Bakal Berani Lakukan Pengembangan Kasus ‘Madam Bansos’

    26 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Pegiat Antikorupsi: Dipimpin Firli, KPK Hilang Nyali
    Nasional

    Daftar 9 Indikator ‘Merah’ Penyebab 51 Pegawai KPK Tak Lolos TWK

    2 Juni 2021
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sekitar 60 Jenazah Ditemukan dalam Truk Peti Kemas di Mozambik
    Internasional

    Sekitar 60 Jenazah Ditemukan dalam Truk Peti Kemas di Mozambik

  • Bakal Dilarang Beredar Pemerintah, Ini Bahaya Minyak Curah
    Nasional

    Bakal Dilarang Beredar Pemerintah, Ini Bahaya Minyak Curah

  • Tjahjo Puji Firli Hanya Soal 1 Periode 2 Menteri Kena OTT KPK, ICW Tak Terima
    Nasional

    Tjahjo Puji Firli Hanya Soal 1 Periode 2 Menteri Kena OTT KPK, ICW Tak Terima

  • Penghina Ma'ruf Amin Resmi Jadi Tersangka
    Nasional

    Polisi Tetapkan Penghina Ma’ruf Amin sebagai Tersangka

  • Olahraga

    Duel PSM Makassar Versus Persija Jakarta Resmi Ditunda

Artikel Terbaru

  • food 26 September 2026
  • Biodata dan Profil Lengkap Rizky Ridho, Kapten Persija Jakarta 26 September 2026
  • Profil Praveen Jordan, Atlet Bulu Tangkis Ganda Campuran Indonesia 26 September 2026
  • Rano Karno: Guruh Soekarnoputra Mencintai Indonesia dengan Cara Indah 26 September 2026
  • Apa Itu Jaringan 5G di HP dan Apa Bedanya dengan 4G 26 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (55)
  • Keuangan (9)
  • Kuliner (1,057)
  • Nasional (7,936)
  • Olahraga (1,134)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,215)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.