TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›JK Tanya Cara Aman Kritik Jokowi Agar Tak Dipanggil Polisi, Istana Bereaksi

JK Tanya Cara Aman Kritik Jokowi Agar Tak Dipanggil Polisi, Istana Bereaksi

By Joni Sitohang
14 Februari 2021
435
0
JK Tanya Cara Aman Kritik Jokowi Agar Tak Dipanggil Polisi, Istana Bereaksi

TIKTAK.ID – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) bertanya mengenai bagaimana cara warga bisa mengkritik Pemerintah tanpa harus dipanggil polisi. Kemudian Pemerintah menjawab pertanyaan itu dengan merujuk pada Undang-Undang yang berlaku.

Pertanyaan JK itu menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta masyarakat untuk lebih aktif mengkritik Pemerintah. Ia menyampaikan hal itu melalui diskusi virtual di kanal PKSTVRI, Sabtu (13/2/21).

“Meski dikritik berbagai hal beberapa hari lalu, Bapak Presiden mengumumkan silakan kritik Pemerintah. Tentu banyak yang ingin melihatnya, bagaimana cara mengkritik Pemerintah tanpa dipanggil polisi seperti yang dikeluhkan oleh Pak Kwik atau siapa saja. Tentu itu menjadi bagian dari upaya kita semua,” ujar JK, seperti dilansir Detik.com.

Baca juga : Risma Datangi Korban Banjir Bawakan Makanan dan Selimut, Warga: Tak Tahu Kalau itu Menteri

“PKS sebagai partai yang berdiri dalam oposisi, memiliki suatu kewajiban untuk melaksanakan kritik itu dalam kehidupan balancing agar terjadi kontrol oleh Pemerintah. Tanpa kontrol tersebut, maka demokrasi tidak berjalan,” ucapnya.Oleh sebab itu, JK meminta PKS sebagai partai oposisi untuk melaksanakan kewajiban kritik itu. Ia mengatakan hal itu perlu dilakukan agar fungsi kontrol terhadap Pemerintah terus berjalan.

Sebelumnya, Kwik Kian Gie, Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) era Presiden Abdurrahman Wahid, mengaku takut mengemukakan pendapat yang berbeda meski bermaksud baik. Ia beralasan, buzzer bisa menyerang pribadi si pengemuka pendapat dengan cara-cara kasar dan kotor.

Baca juga : Top! Sri Mulyani Raih Jabatan Bergengsi Dunia Lagi

Lebih lanjut, JK mendesak semua stakeholder terkait agar lebih mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Ia pun meminta hak-hak masyarakat untuk tetap terjaga demi menjaga iklim demokrasi yang baik.

“Kita harus menjaga kepentingan masyarakat, sehingga rakyat bisa melihat pelaksanaan Pemerintah yang baik secara demokratis,” terangnya.

Untuk diketahui, Jokowi mengimbau warga lebih aktif menyampaikan kritik, sehingga pelayanan publik dapat lebih baik. Ia mengatakan hal itu saat berpidato di Laporan Tahunan Ombudsman secara virtual, Senin (8/2/21).

Baca juga : Menag Yaqut: Jangan Mudah Melabeli Pak Din Syamsuddin Radikal

“Semua pihak harus menjadi bagian dari proses mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik. Untuk itu, masyarakat harus lebih aktif menyampaikan kritik, masukan, ataupun potensi maladministrasi. Sedangkan para penyelenggara pelayanan publik juga harus terus meningkatkan upaya perbaikan-perbaikan,” tutur Jokowi.

TagsJokowiJusuf KallaPKSPolisi

Related articles More from author

  • Sorot Kemunduran Demokrasi dan Kuasa Oligarki, Puluhan Tokoh Pendukung Jokowi Tolak Pemindahan IKN Lewat Petisi
    Nasional

    Cendekiawan Sebut Jokowi Bakal Jadi ‘Bebek Lumpuh’ Usai Pilpres 2024, Maksudnya?

    27 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Usai Temui Warga Wadas, KSP Akan Laporkan Protes Bendungan Bener ke Jokowi
    Nasional

    Usai Temui Warga Wadas, KSP Akan Laporkan Protes Bendungan Bener ke Jokowi

    14 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • PDIP Sebut Food Estate 'Kejahatan Lingkungan', Gerindra: Itu Program Jokowi
    Nasional

    PDIP Sebut Food Estate ‘Kejahatan Lingkungan’, Gerindra: Itu Program Jokowi

    18 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Gelontorkan Rp405 Triliun Demi Redam Dampak Corona, Berikut Rinciannya
    Nasional

    Jokowi Gelontorkan Rp405 Triliun Demi Redam Dampak Corona, Berikut Rinciannya

    1 April 2020
    By Rusli Qomar
  • Benarkah Artidjo Bilang Mending Piara Kambing Ketimbang Jadi Dewan Pengawas KPK?
    Nasional

    Benarkah Artidjo Bilang Mending Piara Kambing Ketimbang Jadi Dewan Pengawas KPK?

    20 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Rumah Sakit Tempat Habib Rizieq Dirawat Akhirnya Dilaporkan ke Polisi
    Nasional

    Rumah Sakit Tempat Habib Rizieq Dirawat Akhirnya Dilaporkan ke Polisi

    29 November 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Bocoran iPhone Fold, Punya Layar Utama Tak Biasa
    Teknologi

    Bocoran iPhone Fold, Punya Layar Utama Tak Biasa

  • Tengku Zulkarnain Berpulang, Begini Kata Ahok
    Nasional

    Tengku Zulkarnain Berpulang, Begini Kata Ahok

  • Advan Rilis Tablet Sketsa 2, Harga 2 Jutaan
    Teknologi

    Advan Rilis Tablet Sketsa 2, Harga 2 Jutaan

  • Profesor Singapura: Klaim Jokowi Paling Efektif di Dunia Tak Ada yang Patahkan
    Nasional

    Profesor Singapura: Klaim Jokowi Paling Efektif di Dunia Tak Ada yang Patahkan

  • Cetak 52 Gol, Erling Haaland Tuai Pujian dari Lampard
    Olahraga

    Cetak 52 Gol, Erling Haaland Tuai Pujian dari Lampard

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.