TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sayangkan Sikap Jokowi yang Abaikan Suara Publik, Jaringan GUSDURian Ikut Keluarkan Pernyataan Sikap

Sayangkan Sikap Jokowi yang Abaikan Suara Publik, Jaringan GUSDURian Ikut Keluarkan Pernyataan Sikap

By Joni Sitohang
24 September 2020
938
0
Sayangkan Sikap Jokowi yang Abaikan Suara Publik, Jaringan GUSDURian Ikut Keluarkan Pernyataan Sikap

TIKTAK.ID – Merespons langkah Pemerintah dan DPR yang bersikeras tetap menggelar Pilkada Serentak di tengah pandemi Corona di Tanah Air, beberapa ormas besar seperti NU dan Muhammadiyah ikut menyuarakan keprihatinan karena tuntutan mereka untuk menunda penyelenggaraan Pilkada tersebut ternyata tidak disambut positif oleh Pemerintah dan pihak terkait.

Keprihatinan serupa juga disampaikan oleh Jaringan GUSDURian, yang dengan terus terang dan terbuka menyayangkan sikap Jokowi selaku Presiden RI yang mendapatkan amanah rakyat namun abai terhadap suara publik sebagaimana sudah ditunjukkan oleh PBNU dan PP Muhammadiyah.

Terkait hal tersebut, berikut ini pernyataan sikap GUSDURian selengkapnya.

Baca juga : Wow! Benarkah Munculnya Usulan Super Holding BUMN Bertujuan Jadikan Ahok sebagai CEO-nya?

Pernyataan Sikap Jaringan GUSDURian terkait Penyelenggaraan Pilkada 2020

“Yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan”.

Dunia tengah mengalami wabah Covid-19 yang belum terkendali. Belum ditemukannya vaksin membuat setiap negara perlu memperketat protokol kesehatan demi menekan jumlah warga yang terinfeksi. Di Indonesia, situasi wabah masih menunjukkan angka yang sangat tinggi. Pada tanggal 21 September kasus harian mencapai 4.176 kasus dengan total 248.852 kasus.

Baca juga : Peneliti Indef Nilai Koar-koar Buka Borok Pertamina Hanya Intrik Politik Ahok

Di tengah penanggulangan wabah yang masih belum terkendali, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat memutuskan tetap menyelenggarakan Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Tahun 2020 (Kompas.com, 21 September 2020). Pilkada 2020 rencana akan diselenggarakan secara serentak pada tanggal 9 Desember 2020.

DPR berdalih adanya peraturan dan sanksi hukum membuat penyelenggaraan Pilkada 2020 bisa dilangsungkan. Pemerintah mengeluarkan pernyataan resmi untuk tetap melangsungkan Pilkada 2020 pada 9 Desember 2020 dengan alasan menjaga hak konstitusi rakyat.

Keputusan DPR dan Pemerintah Pusat tentu dipertanyakan mengingat sampai saat ini warga masih berjuang keras untuk melawan wabah Covid-19. PP Muhammadiyah dan PB Nahdlatul Ulama, dua organisasi massa Islam terbesar di Indonesia bahkan dengan tegas meminta Pemerintah menunda pelaksanaan Pilkada 2020 sampai adanya vaksinasi yang diprediksi bisa didapatkan pada pertengahan 2021 mendatang.

Baca juga : Terbongkar, Harga BBM Tak Turun Gara-gara ini, DPR Desak BPK dan KPK Kuliti Pertamina

Halaman selanjutnya…

1 2 3
TagsCoronaCOVID-19DPRGusdurianJokowiNUPilkada 2020Virus Corona

Related articles More from author

  • Awak Dua Kapal Perang AS di Timur Tengah Terpapar Covid-19
    Internasional

    Awak Dua Kapal Perang AS di Timur Tengah Terpapar Covid-19

    28 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Sorot Kemunduran Demokrasi dan Kuasa Oligarki, Puluhan Tokoh Pendukung Jokowi Tolak Pemindahan IKN Lewat Petisi
    Nasional

    Cendekiawan Sebut Jokowi Bakal Jadi ‘Bebek Lumpuh’ Usai Pilpres 2024, Maksudnya?

    27 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Berharap Pandemi Berakhir, Pimpinan Komisi IX DPR: Agar Kita Bisa Berpolitik dengan Tenang
    Nasional

    Berharap Pandemi Berakhir, Pimpinan Komisi IX DPR: Agar Kita Bisa Berpolitik dengan Tenang

    16 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • KPK Ungkap Alasan Cecar Dito Ariotedjo Soal Kunker Jokowi di Kasus Kuota Haji
    Nasional

    KPK Ungkap Alasan Cecar Dito Ariotedjo Soal Kunker Jokowi di Kasus Kuota Haji

    28 Januari 2026
    By Joni Sitohang
  • Bela Jokowi Soal Omnibus Law, Prabowo: Cobalah Kita Sabar, Presiden Selalu Bela Rakyat Kecil
    Nasional

    Bela Jokowi Soal Omnibus Law, Prabowo: Cobalah Kita Sabar, Presiden Selalu Bela Rakyat Kecil

    13 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Dahlan Iskan: BBM Dunia Sudah Turun Harga di Indonesia Masih Tetap, Ibarat Rakyat Sudah Susah Masih Dipaksa Bersedekah ke Pertamina
    Nasional

    Dahlan Iskan: BBM Dunia Sudah Turun Harga di Indonesia Masih Tetap, Ibarat Rakyat Sudah Susah Masih Dipaksa Bersedekah ke Pertamina

    4 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dianggap Cocok Jadi Cawapres, Pengamat Ungkap 3 Selera Politik Prabowo yang Dimiliki Gibran
    Nasional

    Dianggap Cocok Jadi Cawapres, Pengamat Ungkap 3 Selera Politik Prabowo yang Dimiliki Gibran

  • Muncul Isu Merger Gerindra-NasDem, Ini Respons Dasco
    Nasional

    Muncul Isu Merger Gerindra-NasDem, Ini Respons Dasco

  • Serangan Taliban Tewaskan 10 Tentara Afghanistan
    Internasional

    Serangan Taliban Tewaskan 10 Tentara Afghanistan

  • Anies Beberkan Empat Kriteria Pemilihan Menteri Jika Nanti Jadi Presiden
    Nasional

    Anies Beberkan Empat Kriteria Pemilihan Menteri Jika Nanti Jadi Presiden

  • Lemak Bikin Tubuh Gemuk, Mitos atau Fakta?
    Tips & Tutorial

    Lemak Bikin Tubuh Gemuk, Mitos atau Fakta?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.