TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Polemik Bansos dari Pemprov DKI dan Jokowi Dibagikan ke Orang yang Sama, TNP2K: Disengaja oleh Anies

Polemik Bansos dari Pemprov DKI dan Jokowi Dibagikan ke Orang yang Sama, TNP2K: Disengaja oleh Anies

By Joni Sitohang
10 Mei 2020
1266
0
Polemik Bansos dari Pemprov DKI dan Jokowi Dibagikan ke Orang yang Sama, TNP2K: Disengaja oleh Anies

TIKTAK.ID – Kepala Kelompok Kerja Kebijakan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Elan Satriawan menyebut Pemerintah DKI dengan sengaja menyerahkan data penerima bantuan sosial atau bansos yang serupa ke Pemerintah Pusat.

Elan mengklaim mengetahui informasi itu karena tim DKI Jakarta pernah berkonsultasi dengannya mengenai data bansos.

“Penyerahan data serupa itu memang direncanakan untuk kemudian memberikan pada sasaran yang sama,” ujar Elan dalam diskusi virtual, seperti dilansir Tempo.co, Jumat (8/5/20).

Baca juga : Anies Dikalahkan Ganjar dalam Survei, LIPI: Itu Sudah Diatur

Berdasarkan sepengetahuan Elan, Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial akan menyalurkan bansos terlebih dulu kepada warga membutuhkan. Rencananya, pendistribusian tersebut berjalan sampai Pemerintah Pusat siap membagikan bantuan. Setelah itu, Kemensos mulai menyalurkan bantuan berupa sembako di Ibu Kota pada 20 April.

“Bansos itu diberikan kepada kelompok yang sama,” ucap Elan.

Menurut Elan, Pemerintah DKI hanya memberi bansos di minggu pertama, yaitu per bantuan bernilai Rp149,5 ribu. Elan mengatakan hal itu berbeda dengan rencana awal Pemerintah DKI menyalurkan bantuan setiap minggu, sehingga total anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp598 ribu per Kepala Keluarga (KK) per satu bulan.

Baca juga : Buntut Kritik pada DPR, Anak Buah Prabowo Janji Bongkar Dugaan Skandal Najwa Shihab di Program Andalan Jokowi

Elan melanjutkan, ketika 20 April bantuan Pemerintah Pusat telah turun, Pemerintah DKI pun menghentikan pemberian bansos.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial, Pepen Nazaruddin memaparkan total warga DKI yang memerlukan bantuan sebanyak 3,7 juta jiwa. Angka tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dalam rapat terbatas atau ratas dengan Jokowi pada 30 Maret.

Pepen menjelaskan, saat rapat disepakati bahwa Pemerintah DKI menanggung 1,1 juta dari 3,7 juta jiwa yang perlu bantuan. Sedangkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial bakal menyalurkan bansos untuk 2,6 juta jiwa alias 1,3 juta KK.

Baca juga : Telak, Fadli Zon Kritisi Logo Bantuan Presiden, Yunarto Wijaya Balas Tunjukkan Foto Prabowo

Di sisi lain, Menteri Sosial Juliari Batubara menyoroti banyak penerima bansos dari Pemerintah Pusat yang sudah menerima bantuan DKI. Di hadapan anggota DPR, Juliari menyatakan bahwa Anies meminta Pemerintah Pusat memasok bantuan untuk warga yang tak bisa dicover DKI. Artinya, kata Juliari, DKI seharusnya tidak memberikan data yang sama kepada Kementerian Sosial.

TagsAnies BaswedanBansosDKIJokowiPemprovTNP2K

Related articles More from author

  • Ulama NU Jateng-Jatim Sepakat Dukung Anies-AHY, Begini Penjelasan Pengamat
    Nasional

    Ulama NU Jateng-Jatim Sepakat Dukung Anies-AHY, Begini Penjelasan Pengamat

    1 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Siapakah 'Menteri Elitis' yang Disentil Muhammadiyah?
    Nasional

    Siapakah ‘Menteri Elitis’ yang Disentil Muhammadiyah?

    9 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Kemensos Beberkan Asal-usul Beras Bansos yang Dikubur di Depok
    Nasional

    Kemensos Beberkan Asal-usul Beras Bansos yang Dikubur di Depok

    4 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Klarifikasi Abdullah Hehamahua: Jokowi Firaun Maksudnya Penguasa Sebuah Wilayah
    Nasional

    Klarifikasi Abdullah Hehamahua: Jokowi Firaun Maksudnya Penguasa Sebuah Wilayah

    18 April 2021
    By Johan Arif
  • Gatot Nurmantyo Soal UU Cipta Kerja: Meski Angan-angan Jokowi Sendiri Sejak Lama, Tetap Harus Akomodasi Semuanya
    Nasional

    Gatot Nurmantyo Soal UU Cipta Kerja: Meski Angan-angan Jokowi Sendiri Sejak Lama, Tetap Harus Akomodasi Semuanya

    16 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Rumahnya Terendam Banjir, Nikita Mirzani 'Omeli' Anies Baswedan
    Selebriti

    Rumahnya Terendam Banjir, Nikita Mirzani ‘Omeli’ Anies Baswedan

    3 Januari 2020
    By

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Terbukti Anarkis dan Intoleran, 12 Pelaku Penyerangan Acara Midodareni Solo Divonis 10 Bulan hingga 1 Tahun Penjara
    Nasional

    Terbukti Anarkis dan Intoleran, 12 Pelaku Penyerangan Acara Midodareni Solo Divonis 10 Bulan hingga 1 Tahun Penjara

  • WHO Ingatkan Jam Kerja Panjang Picu Kematian Dini
    Tips & Tutorial

    WHO Ingatkan Jam Kerja Panjang Picu Kematian Dini

  • Kader PDIP Daerah Tegaskan Tak Akan Tinggal Diam Usai Dokumen Partai Ikut Disita KPK
    Nasional

    Kader PDIP Daerah Tegaskan Tak Akan Tinggal Diam Usai Dokumen Partai Ikut Disita KPK

  • Marak Aksi Blokade Jalan untuk Hadapi Corona Malah Bikin Jokowi Kesal, Kok Bisa?
    Nasional

    Marak Aksi Blokade Jalan untuk Hadapi Corona Malah Bikin Jokowi Kesal, Kok Bisa?

  • Gak Ada Matinya, Netizen 062 Kembali Ungkit Kampanye Antek Asing Sambil Gebrak Meja ala Prabowo
    Nasional

    Gak Ada Matinya, Netizen 062 Kembali Ungkit Kampanye Antek Asing Sambil Gebrak Meja ala Prabowo

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.