TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Viral Prajurit TNI AU Injak Kepala Warga Papua, Begini Kata Istana

Viral Prajurit TNI AU Injak Kepala Warga Papua, Begini Kata Istana

By Joni Sitohang
30 Juli 2021
496
0
Viral Prajurit TNI AU Injak Kepala Warga Papua, Begini Kata Istana

TIKTAK.ID – Pihak Istana diketahui mengecam tindakan aparat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menginjak kepala warga yang disebut menyandang disabilitas di Merauke, Papua. Tindakan dua aparat itu pun dianggap eksesif atau melampaui batas.

Menurut Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan aparat keamanan untuk memiliki perspektif hak asasi manusia (HAM). Jokowi juga meminta aparat menekankan pendekatan humanis dan dialogis, khususnya terhadap difabel.

“Atas terjadinya peristiwa itu, maka (KSP) menyampaikan penyesalan mendalam dan mengecam tindak kekerasan tersebut,” ujar Moeldoko dalam keterangan tertulis, Rabu (28/7/21), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Baca juga : Antisipasi Spyware Pegasus, Pakar Keamanan Siber Sarankan Jokowi Tak Gunakan Whatsapp

Kemudian Moeldoko mengapresiasi respons cepat Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AU yang telah menahan pelaku untuk diproses hukum. Lantas ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar memercayakan proses hukum tersebut kepada pihak berwenang.

Selain itu, Moeldoko meminta masyarakat ikut mengawasi proses hukum kasus tersebut. Ia pun menegaskan bahwa KSP akan ikut memantau kasus itu.

“KSP akan memastikan bahwa pelaku bisa diproses secara hukum yang transparan dan akuntabel, serta memastikan korban mendapat perlindungan dan pemulihan,” tutur mantan Panglima TNI tersebut.

Baca juga : Politisi PSI yang Pernah Jabat Wasekjen PAN Jadi Staf Khusus Mensesneg

Moeldoko berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. Ia juga mengajak semua pihak untuk mewujudkannya tak hanya di Papua, melainkan di seluruh Indonesia.

“KSP mengajak semua pihak untuk berupaya memastikan kejadian tersebut tidak berulang, baik di Papua maupun di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Moeldoko.

Untuk diketahui, belakangan ini beredar video yang menayangkan aksi kekerasan aparat TNI AU di media sosial. Dalam video tersebut, tampak dua orang aparat sedang meringkus seorang warga Papua dengan cara menindih badan dan menginjak kepala.

Baca juga : Ma’ruf Amin Sebut Covid Dipakai untuk Bangun Ketidakpercayaan ke Pemerintah

Akibatnya, kritik keras menghujani TNI AU. Setelah itu, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo meminta maaf atas tindakan anak buahnya.

“Saya selaku KSAU ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh saudara-saudara kita di Papua, terutama warga di Merauke. Terkhusus lagi kepada korban dan keluarganya,” ungkap Fadjar melalui video yang diunggah dalam akun Twitter @_TNIAU, Selasa (27/7/21).

TagsHAMKepala Staf KepresidenanMoeldokoPanglima TNITNI AUWarga Papua

Related articles More from author

  • Menkumham Akan Teliti Kelengkapan Berkas Demokrat Kubu Moeldoko
    Nasional

    Menkumham Akan Teliti Kelengkapan Berkas Demokrat Kubu Moeldoko

    17 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Sesalkan Manuver Moeldoko Kudeta Demokrat, Gatot Nurmantyo: Tak Cerminkan Kualitas dan Moral Prajurit
    Nasional

    Sesalkan Manuver Moeldoko Kudeta Demokrat, Gatot Nurmantyo: Tak Cerminkan Kualitas dan Moral Prajurit

    17 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus HAM Berat, Jokowi: Demi Pulihkan Luka Anak Bangsa
    Nasional

    Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus HAM Berat, Jokowi: Demi Pulihkan Luka Anak Bangsa

    12 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Giliran Anggota Parlemen ASEAN untuk HAM Minta Jokowi Batalkan Omnibus Law
    Nasional

    Giliran Anggota Parlemen ASEAN untuk HAM Minta Jokowi Batalkan Omnibus Law

    17 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Ancamannya ke KAMI Dibalas Din Syamsuddin, Moeldoko Berkelit: Tak Ada yang Mengancam, Itu Dialog Online
    Nasional

    Ancamannya ke KAMI Dibalas Din Syamsuddin, Moeldoko Berkelit: Tak Ada yang Mengancam, Itu Dialog Online

    4 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Survei Charta Politika: 51,3% Yakin Istana Tak Terlibat KLB Demokrat
    Nasional

    Survei Charta Politika: 51,3% Yakin Istana Tak Terlibat KLB Demokrat

    30 Maret 2021
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kekayaan Mark Zuckerberg Anjlok Dilibas TikTok
    Teknologi

    Kekayaan Mark Zuckerberg Anjlok Dilibas TikTok

  • Amerika Simulasi Perang Nuklir Lawan Rusia, Pertanda Apa?
    Internasional

    Amerika Simulasi Perang Nuklir Lawan Rusia, Pertanda Apa?

  • Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres
    Nasional

    Tolak Usulan Duet Prabowo-Jokowi untuk 2024, PKS: Masih Banyak yang Kredibel Pimpin Indonesia

  • Samsung Luncurkan Galaxy F62 dengan Baterai Ekstra Besar 7.000 mAh
    Teknologi

    Samsung Luncurkan Galaxy F62 dengan Baterai Ekstra Besar 7.000 mAh

  • Jangan Khawatir, Bekas Cacar Air Bisa Dihilangkan
    Tips & Tutorial

    Jangan Khawatir, Bekas Cacar Air Bisa Dihilangkan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.