TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Antisipasi Spyware Pegasus, Pakar Keamanan Siber Sarankan Jokowi Tak Gunakan Whatsapp

Antisipasi Spyware Pegasus, Pakar Keamanan Siber Sarankan Jokowi Tak Gunakan Whatsapp

By Joni Sitohang
29 Juli 2021
445
0
Antisipasi Spyware Pegasus, Pakar Keamanan Siber Sarankan Jokowi Tak Gunakan Whatsapp

TIKTAK.ID – Pakar keamanan siber meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pejabat tinggi negara lainnya agar tidak memakai aplikasi pesan singkat Whatsapp, untuk menghindari spyware Pegasus. Terlebih, menurut laporan Amnesty Internasional, terdapat sejumlah Presiden, Perdana Menteri dan Raja yang menjadi target dari malware buatan NSO, perusahaan asal Israel. Salah satunya yaitu Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Untuk itu, pakar keamanan siber dari Lembaga Riset Siber CISSReC, Pratama Persadha mengimbau pejabat negara tidak memakai Whatsapp. Pasalnya, ia menyebut ancaman serupa juga bisa terjadi ke presiden maupun para pejabat di Tanah Air.

“Presiden (Jokowi) dan para pejabat penting negara harus waspada, dan disarankan tidak lagi memakai Whatsapp karena bisa menjadi pintu masuk Pegasus,” ungkap Pratama, Sabtu (24/7/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Politisi PSI yang Pernah Jabat Wasekjen PAN Jadi Staf Khusus Mensesneg

Pratama mengatakan Pegasus bisa melakukan segala hal di ponsel pintar pengguna, dengan cara mengendalikannya dari dashboard. Ia pun menyebut Pegasus mampu mengirim pesan, melakukan panggilan, dan perekamanan yang tidak kita lakukan. Kemudian Pratama menyatakan kasus Pegasus lain yang paling ramai yakni peretasan ponsel iPhone milik Jeff Bezos.

“Ponselnya diretas sesaat usai komunikasi dengan Pangeran Saudi Muhammad bin Salman,” terangnya.

Menurut Pratama, peretasan tersebut berakhir dengan terkuaknya foto-foto dan chat pribadi dengan selingkuhannya ke publik, seorang pembawa berita nasional di AS, sehingga Bezos bercerai dari istrinya. Tim forensik yang memeriksa ponsel Bezos pun menemukan bukti yang mengarah pada ponsel telah diretas oleh Pegasus.

Baca juga : Ma’ruf Amin Sebut Covid Dipakai untuk Bangun Ketidakpercayaan ke Pemerintah

Pratama menilai hal itu dapat terjadi karena Pegasus bisa memata-matai semua aplikasi yang ada di dalam ponsel, tidak hanya aplikasi Whatsapp.

Ia memaparkan, Pegasus juga bisa mengumpulkan semua data ponsel bila malware berhasil ditanamkan. Data dari ponsel pun bisa disedot dan dikirim ke server pengirim malware, bahkan Pegasus mampu menyalakan kamera atau mikrofon pada ponsel untuk membuat rekaman secara rahasia.

Pratama menjelaskan bahwa upaya yang bisa dilakukan kini yaitu melakukan forensik pada perangkat gawai yang dibawa. Selain itu, melakukan protokol keamanan untuk nomor yang dipakai komunikasi antar petinggi negara harus dirahasiakan tidak boleh bocor ke siapa pun. Hal itu karena nomor tersebut menjadi pintu masuk dari pegasus lewat Whatsapp.

TagsJokowiSpyware Pegasuswhatsapp

Related articles More from author

  • Tren Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi Merosot, Apa Sebabnya?
    Nasional

    Tren Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi Merosot, Apa Sebabnya?

    9 Maret 2024
    By Joni Sitohang
  • Mengapa Jokowi Selalu Menunjuk Luhut?
    Nasional

    Mengapa Jokowi Selalu Menunjuk Luhut?

    7 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Kalah di WTO Soal Ekspor Nikel, RI Malah Ketiban Untung 326 Triliun
    Nasional

    Jokowi Bandingkan Jakarta dan Nusantara dengan Ibu Kota Negara AS dan Australia

    25 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Tanggapi Isu Prabowo Cekik dan Tampar Wamentan, Jokowi: Ini Tahun Politik, Jangan Terima Mentah-mentah
    Nasional

    Tanggapi Isu Prabowo Cekik dan Tampar Wamentan, Jokowi: Ini Tahun Politik, Jangan Terima Mentah-mentah

    20 September 2023
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Beberapa Tamu Berkunjung Sebelum Pelantikan Jokowi
    Nasional

    Jelang Pelantikan Presiden, Jokowi Temui 5 Petinggi Negara

    20 Oktober 2019
    By Adam Humain
  • Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus HAM Berat, Jokowi: Demi Pulihkan Luka Anak Bangsa
    Nasional

    Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus HAM Berat, Jokowi: Demi Pulihkan Luka Anak Bangsa

    12 Januari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pidato di Rakernas PDIP, Megawati Sebut Dirinya Provokator Demi Kebenaran dan Keadilan
    Nasional

    Pidato di Rakernas PDIP, Megawati Sebut Dirinya Provokator Demi Kebenaran dan Keadilan

  • Amazon Pekerjakan Robot untuk Pindah Benda Besar di Gudang
    Teknologi

    Amazon Pekerjakan Robot untuk Pindah Benda Besar di Gudang

  • Nasional

    MKD: Rahayu Saraswati Tetap Lanjutkan Jabatan Anggota DPR

  • Mahasiswa UGM Dirikan BeProfesion, Bantu Sertifikasi Profesi
    Teknologi

    Mahasiswa UGM Dirikan BeProfesion, Bantu Sertifikasi Profesi

  • Ahmad Dhani: Prabowo Gabung Kubu Jokowi, Bukti Pilpres Kemarin Tidak Curang
    Nasional

    Ahmad Dhani: Prabowo Gabung Kubu Jokowi, Bukti Pilpres Kemarin Tidak Curang

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.