TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Usulan NU dan Muhammadiyah Tunda Pilkada Ditolak Jokowi, Begini Respons Haedar Nashir

Usulan NU dan Muhammadiyah Tunda Pilkada Ditolak Jokowi, Begini Respons Haedar Nashir

By Joni Sitohang
23 September 2020
617
0
Usulan NU dan Muhammadiyah Tunda Pilkada Ditolak Jokowi, Begini Respons Haedar Nashir

TIKTAK.ID – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan PP Muhammadiyah sempat mengusulkan agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ditunda. Namun Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak permintaan tersebut. Menanggapi penolakan itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir mengaku hanya bisa pasrah.

“Muhammadiyah, NU, serta kekuatan masyarakat hanya bisa memberi masukan yang objektif di atas realitas nyata pandemi yang makin menaik,” ujar Haedar melalui akun Twitternya, @HaedarNs, Senin (21/9/20).

Haedar pun hanya bisa berharap Pilkada Serentak 2020 tidak menjadi cluster baru penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Baca juga : Ahok Ngamuk Lagi, Petinggi Pertamina yang Sudah Dicopot Tetap Digaji Tinggi

“Bersyukur jika memang Pemerintah sudah siap menyelenggarakan Pemilukada di masa pandemi seperti Singapura, Jerman, Prancis, dan Korea Selatan yang peran Pemerintahnya, penegakkan hukumnya, sistem kesehatannya, dan disiplin masyarakatnya sudah maju,” sindir Haedar.

“Semoga Indonesia sebagus negara-negara maju itu dalam menangani dan mengendalikan pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Sebelumnya, Jokowi menyatakan tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah akan tetap dilaksanakan meski pandemi virus Corona (Covid-19) belum berakhir. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman, melalui siaran pers, Senin (21/9/20).

Baca juga : Jenderal Gatot Nurmantyo Beberkan Penyebab Dirinya Dicopot Jokowi dari Jabatan Panglima TNI

“Pilkada 2020 tetap sesuai jadwal, yakni 9 Desember 2020, demi menjaga hak konstitusi rakyat, hak dipilih, dan hak memilih,” jelas Fadjroel.

Fadjroel menyebut Jokowi beranggapan Pilkada tidak bisa ditunda hingga pandemi berakhir. Pasalnya, kata Fadjroel, Pemerintah tidak bisa memastikan kapan pandemi Covid selesai di Indonesia dan dunia.

“Tidak ada satu pun Negara yang tahu kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Oleh sebab itu, penyelenggaraan Pilkada harus dengan protokol kesehatan ketat agar aman dan tetap demokratis,” ucap Fadjroel.

Baca juga : Sepekan Sudah Anies Terapkan PSBB Ketat di Jakarta, Kasus Covid Makin Naik atau Turun?

Fadjroel menilai penyelenggaraan Pilkada di tengah Pandemi dapat dijalankan seperti di beberapa negara lain. Menurutnya, ada beberapa negara yang tetap menggelar pemilihan umum, namun tetap diiringi dengan protokol yang ketat.

“Pilkada di masa pandemi bukan sesuatu yang mustahil. Negara-negara lain seperti Singapura, Jerman, Prancis, dan Korea Selatan juga menggelar Pemilihan Umum di masa pandemi, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” tuturnya.

TagsCoronaCOVID-19Haedar NashirJokowiMuhammadiyahNUVirus Corona

Related articles More from author

  • PDIP Sebut Food Estate 'Kejahatan Lingkungan', Gerindra: Itu Program Jokowi
    Nasional

    PDIP Sebut Food Estate ‘Kejahatan Lingkungan’, Gerindra: Itu Program Jokowi

    18 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Prima Adukan Luhut-Erick ke Jokowi Soal PCR
    Nasional

    Prima Adukan Luhut-Erick ke Jokowi Soal PCR

    9 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Deklarasi ‘Kampus Menggugat’, UGM Tak Berhenti Ganyang Jokowi
    Nasional

    Deklarasi ‘Kampus Menggugat’, UGM Tak Berhenti Ganyang Jokowi

    18 Maret 2024
    By Joni Sitohang
  • MPR: Pidato Jokowi di Sidang Tahunan MPR Harus Beri Harapan, Kalau Tidak...
    Nasional

    MPR: Pidato Jokowi di Sidang Tahunan MPR Harus Beri Harapan, Kalau Tidak…

    10 Agustus 2020
    By Johan Arif
  • TIKTAK.ID - Virus Corona Makan Korban Pertama di Thailand
    Internasional

    Virus Corona Makan Korban Pertama di Thailand

    1 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • PBNU Puji Lawatan Jokowi ke China Usai Kunjungi Rusia-Ukraina
    Nasional

    PBNU Puji Lawatan Jokowi ke China Usai Kunjungi Rusia-Ukraina

    26 Juli 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sempat Tertunda, Liu Yifei Akhirnya Resmi Terpilih Perankan Mulan Legenda China
    Selebriti

    Sempat Tertunda, Liu Yifei Akhirnya Resmi Terpilih Perankan Mulan Legenda China

  • Anies Minta Menkeu Cairkan Dana Piutang DKI, Gerindra Ngegas: Pencitraan, Kan Ada Duit Formula E
    Nasional

    Anies Minta Menkeu Cairkan Dana Piutang DKI, Gerindra Ngegas: Pencitraan, Kan Ada Duit Formula E

  • BIN Perkuat Kerja Sama Intelijen dengan Australia dan Timor Leste
    Nasional

    BIN Perkuat Kerja Sama Intelijen dengan Australia dan Timor Leste

  • Puan Tinjau Rencana Titik Nol Ibu Kota Baru: IKN Beda dengan Jakarta
    Nasional

    Puan Tinjau Rencana Titik Nol Ibu Kota Baru: IKN Beda dengan Jakarta

  • Nasional

    Oppo A38 Harga 2 Jutaan, Tahan Debu dan Percikan Air

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.