TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Upaya Kudeta AHY Tanda Kekuasaannya di Demokrat Tidak Bulat

Upaya Kudeta AHY Tanda Kekuasaannya di Demokrat Tidak Bulat

By Joni Sitohang
2 Februari 2021
831
0
Upaya Kudeta AHY Tanda Kekuasaannya di Demokrat Tidak Bulat

TIKTAK.ID – Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengungkapkan bahwa adanya gerakan politik menunjukkan kekuasaan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat tidak bulat. Pasalnya, ia mengatakan gerakan politik itu kurang dari setahun usai AHY menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

“Jadi, kalau belum setahun sudah ada gerakan politik, maka itu menandakan kekuasaan di Demokrat tidak bulat,” ujar Qodari, seperti dilansir Republika.co.id, Senin (1/2/21).

Menurut Qodari, pernyataan yang disampaikan AHY pada Senin (1/2/21) siang terkait dugaan kudeta terhadap dirinya dari kursi Ketua Umum, justru memunculkan keheranan. Sebab, lanjut Qodari, AHY menang secara aklamasi pada kongres.

Baca juga : AHY Ungkap Upaya Rebut Paksa Partai Demokrat Libatkan Pejabat Penting dan Orang Dekat Jokowi

Oleh sebab itu, Qodari mempertanyakan kemenangan aklamasi yang diklaim Partai Demokrat pada Kongres 2020. Ia menilai, seharusnya kalau baru terpilih dan menang secara aklamasi tidak ada gerakan politik.

“Berarti aklamasi Partai Demokrat pada Maret 2020 itu sebetulnya bukan aklamasi yang sejati. Kalau aklamasi yang sejati dan alamiah, itu terjadi ketika ada satu tokoh yang dianggap sangat kuat, sangat legitimate, dan sangat tepat untuk menjadi Ketua Umum, sehingga diterima oleh semuanya,” tutur Qodari.

Kemudian Qodari menyatakan dinamika yang terjadi itu justru didominasi oleh mayoritas kader Partai Demokrat, baik yang sudah keluar maupun yang masih menjabat. Ia melanjutkan, hal itu terbukti dengan adanya empat orang kader Partai Demokrat yang diduga terlibat serta satu orang berasal dari kalangan Istana.

Baca juga : Kapolda Jateng Sematkan Pin Emas Kapolri dan Penghargaan untuk 97 Anggotanya yang Berprestasi

“Menurut saya, harus dijelaskan secara terbuka, siapa saja tokoh itu. Selain itu, diberikan sanksi tegas lah kalau memang kader aktif, dikembalikan kepada AD/ART, apa dikasih surat peringatan, dan kalau ada proses hukum di sana ya diproses saja secara hukum,” ucap Qodari.

Qodari menjelaskan, Partai Demokrat harus bisa menyelesaikan persoalan terkait adanya manuver dari internal Partai Demokrat.

“Kalau misalnya orang dekat Istana itu berhenti, gerakan semacam ini belum tentu berhenti, karena berasal dari dalam. Jadi apinya harus dipadamkan sendiri oleh Partai Demokrat di dalam, entah bagaimana caranya. Bisa dengan komunikasi silaturahmi, akomodasi, atau kemudian dipecat dan diproses hukum,” imbuhnya.

TagsAgus Harimurti YudhoyonoAHYDemokratIndo BarometerPartai Demokrat

Related articles More from author

  • Pendiri PAN Sindir Puan, Airlangga hingga AHY yang Sibuk Kampanye Saat Rakyat Menderita karena Pandemi
    Nasional

    Pendiri PAN Sindir Puan, Airlangga hingga AHY yang Sibuk Kampanye Saat Rakyat Menderita karena Pandemi

    6 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Tegaskan Tak Ada Deklarasi Cawapres Anies dalam Waktu Dekat, NasDem Minta Koalisi Bersabar
    Nasional

    Tegaskan Tak Ada Deklarasi Cawapres Anies dalam Waktu Dekat, NasDem Minta Koalisi Bersabar

    21 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Kian Mesra, Demokrat-PDIP Jalin Kerja Sama di 28 Pilkada
    Nasional

    Kian Mesra, Demokrat-PDIP Jalin Kerja Sama di 28 Pilkada

    8 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Dulu Kompak di DKI, Mungkinkah Anies Bertarung di Pilpres 2024 Lawan Sandi?
    Nasional

    Dulu Kompak di DKI, Mungkinkah Anies Bertarung di Pilpres 2024 Lawan Sandi?

    18 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Moeldoko Berpeluang Jadi Kuda Hitam di Pilpres 2024
    Nasional

    Moeldoko Berpeluang Jadi Kuda Hitam di Pilpres 2024

    8 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Prediksi Duet Anies-AHY Bakal Jadi Primadona di 2024
    Nasional

    Pengamat Prediksi Duet Anies-AHY Bakal Jadi Primadona di 2024

    30 Juli 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anies Ungkap PKS Bisa Jadi Pindah Dukung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta
    Nasional

    Anies Ungkap PKS Bisa Jadi Pindah Dukung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

  • Isu Pembubaran MUI Menguat, Begini Saran DPP Nasdem ke MUI
    Nasional

    NasDem Beri Respons Usai OSO Nyatakan Tak Dukung Anies di Depan Jokowi

  • Terapkan PSBB Transisi Tahap II, Berikut 7 Aturan Baru dari Anies untuk Warga Jakarta
    Nasional

    Terapkan PSBB Transisi Tahap II, Berikut 7 Aturan Baru dari Anies untuk Warga Jakarta

  • Agar Tak Terus Rugikan Rakyat, Kominfo Dorong Percepatan Penerapan Siaran Televisi Berbasis Digital
    Nasional

    Agar Tak Terus Rugikan Rakyat, Kominfo Dorong Percepatan Penerapan Siaran Televisi Berbasis Digital

  • Cara Atasi Kesedihan dan Kehilangan Orang Tercinta di Masa Pandemi
    Tips & Tutorial

    Cara Atasi Kesedihan dan Kehilangan Orang Tercinta di Masa Pandemi

Artikel Terbaru

  • Cara Mengatasi Varises secara Alami dan Kapan ke Dokter 29 September 2026
  • The Classroom Ajak Ditjen Hortikultura Kementan Jajal Podcast di detikPagi 29 September 2026
  • Cara Mengatasi WiFi HP Lemot dan Tidak Stabil dengan Mudah 29 September 2026
  • KPK Diminta Usut Aliran Dana Rp2,94 M di Kasus Suap Proyek Bekasi 29 September 2026
  • Cara Meredakan Bau Mulut secara Alami dengan Kebiasaan Sederhana 29 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (59)
  • Keuangan (10)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,944)
  • Olahraga (1,135)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,222)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.