TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Telemedicine, Kurangi Beban Stigma ‘Gila’ Semua Pasien Gangguan Jiwa

Telemedicine, Kurangi Beban Stigma ‘Gila’ Semua Pasien Gangguan Jiwa

By Hendra Setiawan
29 Juni 2020
728
0
Telemedicine, Kurangi Beban Stigma 'Gila' Semua Pasien Gangguan Jiwa

TIKTAK.ID – Dokter spesialis kesehatan jiwa di RSJI Klender, Prasilla Darwin menyebut stigma negatif terhadap pasien gangguan jiwa sudah lama ada di masyarakat. Menurutnya, label gila membuat pasien merasa malu untuk mendatangi layanan kesehatan atau konsultasi ke psikiatri.

“Orang takut dicap ‘gila’ karena masyarakat memahaminya seperti itu. Ke RSJ adalah pasien dengan gangguan jiwa ‘gila’, padahal gangguan jiwa itu bervariasi, dari ringan sampai berat,” ujar Prasilla dalam webinar bersama Johnson & Johnson, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (26/6/20).

Setelah adanya pandemi virus Corona (Covid-19), muncul praktik telemedicine. Dengan telemedicine, pasien tetap mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus mengunjungi fasilitas kesehatan.

Telemedicine telah terangkum dalam surat edaran dari Menteri Kesehatan tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Telemedicine memungkinkan untuk dilakukan anamnesa (wawancara keluhan dan permasalahan), pemeriksaan fisik secara audio visual, pemberian anjuran, penegakan diagnosis, pemilihan obat, penulisan resep elektronik, pemberian obat (pengantaran), serta pemberian surat rujukan jika diperlukan.

Secara khusus terkait kesehatan jiwa, terdapat metode telepsikiatri. Prasilla menjelaskan, telepsikiatri adalah bagian dari telemedicine yang melibatkan berbagai pelayanan medis terkait psikiatri. Di antaranya evaluasi psikiatri, terapi baik terapi individu, kelompok maupun keluarga, edukasi pasien dan manajemen terapi.

Prasilla menyatakan fasilitas telemedicine bermanfaat selama masa pandemi. Sebab, pasien memperoleh kemudahan layanan, tak ada kecemasan akan penularan, mengurangi keterlambatan pelayanan, jaminan keberlangsungan terapi, dan mengurangi beban biaya seperti transportasi ke rumah sakit.

“Telepsikiatri juga mengurangi hambatan stigma (negatif) pada pasien gangguan jiwa. Ada masyarakat yang keberatan mencari pertolongan ke psikiater, masuk RSJ nanti ada stigma, ada dampak negatif dan label yang dipikirkan orang,” terangnya.

Prasillia menilai telemedicine bisa membantu mengurangi kekambuhan pada pasien dengan gangguan jiwa berat seperti skizofrenia. Gangguan jiwa berat tersebut ditandai dengan halusinasi dan ada gangguan pikiran berupa keyakinan yang tidak lazim sehingga pasien sulit membedakan yang nyata dan tidak nyata.

Kemudian ia juga menyoroti pasien dengan bipolar. Ia beranggapan jika tidak ada terapi yang baik, maka timbul kekambuhan yang makin sulit ditangani, stigma negatif, menimbulkan beban keluarga dan gangguan psikososial jangka panjang.

Prasilla pun berharap masyarakat juga semakin memahami gangguan jiwa melalui beragam platform informasi. Ia menegaskan, gangguan jiwa tidak sebatas “gila”.

TagsDokter spesialis kesehatan jiwaGangguan JiwaGilaPrasilla DarwinRSJI KlenderRumah Sakit JiwaTelemedicine

Related articles More from author

  • Leher Sakit Akibat Bekerja di Rumah? Berikut Cara Mudah Mengatasinya
    Tips & Tutorial

    Leher Sakit Akibat Bekerja di Rumah? Berikut Cara Mudah Mengatasinya

    18 April 2020
    By Hendra Setiawan
  • Hindari Penyebab Minum Kopi Bikin Sakit Perut
    Tips & Tutorial

    Hindari Penyebab Minum Kopi Bikin Sakit Perut

    12 Oktober 2021
    By Hendra Setiawan
  • Rekomendasi Camilan untuk Penderita Asam Lambung
    Tips & Tutorial

    Rekomendasi Camilan untuk Penderita Asam Lambung

    11 April 2021
    By Hendra Setiawan
  • Kenali Perbedaan Depresi Klinis dan Depresi Situasional
    Tips & Tutorial

    Kenali Perbedaan Depresi Klinis dan Depresi Situasional

    15 Oktober 2021
    By Hendra Setiawan
  • TIKTAK.ID - Musim Pancaroba, Waspadai Penyakit Flu dan Demam
    Tips & Tutorial

    7 Cara Atasi Flu di Musim Pancaroba, Alami dan Ampuh Untuk Kesehatan

    17 November 2019
    By Hendra Setiawan
  • Tingkatkan Risiko Kematian, Hindari Kebiasaan Buruk Ini
    Tips & Tutorial

    Tingkatkan Risiko Kematian, Hindari Kebiasaan Buruk Ini

    10 Oktober 2021
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Cara Cukur Bulu Ketiak yang 'Baik dan Benar' Menurut Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Cara Cukur Bulu Ketiak yang ‘Baik dan Benar’ Menurut Kesehatan

  • Gibran Nyatakan Siap Maju Pilgub DKI 2024, PDIP Minta Anak Jokowi Tunjukkan Prestasi Dulu di Solo
    Nasional

    Gibran Nyatakan Siap Maju Pilgub DKI 2024, PDIP Minta Anak Jokowi Tunjukkan Prestasi Dulu di Solo

  • Hasil Survei Parpol: Demokrat Geser Golkar, Partai Anyar Amien Rais Masuk 10 Besar
    Nasional

    Hasil Survei Parpol: Demokrat Geser Golkar, Partai Anyar Amien Rais Masuk 10 Besar

  • Hadiri Pemutaran Perdana Film ‘Priscilla’, Priscilla Presley: Luar Biasa
    Selebriti

    Hadiri Pemutaran Perdana Film ‘Priscilla’, Priscilla Presley: Luar Biasa

  • WhatsApp Status Tambahkan Fitur Musik Seperti IG Stories
    Teknologi

    WhatsApp Status Tambahkan Fitur Musik Seperti IG Stories

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.